Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut. Dalam penanganan kebakaran selama dua hari terakhir, petugas menemukan seekor anak rusa mati setelah diduga terjebak kobaran api.

Kebakaran terjadi di sekitar Petak 50+A1 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds, kawasan yang menjadi habitat berbagai jenis satwa liar. Selain rusa, kawasan tersebut diketahui dihuni babi hutan, burung Elang Bido, burung sriti, hingga macan tutul yang keberadaannya diketahui dari laporan masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengatakan, petugas yang masih bersiaga di kawasan terdampak kebakaran turut memantau keberadaan satwa liar. Upaya tersebut dilakukan untuk mengetahui dampak kebakaran sekaligus menyelamatkan satwa yang masih berada di sekitar lokasi.

Salah satu perhatian petugas adalah keberadaan sarang burung Elang Bido di salah satu pohon pinus di kawasan Petak 50+A1. Sarang tersebut berada di ketinggian belasan meter dan diduga masih digunakan untuk berkembang biak.

Saat api mendekati lokasi tersebut, dua ekor Elang Bido terdengar terus mengeluarkan suara nyaring. Kondisi itu menjadi perhatian petugas karena kobaran api sempat bergerak mendekati pohon tempat sarang berada.

Namun, pergerakan api berhasil dilokalisasi sehingga pohon dan sarang Elang Bido tersebut tidak ikut terbakar.

“Untuk sarang Elang Bidonya aman, tapi pada hari pertama kemarin ada satu ekor anak rusa yang mati akibat terjebak api. Untuk satwa lain tidak kami temukan mati,” ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi, rusa dan Elang Bido bukan satu-satunya satwa yang hidup di kawasan tersebut. Babi hutan dan burung sriti juga kerap ditemukan di sekitar hutan. Sementara keberadaan macan tutul diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan.

Kebakaran juga mengubah kondisi habitat satwa di kawasan tersebut. Sejumlah pohon pinus yang sebelumnya tumbuh rindang dan hijau kini terlihat hangus setelah terdampak kobaran api.

Perubahan kondisi habitat tersebut menjadi perhatian karena kawasan hutan tidak hanya berfungsi sebagai tutupan vegetasi, tetapi juga menjadi tempat berlindung dan mencari makan berbagai satwa liar.

Petugas Perhutani bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan di kawasan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang kembali menyala. Selain itu, apabila ditemukan satwa yang terjebak di sekitar lokasi kebakaran, petugas berupaya mengarahkannya menuju kawasan yang lebih aman.

“Kalau ditemukan satwa yang terjebak di lokasi kebakaran, kami upayakan untuk ditolong. Untuk macan tutul tentu penanganannya berbeda,” kata Mulyadi.

Penanganan terhadap satwa liar, terutama satwa yang berpotensi membahayakan manusia seperti macan tutul, dilakukan dengan pendekatan berbeda dan mempertimbangkan keselamatan petugas maupun masyarakat. Kebakaran di lereng Lawu ini sebelumnya juga menyebabkan aktivitas pendakian Gunung Lawu ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi risiko terhadap pendaki sekaligus memberikan ruang bagi petugas melakukan pengendalian dan pemantauan kawasan terdampak kebakaran.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penawaran Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPUPR Siapkan Evaluasi Teknis

    Penawaran Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPUPR Siapkan Evaluasi Teknis

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Nilai penawaran proyek penataan lanskap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun. Sebelum Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan, DPUPR Kota Madiun akan melakukan evaluasi teknis untuk memastikan pekerjaan dapat dilaksanakan […]

    Bagikan
  • Gowes Pantau Fasum Jelang Idul Fitri 1447 H, Plt Wali Kota Soroti Parkir hingga Lampu Hias Mati

    Gowes Pantau Fasum Jelang Idul Fitri 1447 H, Plt Wali Kota Soroti Parkir hingga Lampu Hias Mati

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kepolisian melakukan kegiatan gowes untuk memantau sejumlah fasilitas umum (Fasum) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian selama arus mudik […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Senin (05/05/2025). Akibat peristiwa tersebut, uang tunai senilai sekitar Rp350 juta milik RMD, warga Kresek, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menjelaskan korban ke Ponorogo sekitar pukul 09.00 WIB dengan […]

    Bagikan
  • Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan bangunan di Pasar Janti, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo dibongkar pemerintah desa setempat pada Selasa (26/8/2025) pagi. Pembongkaran menggunakan alat berat tersebut dilakukan karena bangunan pasar diduga beralih fungsi menjadi tempat praktik esek-esek. Sejumlah pedagang yang menempati lapak di depan pasar ikut terdampak. Mereka hanya bisa pasrah, meski sempat berusaha […]

    Bagikan
  • Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, […]

    Bagikan
  • Motor Pemudik Terbakar di Jalur Ngawi–Solo, Ayah dan Dua Anak Selamat

    Motor Pemudik Terbakar di Jalur Ngawi–Solo, Ayah dan Dua Anak Selamat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah sepeda motor yang dikendarai pemudik bersama dua anaknya terbakar di jalur utama Kabupaten Ngawi pada Selasa (17/3/2026) siang. Peristiwa terjadi di kawasan Desa Tambakselo, tepatnya di ruas jalan Ngawi–Solo, sekitar pukul 12.30 WIB. Dalam video yang direkam petugas, api tampak membakar seluruh bodi sepeda motor. Petugas kepolisian bersama BPBD berusaha […]

    Bagikan
expand_less