Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut. Dalam penanganan kebakaran selama dua hari terakhir, petugas menemukan seekor anak rusa mati setelah diduga terjebak kobaran api.

Kebakaran terjadi di sekitar Petak 50+A1 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds, kawasan yang menjadi habitat berbagai jenis satwa liar. Selain rusa, kawasan tersebut diketahui dihuni babi hutan, burung Elang Bido, burung sriti, hingga macan tutul yang keberadaannya diketahui dari laporan masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengatakan, petugas yang masih bersiaga di kawasan terdampak kebakaran turut memantau keberadaan satwa liar. Upaya tersebut dilakukan untuk mengetahui dampak kebakaran sekaligus menyelamatkan satwa yang masih berada di sekitar lokasi.

Salah satu perhatian petugas adalah keberadaan sarang burung Elang Bido di salah satu pohon pinus di kawasan Petak 50+A1. Sarang tersebut berada di ketinggian belasan meter dan diduga masih digunakan untuk berkembang biak.

Saat api mendekati lokasi tersebut, dua ekor Elang Bido terdengar terus mengeluarkan suara nyaring. Kondisi itu menjadi perhatian petugas karena kobaran api sempat bergerak mendekati pohon tempat sarang berada.

Namun, pergerakan api berhasil dilokalisasi sehingga pohon dan sarang Elang Bido tersebut tidak ikut terbakar.

“Untuk sarang Elang Bidonya aman, tapi pada hari pertama kemarin ada satu ekor anak rusa yang mati akibat terjebak api. Untuk satwa lain tidak kami temukan mati,” ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi, rusa dan Elang Bido bukan satu-satunya satwa yang hidup di kawasan tersebut. Babi hutan dan burung sriti juga kerap ditemukan di sekitar hutan. Sementara keberadaan macan tutul diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan.

Kebakaran juga mengubah kondisi habitat satwa di kawasan tersebut. Sejumlah pohon pinus yang sebelumnya tumbuh rindang dan hijau kini terlihat hangus setelah terdampak kobaran api.

Perubahan kondisi habitat tersebut menjadi perhatian karena kawasan hutan tidak hanya berfungsi sebagai tutupan vegetasi, tetapi juga menjadi tempat berlindung dan mencari makan berbagai satwa liar.

Petugas Perhutani bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan di kawasan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang kembali menyala. Selain itu, apabila ditemukan satwa yang terjebak di sekitar lokasi kebakaran, petugas berupaya mengarahkannya menuju kawasan yang lebih aman.

“Kalau ditemukan satwa yang terjebak di lokasi kebakaran, kami upayakan untuk ditolong. Untuk macan tutul tentu penanganannya berbeda,” kata Mulyadi.

Penanganan terhadap satwa liar, terutama satwa yang berpotensi membahayakan manusia seperti macan tutul, dilakukan dengan pendekatan berbeda dan mempertimbangkan keselamatan petugas maupun masyarakat. Kebakaran di lereng Lawu ini sebelumnya juga menyebabkan aktivitas pendakian Gunung Lawu ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi risiko terhadap pendaki sekaligus memberikan ruang bagi petugas melakukan pengendalian dan pemantauan kawasan terdampak kebakaran.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Penyelidikan kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo terus ditelisik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Hingga kini, sebanyak 24 saksi telah diperiksa diantaranya dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Jawa Timur serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan. Dalam kasus yang mencuat sejak tahun anggaran 2019-2024 ini, […]

    Bagikan
  • Korem 081/DSJ Kerahkan Personel Tangani Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

    Korem 081/DSJ Kerahkan Personel Tangani Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Korem 081/DSJ mengerahkan sejumlah prajuritnya untuk membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera. “Sesuai perintah, total ada delapan personel yang kami kerahkan, terdiri dari satu Pamen (Perwira Menengah) dan tujuh Pama (Perwira Pertama). Siang ini mereka langsung berangkat dari Lanud Halim Perdana Kusuma menuju tempat […]

    Bagikan
  • Pria 32 Tahun di Ponorogo Ditemukan Tewas, Diduga Overdosis Miras

    Pria 32 Tahun di Ponorogo Ditemukan Tewas, Diduga Overdosis Miras

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kamar tidurnya, di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo, Minggu (6/4/2025) malam. Korban diketahui bernama Richi Zulkarim (32), yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan adik korban yang hendak menjenguk kakaknya. Saat membuka pintu rumah, ia mencium bau […]

    Bagikan
  • Polisi Sita 96 Botol Arak Jowo Ilegal di Kota Madiun, Pemilik Diamankan

    Polisi Sita 96 Botol Arak Jowo Ilegal di Kota Madiun, Pemilik Diamankan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kota Madiun kembali digagalkan aparat kepolisian. Satnarkoba Polres Madiun Kota menyita puluhan botol arak jowo siap edar dari seorang warga Kelurahan Kartoharjo, Sabtu (23/5/2026) malam. Kasat Resnarkoba Polres Madiun Kota AKP Tri Wiyono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan sekitar pukul 19.15 WIB dalam operasi […]

    Bagikan
  • SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Empat hari sebelum penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SDN Wayut 01 Kabupaten Madiun belum menerima satu murid pun. Pihak sekolah hingga kini terus berupaya menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Kepala Sekolah Sri Hartatik mengatakan, berbagai strategi dilakukan, mulai dari memasang banner hingga mempercantik lingkungan […]

    Bagikan
expand_less