Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tono Peragakan Saat Membekap AGF hingga Tewas
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 52
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Dwi Bagus Martono alias Tono memperagakan adegan dugaan pembunuhan terhadap AGF (4), anak Dini Hardiyanti, dalam rekonstruksi di sebuah rumah di Jalan Doho, Gang Tentrem, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, tersangka memperagakan adegan saat pelaku diduga membekap AGF hingga meninggal dunia. Prarekonstruksi tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara lebih mendalam kronologi serta motif dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak tersebut.

Sebelum rekonstruksi di rumah tersebut, penyidik juga membawa Tono ke Hotel Mataram Baru, Kota Madiun, yang menjadi lokasi awal terjadinya cekcok antara tersangka dan Dini. Cekcok tersebut diduga dipicu persoalan yang membuat tersangka emosi hingga berujung pada dugaan pembunuhan terhadap Dini. Tersangka diduga menghabisi nyawa Dini dengan cara mencekik korban. Penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur terus mendalami perkara tersebut melalui rekonstruksi guna mencocokkan keterangan tersangka dengan rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi kejadian.

Selama proses rekonstruksi ini, warga sekitar tempat tinggal pelaku nampak berkerumun. Sorakan dari para warga yang nampak emosi saat pelaku digelandang oleh tim penyidik. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





