Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Berburu Sembako Murah Jelang Ramadhan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasar Murah di Desa Kedungrejo Balerejo Kabupaten Madiun diserbu ratusan warga yang membutuhkan sembako jelang ramadhan, Dana – Sinergia.

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pendopo halaman kantor Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, sejak Jumat pagi (28/02/2025). Mereka rela mengantre panjang untuk mendapatkan sembako murah dalam operasi pasar yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) setempat. Apalagi, menjelang bulan Ramadan, harga kebutuhan pokok di pasaran melonjak.

Hal ini mendorong warga untuk berburu sembako murah yang disediakan dalam operasi pasar tersebut. Beberapa warga bahkan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

“Saya datang lebih pagi dari jam buka, takut tidak kebagian. Harganya lebih murah, bisa selisih Rp. 2 ribu sampai Rp. 3 ribu per barang. Ini sangat membantu untuk persiapan kebutuhan puasa,” ujar Marsini, warga Desa Kedungrejo.

Dalam operasi pasar ini, warga yang ingin membeli sembako diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Setiap pembeli hanya bisa mendapatkan satu paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng, setengah kilogram bawang putih, dan satu ons cabai rawit.

Analis Perdagangan Ahli Muda Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun, Dian Purwantini mengungkapkan program ini direncanakan berlangsung di 17 desa di Kabupaten Madiun hingga menjelang Hari Raya.

“Harga di sini tentu lebih murah dibandingkan di pasar. Nantinya, operasi pasar ini akan digelar di berbagai kecamatan di Kabupaten Madiun,” jelas Dian.

Ia juga menambahkan bahwa pasar murah ini terbuka untuk seluruh warga Kabupaten Madiun maupun warga luar daerah yang berdomisili di desa tempat operasi pasar berlangsung.

Setiap desa mendapatkan kuota bahan pokok yang berbeda, tergantung jumlah warga yang membutuhkan. 

“Kami baru menggelar operasi pasar di dua desa dan akan terus berlanjut hingga menjelang Lebaran. Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan dalam dua hari ini stok langsung habis sebelum siang,” pungkas Dian.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap program ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diiringi lonjakan harga kebutuhan pokok.

 Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konser Dewa 19 Berlangsung Damai, Kang Giri Janjikan Sheila On 7 Tahun Depan

    Konser Dewa 19 Berlangsung Damai, Kang Giri Janjikan Sheila On 7 Tahun Depan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Gelaran konser band legendaris Dewa 19 di Alun-Alun Ponorogo, Sabtu malam (30/08/2025), berlangsung penuh sesak oleh penonton. Jalannya konser tetap aman dan damai. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan penampilan Ahmad Dhani dan kawan-kawan sebagai puncak peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo. Konser tersebut menjadi catatan positif bagi penyelenggara karena berlangsung tanpa […]

    Bagikan
  • Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan […]

    Bagikan
  • Usai Kejadian Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perketat Monitoring SLHS 24 SPPG

    Usai Kejadian Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perketat Monitoring SLHS 24 SPPG

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah tegas menyikapi dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa waktu lalu. Fokus utama diarahkan pada pengetatan pengawasan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handianto, […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Geram Pemasangan Kabel Telekomunikasi Semrawut

    Wali Kota Maidi Geram Pemasangan Kabel Telekomunikasi Semrawut

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi tidak bisa menyembunyikan kegeramannya terkait kondisi kabel utilitas, khususnya jaringan telekomunikasi. Saat gowes pada Selasa (30/12/2025), Maidi mendapati pemasangan kabel yang semrawut. Menurutnya, kondisi itu merusak keindahan tata kota. “Ini tadi keliling melihat kondisi fasilitas umum di Kota Madiun. Ternyata masih banyak kita temukan Pemasangan kabel […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
expand_less