Berita Terkini
Trending Tags

Petani Bungkal Terima Bantuan Mesin Pemanen Padi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • visibility 106
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Momen panen raya, petani di desa Bediwetan, Kec. Bungkal meneria mesin pemanen padi, foto : Patria

Sinergia | Ponorogo – Para petani di Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, semringah. Sebanyak 80 unit mesin pemanen padi (paddy reaper) disalurkan Yayasan STAPA Center untuk 80 kelompok tani setempat, Sabtu (2/3). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Yayasan STAPA Center, Agus Rohmatulloh, mengatakan distribusi mesin pemanen padi ini merupakan bagian dari program Panen Raya dan Dukungan Mekanisasi Panen Bagi Petani di Ponorogo dan Wonogiri. Sebelumnya, sebanyak 120 unit mesin serupa juga telah dibagikan kepada 120 kelompok tani di Kabupaten Wonogiri pada Jumat (28/2). ‘

“Target program ini memberikan manfaat bagi 2 ribu petani di lahan seluas seribu hektare,’’ ungkapnya.

Agus menambahkan, mesin paddy reaper tersebut telah melalui uji teknis oleh Tim Laboratorium Daya dan Mesin Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Hasilnya, mesin tersebut dinyatakan unggul secara ergonomis dan ekonomis dibandingkan alat pemanen lainnya. ‘’Dengan mekanisasi ini, kami berharap produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan mereka semakin baik,’’ imbuhnya.

Program tersebut mendapat dukungan dari PT HM Sampoerna Tbk melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia dan Gerakan Solidaritas Nasional. Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Arief Triastika, menyatakan program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan petani sebagai pilar utama ketahanan pangan.

 ‘’Melalui teknologi tepat guna, petani dapat mencapai efisiensi dan keuntungan optimal dari hasil panen,’’ pungkasnya.

Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula […]

    Bagikan
  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar secara khidmat di Alun-Alun Magetan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Magetan, TNI, Pemerintah Kabupaten Magetan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam upacara tersebut, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
expand_less