Berita Terkini
Trending Tags

Debit Air Bendungan Sangiran Surut, Petani Manfaatkan Untuk Tanam Padi dan Jagung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bendungan Sangiran Ngawi surut akibat kemarau panjang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kemarau panjang tak hanya membuat lahan pertanian di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kekurangan air. Surutnya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, justru dimanfaatkan sejumlah petani untuk menanam padi dan jagung di area yang biasanya terendam air. Seperti yang terpantau pada Kamis (10/9/2026).

Sebagian besar area bendungan telah berubah menjadi hamparan tanah kering dengan permukaan yang mulai retak-retak. Penyusutan debit air terjadi sejak akhir Juni 2026 seiring berlangsungnya musim kemarau.

Saat ini, volume air di Bendungan Sangiran diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen atau 2 juta meter kubik dari kapasitas maksimal sekitar 10 juta meter kubik.

Bendungan Sangiran selama ini menjadi salah satu sumber pasokan irigasi bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Bringin, Karangjati, dan Pangkur. Namun, dengan kondisi air yang terus menyusut, sisa tampungan tersebut kini tidak lagi dialirkan untuk irigasi demi menjaga keamanan struktur bendungan.

Di tengah kondisi tersebut, sebagian petani justru memanfaatkan lahan yang muncul akibat surutnya air. Mereka menanam padi dan jagung sejak air mulai menyusut pada akhir Juni lalu. Bagi petani, lahan dasar bendungan menjadi alternatif untuk tetap bercocok tanam ketika lahan pertanian mereka mulai mengalami kekeringan.

Jayem, salah seorang petani, mengatakan banyak warga memanfaatkan area bendungan untuk menanam padi dan jagung setelah air surut. Menurutnya, ketika musim hujan tiba, area tersebut kembali terendam sehingga tidak dapat ditanami.

Image Not Found
Volume air Bendungan Sangiran kini tersisa sekitar 20 persen. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau musim hujan airnya penuh sampai sini, tidak bisa ditanami. Sekarang karena kemarau, kami tanami padi dan jagung. Banyak warga di sini yang menanam di bendungan ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sukarman. Ia mengaku hasil panen dari lahan tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika lahan pertanian yang biasa digarap mengalami kekeringan.

“Ladang-ladang kita kering, sehingga menanam di area bendungan. Kami tanam padi dan jagung. Hasilnya lumayan untuk menyambung hidup saat kemarau,” katanya.

Fenomena pemanfaatan dasar bendungan ini menunjukkan bagaimana petani beradaptasi terhadap kondisi kekeringan. Lahan yang sebelumnya berada di bawah genangan air dapat dimanfaatkan sementara ketika muka air turun cukup signifikan.

Selain Bendungan Sangiran, penyusutan tampungan air juga terjadi di sejumlah waduk lain di Ngawi, di antaranya Waduk Pondok dan Waduk Kedungbendo.

Petani yang berada di wilayah layanan irigasi bendungan dan waduk tersebut diimbau mengikuti pola tanam yang disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air. Langkah itu diperlukan agar penggunaan air yang tersisa dapat diprioritaskan untuk kebutuhan pertanian dan mengurangi risiko gagal panen selama musim kemarau berlangsung.

Di sisi lain, pemanfaatan lahan dasar Bendungan Sangiran oleh petani juga bersifat sementara. Ketika musim hujan tiba dan tampungan kembali terisi, area tersebut berpotensi kembali tergenang sehingga tidak dapat digunakan sebagai lahan pertanian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Avan Ferdiansyah Hilmi, Pemuda Berprestasi Ponorogo Dapat Dukungan Bupati

    Avan Ferdiansyah Hilmi, Pemuda Berprestasi Ponorogo Dapat Dukungan Bupati

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Avan Ferdiansyah Hilmi, pemuda 19 tahun asal Gang Jaksa Agung 1, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, mencuri perhatian publik setelah lolos masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Meski berasal dari keluarga sederhana, prestasinya di bidang Matematika dan Sains tak pernah surut sejak duduk di bangku SD hingga […]

    Bagikan
  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
  • Komisi D Lakukan Sidak Ruas Jalan Desa Bajulan dan Jembatan Desa Klumutan

    Komisi D Lakukan Sidak Ruas Jalan Desa Bajulan dan Jembatan Desa Klumutan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada dua proyek infrastruktur prioritas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Selasa (30/09/2025). Sidak dilakukan untuk menilai apakah pekerjaan lapangan sesuai dengan kontrak dan target yang disepakati. Dua proyek yang diperiksa adalah penggantian Jembatan Klumutan dengan […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk

    Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib naas dialami oleh pengendara motor M.R Heri Santoso (48), warga Gaya Baru VIII, Kabupaten Lampung Tengah di Jalan Raya Ngawi – Karangjati, tepatnya wilayah Desa Karangmalang Kecamatan Kasreman pada Jumat (04/07/2025). Korban tewas seketika usai bertabrakan dengan truk Hino boks bernomor polisi L-9498-UO yang dikemudikan Hendi Hendroyono (44), warga […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
expand_less