Berita Terkini
Trending Tags

8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 8 Orang Buruh tani Berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kab. Madiun usai terjebak banjir, dok : TRC BPBD Kab Madiun, Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup akses jalan menuju hutan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 20:00 WIB ketika sungai di hulu Tretes meluap, menutup jalan yang menghubungkan desa dengan kawasan hutan. 

“Akibatnya, delapan orang yang tengah melakukan panen jagung terjebak di lokasi tersebut. Tim penyelamat dari BPBD Kabupaten Madiun segera melakukan operasi evakuasi setelah menerima laporan tersebut” ujar Boby Saktia Putra Lubis Selasa Pagi (25/02/2025).

Petugas BPBD sempat kesulitan mengevakuasi para buruh panen jagung tersebut lantaran derasnya aliran sungai yang mengancam keselamatan mereka.

“Evakuasi petani semalam  menggunakan tali, kita gendong dan kita dampingi mereka satu persatu saat menyebrang sungai” ucap Boby.

Setelah berhasil dievakuasi para petani yang terdiri dari 7 laki laki dan 1 wanita itu langsung diantar ke rumah mereka masing masing oleh tim relawan bersama aparat TNI Polri. Sementara hingga Selasa pagi luapan air sungai mulai surut secara bertahap.

BPBD menghimbau agar warga disekitar pinggiran hutan selalu waspada ketika hujan deras mengguyur wilayah setempat. Selain bahaya luapan air sungai yang berpotensi banjir, namun bencana pohon tumbang dan longsor juga rawan terjadi.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti. Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyelidikan dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin intensif. Sejak Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai rangkaian pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi. Seluruh proses pendalaman perkara tersebut dipusatkan di Gedung Bhara Daksa, Polres Madiun Kota. Terpantau Selasa (02/13/2025), para saksi tampak datang bergiliran memasuki […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo resmi diperpanjang setelah jumlah pelamar dinilai belum memenuhi ketentuan minimal. Hingga penutupan pendaftaran tahap pertama pada Jumat (20/2/2026) pukul 13.00 WIB, jumlah peserta yang melakukan submit berkas masih belum mencukupi. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Suko Widodo, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less