Berita Terkini
Trending Tags

Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, hadir di Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area pasar murah. Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga sayur-mayur disediakan untuk membantu meringankan beban masyarakat jelang momentum hari besar keagamaan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang masa libur panjang yang kerap memicu kenaikan kebutuhan bahan pokok.

“Kita mengantisipasi kalau ada lonjakan harga atau pihak-pihak yang memanfaatkan momen Nataru. Bahkan ini juga menjadi persiapan menjelang Lebaran nantinya,” ujarnya

Bupati yang akrab di sapa Mas Hari, itu menambahkan bahwa GPM juga melibatkan petani petani milenial yang ada di Kabupaten Madiun. “Kami juga melibatkan teman-teman petani milenial untuk menjual komoditas di pasar murah. Fungsinya jelas, untuk mengendalikan lonjakan harga sekaligus menekan inflasi di Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Di sisi lain, warga mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah ini. Salah satu warga, Sutini, mengatakan bahwa harga komoditas di pasar murah jauh lebih terjangkau. “Tadi beli beras, gula, minyak, telur. Harganya murah, selisihnya ada sampai empat ribuan. Ini nanti buat masak di rumah. Yang agak mahal di pasar itu biasanya telur dan cabai,” ungkapnya.

Pemkab Madiun berencana melanjutkan program serupa di berbagai titik lain untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar. Sejak 4 September 2025, sebuah petisi daring bertajuk “Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat” ramai mendapat perhatian publik. Petisi tersebut digagas oleh Agus Pujiono, anggota Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menerima alokasi 3.525 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi PMK dimulai di beberapa wilayah di Madiun, salah satunya di Desa Wayut, Kecamatan Jiwan pada Selasa pagi ( 21/1/2025). Sebanyak 200 ekor sapi milik warga telah divaksin. Petugas DKPP dibantu perangkat desa setempat mendatangi […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi Madiun Maju dan Mendunia kembali mendapat dukungan dari komunitas internasional. Kali ini, giliran Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang mengunjungi Kota Madiun pada Senin (21/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama lintas […]

    Bagikan
  • Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 26 Januari 2026, Kodim 0804/Magetan mencatat sudah 162 titik desa/kelurahan masuk dalam progres pembangunan, meningkat dari 151 titik pada pekan sebelumnya. Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, menjelaskan bahwa sejumlah lokasi masih menjalani verifikasi lanjutan seperti […]

    Bagikan
expand_less