Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Rumah Terdampak, Warga Desa Dempelan Rasakan Banjir Terparah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi banjir di Desa Dempelan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak sore hari menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Kejadian paling parah terjadi di Desa Dempelan Kecamatan Madiun, di mana puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Banyak perabotan rumah tangga yang terbawa arus.

Menurut salah satu warga Dempelan, Ibnu Jafar Sodik, air mulai naik sedikit demi sedikit setelah magrib. Kondisi semakin memburuk hingga malam hari. Ia mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan yang paling parah terjadi di wilayah tersebut.

“Kejadian di Dempelan yang paling parah dan paling besar mas. Puluhan rumah terendam banjir. Tadi perabotan juga banyak kebawa banjir,” ujarnya.

Bahkan, pantauan dari lapangan, rumah Bupati Madiun, Hari Wuryanto di Desa Dempelan juga terdampak banjir ini. Warga pun memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.

Image Not Found
Kondisi banjir di Sidomulyo Kecamatan Wonoasri, Foto : Surya – Sinergia

Sementara itu, Mujiarto, warga Sidomulyo Kecamatan Wonoasri, menyatakan bahwa banjir ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Hujan deras yang terus mengguyur hingga pukul 9 malam, menyebabkan luapan sungai merendam rumah rumah warga. 

“Banjir di sini baru pertama kali masuk ke rumah warga. Harapan kami pemerintah segera memberikan perhatian khusus untuk mengatasi masalah ini,” ungkapnya.

Banjir pada Sabtu malam ini menjadi salah satu yang terparah di wilayah Kabupaten Madiun. Bahkan, dari data yang dihimpun kecamatan yang terdampak banjir diantaranya Kare, Wungu, Madiun, Dagangan hingga Wonoasri. BPBD Kabupaten Madiun pun tengah melakukan pendataan maupun inventarisir terkait dampak banjir ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Madiun memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional masih aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan monitoring di Pasar Besar Kota Madiun (PBM). “Alhamdulillah, di Pasar Besar ketersediaan beras SPHP tercukupi. Beberapa kios memiliki […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi di awal musim penghujan, Polres Magetan bersama BPBD, TNI, Satpol PP, serta gabungan relawan Tim SAR dari berbagai organisasi menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, di halaman Mapolres Magetan, Rabu (05/11/2025). Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, ini menjadi langkah […]

    Bagikan
  • Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anggota Polres Ponorogo, BT, resmi diberhentikan secara tidak hormat dari institusi kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan tugas dinas tanpa izin selama lebih dari lima bulan. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap bintara berpangkat Brigadir Polisi itu digelar di halaman Mapolres Ponorogo, Kamis (15/5/2025). […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua kejadian tanah longsor yang terjadi berdekatan di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Kamis (15/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Diana Sasa meminta Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan warga maupun wisatawan. Menurutnya, kawasan Sarangan memasuki periode rawan bencana seiring tingginya […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Maidi Berlanjut, Saksi Sebut Proyek CSR Rp. 600 Juta Tanpa Kontrak dan Diduga Berdasarkan Perintah Lisan

    Sidang Korupsi Maidi Berlanjut, Saksi Sebut Proyek CSR Rp. 600 Juta Tanpa Kontrak dan Diduga Berdasarkan Perintah Lisan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, serta kontraktor Rochim Ruhdiyanto kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Dalam agenda pembuktian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda wilayah Kabupaten Madiun hingga akhir April 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebut kondisi ini terjadi seiring masuknya masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba. “Dimungkinkan masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sampai akhir April […]

    Bagikan
expand_less