Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Ini Kesepakatan Rakor Lintas Sektor Soal Parluh PSHT Pimpinan M.Taufiq di Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 1.105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun memprioritaskan keamanan dan ketertiban. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Rencana Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dibawah pimpinan M. Taufiq di Kota Madiun menjadi atensi serius Pemerintah Daerah. Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor terkait ketentraman dan ketertiban umum di gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun pada Senin (16/8/2026). Rakor ini dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Kota/Kabupaten Madiun serta Magetan.

Dengan mempertimbangkan keamanan dan aspirasi masyarakat, maka disepakati bahwa pelaksanaan Parluh PSHT pimpinan M. Taufiq tidak digelar di Kota Madiun maupun Kabupaten Madiun. Sebelumnya telah beredar agenda Parluh tersebut pada tanggal 25-26 September 2026. 

“Kesimpulan hari ini tadi menyepakati terkait yang pertama bahwa Pemerintah Kota menjamin keselamatan dari masyarakat. Sepakat bahwa untuk Parluh dipersilakan tetapi tidak di Kota Madiun,” jelas Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai Rakor.

Sebelumnya juga telah dilakukan Rakor pada 12 Agustus yang melibatkan masyarakat di lingkungan Padepokan Agung Madiun di Jalan Merak. Mereka meminta agar pelaksanaan Parluh tidak dilakukan di lokasi tersebut. Pasalnya, mereka khawatir terhadap potensi keamanan serta trauma peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya.

“Rakor tanggal 12 Agustus, masyarakat bersurat kemudian kami terima audiensi sudah menyampaikan bahwa kekhawatiran terkait keamanan dan pengalaman yang sudah pernah terjadi. Sehingga hari ini juga kita berkoordinasi dengan Kabupaten Madiun dan juga Kabupaten Magetan. Jadi keamanan yang paling utama,” imbuhnya.

Image Not Found
Parluh PSHT M. Taufiq disepakati tidak digelar di Madiun. Foto : Istimewa

Dalam kesepakatan tersebut juga disampaikan bahwa Forkopimda Magetan siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Parluh PSHT pimpinan M.Taufiq. Namun, hal itu menunggu koordinasi oleh pihak penyelenggara.

“Nanti menunggu dari pihak penyelenggara. Yang sudah siap Magetan. Magetan siap menerima,” jelas Bagus.

Tidak hanya terkait aspirasi masyarakat, kegiatan Parluh tersebut juga bertepatan dengan agenda Manasik Haji Akbar. Kota Madiun telah ditunjuk oleh Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) untuk pelaksanaan tersebut yang direncanakan pada 25-27 September 2026.

“Iya ada Manasik Haji Akbar tanggal 25-27 nanti. Jadi potensi keamanan telah di mapping oleh pihak kepolisian. Juga menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — DPRD Ponorogo menerima aspirasi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Ponorogo. Dalam sarasehan di Gedung DPRD setempat, para anggota BPD mendesak adanya revisi Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo terkait pengelolaan tanah eks bengkok yang dinilai merugikan BPD. Ketua DPRD Ponorogo, Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, akhirnya bisa bernapas lega. Jalan poros yang menghubungkan Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran kini kembali dapat dilalui setelah bersih dari material longsor yang menimbun akses tersebut selama beberapa hari terakhir. Pembersihan dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Ponorogo bersama relawan dan pemerintah desa. Evakuasi material […]

    Bagikan
  • Terkuak ! Pembunuhan Ibu dan Anak di 2 TKP Berbeda, Polisi Dalami Motifnya

    Terkuak ! Pembunuhan Ibu dan Anak di 2 TKP Berbeda, Polisi Dalami Motifnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi terus mengungkap rangkaian dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun uang kini masih menjadi teka teki. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga lokasi berbeda untuk menelusuri praktik pembunuhan sekaligus mengungkap […]

    Bagikan
  • DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang dukun palsu yang diduga melakukan penipuan terhadap S (46) warga Magetan. Pelaku berinisial NYW alias Yana alias Eno (28), perempuan asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang akhirnya ditangkap setelah serangkaian aksi tipu muslihatnya terbongkar. Modusnya mengaku bisa memindahkan janin dari dalam kandungan yang merugikan korban […]

    Bagikan
  • 25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aparat kepolisian melakukan pengecekan terhadap kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung di dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. ODGJ tersebut diketahui bernama Suhananto, 45 tahun, yang telah mengalami gangguan jiwa selama lebih dari 25 tahun. Suhananto dikurung sejak 2014 karena kerap mengamuk dan […]

    Bagikan
  • Eks-Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Dituntut 14,5 Tahun Penjara, Didakwa Rugikan Negara Rp. 25,8 Miliar dari Dana BOS

    Eks-Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Dituntut 14,5 Tahun Penjara, Didakwa Rugikan Negara Rp. 25,8 Miliar dari Dana BOS

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Mantan Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin, dituntut hukuman 14 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang perkara tindak pidana korupsi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2019–2024, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa […]

    Bagikan
expand_less