Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Debit Air Bendungan Sangiran Surut, Petani Manfaatkan Untuk Tanam Padi dan Jagung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bendungan Sangiran Ngawi surut akibat kemarau panjang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kemarau panjang tak hanya membuat lahan pertanian di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kekurangan air. Surutnya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, justru dimanfaatkan sejumlah petani untuk menanam padi dan jagung di area yang biasanya terendam air. Seperti yang terpantau pada Kamis (10/9/2026).

Sebagian besar area bendungan telah berubah menjadi hamparan tanah kering dengan permukaan yang mulai retak-retak. Penyusutan debit air terjadi sejak akhir Juni 2026 seiring berlangsungnya musim kemarau.

Saat ini, volume air di Bendungan Sangiran diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen atau 2 juta meter kubik dari kapasitas maksimal sekitar 10 juta meter kubik.

Bendungan Sangiran selama ini menjadi salah satu sumber pasokan irigasi bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Bringin, Karangjati, dan Pangkur. Namun, dengan kondisi air yang terus menyusut, sisa tampungan tersebut kini tidak lagi dialirkan untuk irigasi demi menjaga keamanan struktur bendungan.

Di tengah kondisi tersebut, sebagian petani justru memanfaatkan lahan yang muncul akibat surutnya air. Mereka menanam padi dan jagung sejak air mulai menyusut pada akhir Juni lalu. Bagi petani, lahan dasar bendungan menjadi alternatif untuk tetap bercocok tanam ketika lahan pertanian mereka mulai mengalami kekeringan.

Jayem, salah seorang petani, mengatakan banyak warga memanfaatkan area bendungan untuk menanam padi dan jagung setelah air surut. Menurutnya, ketika musim hujan tiba, area tersebut kembali terendam sehingga tidak dapat ditanami.

Image Not Found
Volume air Bendungan Sangiran kini tersisa sekitar 20 persen. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau musim hujan airnya penuh sampai sini, tidak bisa ditanami. Sekarang karena kemarau, kami tanami padi dan jagung. Banyak warga di sini yang menanam di bendungan ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sukarman. Ia mengaku hasil panen dari lahan tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika lahan pertanian yang biasa digarap mengalami kekeringan.

“Ladang-ladang kita kering, sehingga menanam di area bendungan. Kami tanam padi dan jagung. Hasilnya lumayan untuk menyambung hidup saat kemarau,” katanya.

Fenomena pemanfaatan dasar bendungan ini menunjukkan bagaimana petani beradaptasi terhadap kondisi kekeringan. Lahan yang sebelumnya berada di bawah genangan air dapat dimanfaatkan sementara ketika muka air turun cukup signifikan.

Selain Bendungan Sangiran, penyusutan tampungan air juga terjadi di sejumlah waduk lain di Ngawi, di antaranya Waduk Pondok dan Waduk Kedungbendo.

Petani yang berada di wilayah layanan irigasi bendungan dan waduk tersebut diimbau mengikuti pola tanam yang disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air. Langkah itu diperlukan agar penggunaan air yang tersisa dapat diprioritaskan untuk kebutuhan pertanian dan mengurangi risiko gagal panen selama musim kemarau berlangsung.

Di sisi lain, pemanfaatan lahan dasar Bendungan Sangiran oleh petani juga bersifat sementara. Ketika musim hujan tiba dan tampungan kembali terisi, area tersebut berpotensi kembali tergenang sehingga tidak dapat digunakan sebagai lahan pertanian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motis Lebaran 2026: Solusi Mudik Aman dan Gratis untuk Pengendara Motor di Madiun

    Motis Lebaran 2026: Solusi Mudik Aman dan Gratis untuk Pengendara Motor di Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program mudik gratis sepeda motor (Motis) kembali digelar pada musim Lebaran 2026 sebagai solusi perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat. Program ini merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, yang didukung oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun. Di wilayah Daop 7 Madiun, layanan Motis difokuskan pada rute […]

    Bagikan
  • Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tiga wisatawan asal Semarang yang tengah berlibur di Telaga Sarangan, Kamis (29/05/2025), nyaris berujung petaka. Speedboat yang mereka tumpangi mendadak terbalik di tengah telaga. Meski tak ada korban jiwa, insiden ini meninggalkan trauma dan kerugian yang tak sedikit. Pasalnya, sebuah tas berisi barang-barang berharga jatuh dan tenggelam. Hingga kini belum berhasil ditemukan. Menurut […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.   Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) […]

    Bagikan
  • Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Irak, Husam Hasan Mustofa harus menelanpilpahit saat hendak mencari keadilan. Bukannya mendapat perlindungan hukum setelah mengaku ditipu rekan bisnisnya, dirinya justru ditangkap petugas Imigrasi Ponorogo karena menyalahgunakan izin tinggal dan kini menanti proses deportasi ke negara asalnya. Pria berusia 43 tahun tersebut ditangkap usai […]

    Bagikan
  • Enam Nama Calon Ketua DPC dan Tiga Calon Ketua DPD Jatim Diusulkan PDI Perjuangan Kota Madiun

    Enam Nama Calon Ketua DPC dan Tiga Calon Ketua DPD Jatim Diusulkan PDI Perjuangan Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun telah mengajukan nama-nama bakal calon pimpinan partai untuk periode 2025–2030. Dari hasil rapat Pimpinan Anak Cabang (PAC), enam nama diajukan sebagai calon Ketua DPC Kota Madiun dan tiga nama untuk calon Ketua DPD Jawa Timur. Proses ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Partai […]

    Bagikan
expand_less