Berita Terkini
Trending Tags

Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi lokasi proyek normalisasi irigasi sungai di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan kerja terjadi dalam proyek normalisasi sungai milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jumat (17/10/2025). Seorang pekerja proyek terlindas alat berat ekskavator saat tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Korban diketahui bernama Wahyu Widratmoko (40), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapat perawatan medis.

Dokter jaga IGD RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Trida Ermawati, menyampaikan bahwa korban mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh.

“Korban mengalami patah tulang bagian tangan, kaki, pinggul, dan tulang ekor. Direncanakan akan segera ditangani,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat alat berat yang dikendalikan oleh Agus Prasetyo (34), warga Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah beroperasi untuk pemasangan box irigasi sungai. Saat ekskavator mundur, operator diduga tidak menyadari posisi korban yang berada di belakang tengah mengatur lalu lintas, hingga akhirnya terlindas.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.30 sampai 10.00 WIB. Itu proyek pemerintah, normalisasi jalur sungai yang sudah berjalan sekitar sebulan. Tidak melibatkan pengguna jalan umum, karena hanya sesama kru proyek. Korban saat itu sedang mengatur lalu lintas di belakang,” ungkap Kapolsek Jetis, AKP Marjono.

Menurut AKP Marjono, korban masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke rumah sakit. Polisi juga memastikan bahwa kejadian ini merupakan murni kecelakaan kerja, bukan kecelakaan lalu lintas.

“Proses penyelidikan tidak mengarah ke laka lantas, namun masuk dalam kategori kecelakaan kerja,” tegasnya.

Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sementara itu, kondisi korban masih dalam perawatan intensif dan direncanakan menjalani operasi dalam waktu dekat.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parade Military Drum Band 2026 Kota Madiun Diserbu Ribuan Penonton, Atraksi Peserta Sepanjang Rute Bikin Terpukau

    Parade Military Drum Band 2026 Kota Madiun Diserbu Ribuan Penonton, Atraksi Peserta Sepanjang Rute Bikin Terpukau

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun semakin semarak dengan hadirnya Parade Military Drum Band 2026, Sabtu (20/6/2026). Ribuan warga tumpah ruah memadati sepanjang rute parade, mulai Jalan Pahlawan depan Balai Kota hingga Stadion Wilis, untuk menyaksikan aksi memukau para peserta yang menampilkan keterampilan, kekompakan, dan atraksi penuh disiplin. Tepuk […]

    Bagikan
  • Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal. Permasalahan […]

    Bagikan
  • TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun memastikan harga cabai di wilayahnya masih terkendali. Hingga akhir April, harga cabai merah dan cabai keriting berada di kisaran Rp 55 ribu per kilogram, atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun, Danang Novianto, mengatakan kondisi […]

    Bagikan
  • Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Mitigasi Aktivitas Tambang yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025) kemarin, menyisakan kekecewaan. Pasalnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur selaku pihak yang berwenang terkait perizinan tambang tidak hadir dalam forum. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah berdampak langsung pada pasokan daging sapi di Pasar Sleko Kota Madiun. Para pedagang daging sapi mengeluhkan penurunan pasokan serta turunnya minat pembeli. Salah satu pedagang daging sapi, Hartanto, mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir pasokan daging sapi yang diterimanya menurun. “Biasanya […]

    Bagikan
  • 1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan ribuan tenaga honorer di Ponorogo akhirnya terwujud. Sebanyak 1.823 orang dipastikan segera berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Jumlah tersebut sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah diusulkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo. Dengan begitu, para honorer yang sebelumnya gagal […]

    Bagikan
expand_less