Berita Terkini
Trending Tags

Seluruh Titik Api Kebakaran Gunung Lawu di Magetan Padam, Posko Resmi Ditutup

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas tetap memantau kawasan Lawu setelah seluruh api padam. (19/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seluruh titik api kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dipastikan telah padam sepenuhnya. Dengan kondisi tersebut, Posko Penanganan Kebakaran Hutan Gunung Lawu resmi ditutup pada Sabtu (19/9/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan, kepastian seluruh titik api padam diperoleh setelah tim melakukan pemantauan langsung dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ngawi. Tidak lagi ditemukan titik api maupun indikasi kebakaran aktif di kawasan yang sebelumnya terdampak.

“Untuk perkembangan terakhir, seluruh titik api yang ada di wilayah Kabupaten Magetan sudah padam. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Ngawi untuk memastikan kondisi di kawasan perbatasan,” ujar Eka.

Kebakaran sebelumnya terjadi di dua lokasi berbeda. Titik pertama berada di kawasan perbatasan Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan, dengan Desa Karangrejo, Kabupaten Ngawi, pada Senin (14/9/2026).

Kebakaran di lokasi tersebut menghanguskan sekitar sembilan hektare kawasan hutan. Api kemudian berhasil dikendalikan setelah petugas gabungan melakukan pemadaman dan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api.

Titik kebakaran kedua muncul pada Rabu (16/9/2026) di kawasan hutan Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo. Kebakaran di lokasi ini berdampak terhadap sekitar delapan hektare hutan produksi yang ditumbuhi tanaman pinus.

Dengan demikian, total kawasan hutan yang terdampak dari dua kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar 17 hektare.

Penanganan melibatkan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani, Tagana, relawan, LMDH, serta masyarakat. Selain pemadaman langsung, petugas membangun ilaran atau sekat bakar dengan total panjang lebih dari 4,6 kilometer untuk mencegah api meluas.

Eka memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kebakaran hutan tersebut.

Seiring seluruh titik api dinyatakan padam, Posko Penanganan Kebakaran Hutan Gunung Lawu di Magetan kini ditutup. Meski demikian, penutupan posko bukan berarti pengawasan terhadap kawasan Lawu dihentikan. Petugas tetap melakukan pemantauan dan siap kembali melakukan penanganan apabila muncul titik api baru.

Image Not Found
Posko Penanganan Kebakaran Hutan Gunung Lawu resmi ditutup. Foto : Kus-Sinergia

“Posko kita tutup karena seluruh titik api sudah padam. Tetapi apabila sewaktu-waktu muncul titik api baru, posko akan kembali dibuka dan personel siap digerakkan,” kata Eka.

Penanganan kebakaran di lereng Lawu selama sepekan terakhir berlangsung di tengah kondisi kawasan hutan yang kering dan medan yang sulit dijangkau. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

BPBD Magetan mengimbau masyarakat maupun pihak yang beraktivitas di kawasan hutan Gunung Lawu untuk tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api.

Dengan padamnya seluruh titik api, pemerintah daerah kini mengalihkan perhatian pada pemantauan pascakebakaran dan memastikan sekat bakar yang telah dibuat tetap efektif sebagai langkah pencegahan apabila terjadi rambatan api dari kawasan sekitar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Tes Masuk Abdi Negara, Program ‘Gerbang Mas’ Diluncurkan

    Hadapi Tes Masuk Abdi Negara, Program ‘Gerbang Mas’ Diluncurkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Polsek Kota Kaimana, Provinsi Papua Barat, baru baru ini meluncurkan sebuah program untuk pendampingan bagi anak muda yang pingin menjadi abdi negara. Program ini bertajuk Gerakan Bimbingan Anak Bangsa Untuk Menggapai Sukses (Gerbang Mas). “Program sudah berjalan sebagai pendekatan humanis pada anak muda atau masyarakat di lingkungan Kaimana. Skema bimbingan bisa […]

    Bagikan
  • Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawedanan pada Minggu (15/06/2025) sore mengakibatkan talud sayap Jembatan Selorejo di Dukuh Ponggok, Desa Selorejo, longsor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan kerusakan cukup signifikan. Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa longsor […]

    Bagikan
  • TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan bagi siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri memicu polemik di Kota Madiun. DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah kejanggalan yang dinilai merugikan siswa, mulai dari perbedaan nilai hasil ujian hingga persoalan sistem pendaftaran yang mengunci data peserta. Ketua Komisi I DPRD Kota […]

    Bagikan
  • Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar Kirab Budaya Pencak Silat yang melibatkan berbagai perguruan silat, Kamis (25/6/2026). Kirab yang berlangsung meriah itu diawali dari depan Balai Kota Madiun dan berakhir di Alun-Alun Kota Madiun. Sejumlah perguruan silat yang turut ambil bagian dalam kirab tersebut antara […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun Raya masih menghadapi pekerjaan rumah besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan baru mencapai 25,92 persen dari total 795.120 pekerja yang ada. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari jumlah tersebut baru […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
expand_less