Senin, 9 Nov 2026
Trending Tags

Loka POM Madiun Waspadai Peredaran Obat Tanpa Izin dan Penyalahgunaan Double L

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun dan Loka POM memperkuat pengawasan obat dan makanan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Wilayah Madiun meminta masyarakat tetap waspada terhadap peredaran obat tanpa izin edar, obat palsu hingga obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah obat jenis Double L dan obat sejenisnya.

Kepala Loka POM Wilayah Madiun, Azis Jihaduddin, mengatakan secara umum peredaran obat dan makanan di wilayah Madiun masih dalam kondisi terkendali. Namun, pengawasan tetap perlu diperkuat untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat tertentu.

“Untuk di Madiun alhamdulillah cukup terkondisi untuk peredaran obat dan makanan. Namun, kita harus tetap waspada, terutama untuk obat-obat tertentu yang sering disalahgunakan masyarakat,” kata Azis saat Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan Loka POM di Kabupaten Madiun Tahun 2026, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, Loka POM tidak hanya mengawasi obat-obatan yang telah memiliki izin edar. Pengawasan juga mencakup obat yang beredar di masyarakat dan berpotensi tidak memenuhi ketentuan, termasuk dugaan obat palsu maupun obat tanpa izin edar.

“Obat yang memiliki izin edar kami awasi, termasuk obat-obatan yang beredar di masyarakat. Ada kemungkinan obat palsu dan ada kemungkinan obat tanpa izin edar, itu juga kami awasi,” ujarnya.

Azis menyebut, berdasarkan pemantauan dan informasi yang diterima, obat Double L dan obat sejenis menjadi salah satu jenis yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi disalahgunakan.

“Sepanjang sejauh ini yang paling banyak dari kepolisian yaitu obat Double L dan teman-temannya. Kita patut waspada untuk peredarannya,” katanya.

Image Not Found
Loka POM Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026. Foto : Tova-Sinergia

Forum Konsultasi Publik tersebut tidak hanya membahas pengawasan obat dan makanan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan masukan terhadap pelayanan Loka POM.

Azis menjelaskan, BPOM memiliki sejumlah pelayanan kepada masyarakat, antara lain penerbitan izin edar serta sertifikasi sarana yang akan memproduksi obat dan makanan.

Melalui forum tersebut, pihaknya ingin memastikan masyarakat, khususnya pelaku UMKM pangan di Kabupaten Madiun, mendapatkan kepastian mengenai prosedur, waktu pelayanan, hingga biaya yang harus dipenuhi.

“Tujuannya adalah untuk memberikan diskusi dan masukan, sehingga pelayanan yang akan diberikan itu memberikan dampak yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pemerintah daerah membutuhkan sinergi dengan Loka POM untuk memastikan produk obat dan makanan yang beredar di masyarakat memenuhi aspek keamanan.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan konsumen saat ini, tetapi juga memiliki kaitan dengan kualitas generasi mendatang.

“Untuk bisa memberikan kepastian bahwa produk makanan maupun obat itu aman dikonsumsi seluruh masyarakat,” kata Hari.

Ia berharap forum konsultasi publik tersebut dapat memperkuat koordinasi antara Pemkab Madiun dan Loka POM, sehingga pelayanan sekaligus pengawasan obat dan makanan dapat berjalan lebih optimal.

“Betul-betul kita semua, baik pemerintah daerah maupun Loka POM, bisa memberikan layanan yang baik dan terfasilitasi. Karena bagaimanapun juga masyarakat itu tujuan kita,” ujarnya.

Hari menilai pengawasan terhadap obat dan makanan perlu dilakukan secara konsisten. Sebab, peredaran produk yang tidak sesuai ketentuan berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kalau sampai ke depan lengah, kemudian banyak masuk obat-obat yang tidak sesuai dengan ketentuan, ini membahayakan masa depan anak-anak kita,” tutup Hari Wuryanto. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kapten Tendean Kota Madiun pada Rabu (12/03/2025) malam. Kecelakaan ini melibatkan sebuah pick up bernopol AE 8453 G yang dikendarai oleh Purbandaru Cahyo Laksono (31) warga Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3647 FC yang dikendarai oleh […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Soroti SiLPA Rp210,9 Miliar, Fraksi Pertanyakan Perencanaan hingga Lambatnya Serapan Anggaran

    DPRD Madiun Soroti SiLPA Rp210,9 Miliar, Fraksi Pertanyakan Perencanaan hingga Lambatnya Serapan Anggaran

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp210,9 miliar menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. Hampir seluruh fraksi di DPRD mempertanyakan besarnya anggaran yang tidak terserap tersebut. Mereka meminta pemerintah […]

    Bagikan
  • Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW, Diana A.V. Sasa Janji Kawal Isu Rakyat Hingga Perlindungan Ekologi Jawa Timur photo_camera 3

    Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW, Diana A.V. Sasa Janji Kawal Isu Rakyat Hingga Perlindungan Ekologi Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Diana A.V. Sasa dari Fraksi PDI Perjuangan resmi bergabung kembali dalam jajaran DPRD Provinsi Jawa Timur. Ia dilantik melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Kamis (5/2/2026). Prosesi pelantikan yang diawali pembacaan SK Menteri Dalam Negeri, pengucapan […]

    Bagikan
  • Puting Beliung dan Banjir Terjang Desa Semen Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

    Puting Beliung dan Banjir Terjang Desa Semen Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (22/4/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, serta memicu banjir yang sempat memutus akses jalan desa. Berdasarkan rekaman video warga, kondisi pascakejadian menunjukkan sejumlah bangunan rusak akibat terjangan […]

    Bagikan
  • Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI menggelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara lingkup masyarakat di Aston Madiun Hotel & Conference Center pada Kamis (31/07/2025). https://www.kemhan.go.id/pothan/ Turut hadir Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI G. Eko Sunarto serta Wali Kota Madiun, Maidi dan jajaran Forkopimda Kota/Kabupaten […]

    Bagikan
  • SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mejayan, Kabupaten Madiun, memastikan seluruh bahan baku yang digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berasal dari komoditas bersubsidi. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG Mejayan, Mohamad Adi Prasetia, mengatakan pihaknya sejak awal operasional telah menggunakan bahan […]

    Bagikan
expand_less