Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Kang Wie Siapkan Pansus, Seluruh OPD Ponorogo Bakal Dievaluasi Kebutuhan Anggarannya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno saat memberikan keterangan ke awak media. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menyiapkan pembahasan khusus melalui panitia khusus (pansus) untuk membedah kebutuhan anggaran seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut dilakukan agar penyusunan APBD 2027 lebih terukur di tengah berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp142 miliar.

Dwi Agus mengatakan, pembahasan tidak cukup hanya melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). DPRD juga ingin mendengarkan secara langsung penjelasan masing-masing OPD, baik yang bertugas menghasilkan pendapatan maupun yang melaksanakan program dan kegiatan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengetahui kebutuhan riil setiap perangkat daerah. Dengan begitu, DPRD bisa mempertimbangkan program mana yang membutuhkan tambahan dukungan anggaran dan mana yang cukup berjalan dengan alokasi yang tersedia.

“Kita akan mengundang tidak hanya TAPD, tetapi juga OPD terkait. Bukan hanya OPD penghasil, tetapi juga OPD yang melaksanakan kegiatan. Kita berharap seluruh OPD ini bisa kita ajak bicara,” kata Dwi Agus usai rapat paripurna, Selasa (3/11/2026).

Politikus PKB yang akrab disapa Kang Wi itu menegaskan, pembahasan akan dilakukan secara lebih fokus dengan meminta penjelasan satu per satu dari masing-masing OPD.

“Kalau memang OPD ini kegiatannya tidak perlu disupport lebih lagi, artinya cukup berjalan, nanti kita akan tanya satu per satu dari masing-masing OPD,” jelasnya.

Pembahasan tersebut menjadi perhatian DPRD setelah adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) sekitar Rp142 miliar. Kondisi itu membuat pemerintah daerah perlu lebih cermat dalam memetakan pendapatan dan belanja agar ruang fiskal tetap terjaga.

Sesuai jadwal sementara Badan Musyawarah (Banmus), pembahasan pansus direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu. Durasi tersebut masih dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pembahasan.

Setelah pansus, DPRD akan melanjutkan tahapan menuju pengambilan keputusan terhadap Raperda APBD 2027. Penetapannya diperkirakan berlangsung pada pertengahan November, dengan tetap memperhatikan penyelesaian agenda Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni IPNU Madiun Desak Kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa Diusut Transparan

    Alumni IPNU Madiun Desak Kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa Diusut Transparan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis Alumni IPNU-IPPNU Madiun menyatakan sikap tegas tentang kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit TNI Angkatan Udara (AU) asal Magetan yang diduga meninggal secara tidak wajar. Mereka mendesak proses penyelidikan dan penegakan hukum dilakukan secara objektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Sikap tersebut disampaikan Ketua Majelis Alumni IPNU-IPPNU Madiun Wahyudi, pihaknya menegaskan […]

    Bagikan
  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponorogo Masih Sepi Peminat

    Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponorogo Masih Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto mulai berjalan di Kabupaten Ponorogo. Program ini diperuntukkan bagi warga yang berulang tahun atau satu bulan setelahnya. Namun, karena masih baru, peminat layanan ini masih terbilang sedikit. Pantauan di Puskesmas Ponorogo Selatan pada Selasa (11/2/2025), jumlah warga yang memanfaatkan […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Pemerintah Kecamatan Kare tengah memfokuskan perhatian pada dua hal utama dalam pembangunan daerah, yakni infrastruktur pertanian dan program sosial untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kedua program ini menjadi prioritas dalam rangka mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan. Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum […]

    Bagikan
  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
  • Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat. Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan […]

    Bagikan
expand_less