Berita Terkini
Trending Tags

Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, hadir di Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area pasar murah. Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga sayur-mayur disediakan untuk membantu meringankan beban masyarakat jelang momentum hari besar keagamaan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang masa libur panjang yang kerap memicu kenaikan kebutuhan bahan pokok.

“Kita mengantisipasi kalau ada lonjakan harga atau pihak-pihak yang memanfaatkan momen Nataru. Bahkan ini juga menjadi persiapan menjelang Lebaran nantinya,” ujarnya

Bupati yang akrab di sapa Mas Hari, itu menambahkan bahwa GPM juga melibatkan petani petani milenial yang ada di Kabupaten Madiun. “Kami juga melibatkan teman-teman petani milenial untuk menjual komoditas di pasar murah. Fungsinya jelas, untuk mengendalikan lonjakan harga sekaligus menekan inflasi di Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Di sisi lain, warga mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah ini. Salah satu warga, Sutini, mengatakan bahwa harga komoditas di pasar murah jauh lebih terjangkau. “Tadi beli beras, gula, minyak, telur. Harganya murah, selisihnya ada sampai empat ribuan. Ini nanti buat masak di rumah. Yang agak mahal di pasar itu biasanya telur dan cabai,” ungkapnya.

Pemkab Madiun berencana melanjutkan program serupa di berbagai titik lain untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (04/11/2025). Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor dan truk bermuatan tanah urug tengah antri untuk masuk ke lokasi proyek. Truk bermuatan tanah dengan nomor polisi AE 9017 UP dikemudikan oleh Tri Santoso, warga Bondrang, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM). Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Titik Soeharijanti, 68 tahun, yang meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (19/03/2025). Menurut keterangan salah satu warga sekitar, Anton, peristiwa itu bermula ketika seorang tukang pos yang hendak mengirim surat ke rumah Titik tidak mendapat respons […]

    Bagikan
  • Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan, Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Magetan photo_camera 2

    Jelang Ramadan, Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Magetan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, puluhan warga yang mayoritas ibu rumah tangga memadati pasar sembako murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan di Lapangan Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Rabu (11/2/2026) pagi. Sejak pasar dibuka pukul 09.00 WIB, antrean panjang langsung terbentuk karena tingginya minat warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. […]

    Bagikan
  • DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Luky Noviana Yuliasari. Ia dinyatakan melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena terbukti masih aktif sebagai pengurus partai politik saat mendaftar sebagai calon komisioner. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam […]

    Bagikan
expand_less