Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 242
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, hadir di Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area pasar murah. Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga sayur-mayur disediakan untuk membantu meringankan beban masyarakat jelang momentum hari besar keagamaan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang masa libur panjang yang kerap memicu kenaikan kebutuhan bahan pokok.

“Kita mengantisipasi kalau ada lonjakan harga atau pihak-pihak yang memanfaatkan momen Nataru. Bahkan ini juga menjadi persiapan menjelang Lebaran nantinya,” ujarnya

Bupati yang akrab di sapa Mas Hari, itu menambahkan bahwa GPM juga melibatkan petani petani milenial yang ada di Kabupaten Madiun. “Kami juga melibatkan teman-teman petani milenial untuk menjual komoditas di pasar murah. Fungsinya jelas, untuk mengendalikan lonjakan harga sekaligus menekan inflasi di Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Di sisi lain, warga mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah ini. Salah satu warga, Sutini, mengatakan bahwa harga komoditas di pasar murah jauh lebih terjangkau. “Tadi beli beras, gula, minyak, telur. Harganya murah, selisihnya ada sampai empat ribuan. Ini nanti buat masak di rumah. Yang agak mahal di pasar itu biasanya telur dan cabai,” ungkapnya.

Pemkab Madiun berencana melanjutkan program serupa di berbagai titik lain untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2025 terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, termasuk di wilayah Daop 7 Madiun. Guna kesiapan momen tahunan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan (D7) […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang momentum Hari Raya IdulFitri 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun melakukan peninjauan di sejumlah fasilitas umum pada Jum’at (13/3/2026). Rombongan Forkopimda meninjau gudang Perum Bulog Kantor Cabang Madiun yang berada di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Kabupaten Madiun pada tahun 2025 ini mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Namun demikian jumlah alokasi pupuk lebih sedikit yang diterima petani dibanding tahun lalu.  “Sebenarnya untuk besaran alokasi pupuk subsidi tahun ini sama dengan tahun lalu, hanya luasannya yang bertambah sehingga penerimaan di petani bakal berkurang,” […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna P-APBD 2026, Pemkab Madiun Kejar PAD dan Genjot Infrastruktur Rp89 Miliar

    Rapat Paripurna P-APBD 2026, Pemkab Madiun Kejar PAD dan Genjot Infrastruktur Rp89 Miliar

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadapi tekanan fiskal dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD (Raperda P-APBD) 2026. Transfer dari pemerintah pusat turun sekitar Rp97,18 miliar, sementara ruang untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga terbatas karena pemerintah tidak ingin menambah beban masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Respons Kebakaran, Pemkot Madiun Siapkan Pos Damkar Baru

    Tingkatkan Respons Kebakaran, Pemkot Madiun Siapkan Pos Damkar Baru

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan pelayanan kebakaran demi mempercepat respons penanganan kejadian darurat di wilayah Kota Madiun. Salah satu langkah yang diambil adalah rencana pembangunan tiga pos pelayanan kebakaran, masing-masing satu pos di tiga kecamatan Kota Madiun. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dalam kegiatan Sosialisasi […]

    Bagikan
  • Pria Tunawisma Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Dinas Kosong PG Purwodadie Magetan

    Pria Tunawisma Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Dinas Kosong PG Purwodadie Magetan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia Kab.| Magetan – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah dinas kosong milik Pabrik Gula (PG) Purwodadie, Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (25/07/2025). Korban diketahui bernama Sarijan (59), warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati. Selama ini, Sarijan dikenal sebagai tunawisma yang sering tidur di rumah dinas kosong tersebut. Jenazahnya pertama kali […]

    Bagikan
expand_less