Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mentri KKP saat berkunjung ke kab. ponorogo didampingi bupati ponorogo sugiri sancoko, Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027.

Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Legi Songgolangit, Ponorogo, Rabu (19/3/2025). Dalam kunjungannya, ia meninjau stok garam di pasar serta gudang distributor di kawasan Jalan Gatot Subroto.

“Kementerian akan melakukan revitalisasi garam rakyat dan mendorong pabrik garam untuk masuk ke sektor industri. Tahun ini, PT Garam diharapkan bisa membangun kawasan produksi di Indonesia Timur, karena wilayah tersebut memiliki cuaca panas selama delapan bulan dan air laut yang jernih, seperti di Australia,” ujar Sakti Wahyu Trenggono.

Sejak Januari 2025, pemerintah telah menghentikan impor garam dan mengandalkan produksi dalam negeri. Sakti berharap daerah dengan potensi besar, terutama di Indonesia Timur, mampu memenuhi kebutuhan garam nasional, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri.

Selain memastikan stok cukup, Menteri KKP juga menegaskan pentingnya kualitas garam yang beredar di masyarakat. “Garam harus tersedia dalam jumlah cukup, berkualitas baik, dan dijual dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Sidak ini turut dihadiri Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko serta sejumlah pejabat terkait. Pemerintah optimistis dengan upaya ini, Indonesia bisa mencapai swasembada garam pada 2027.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas di semak-semak ilalang samping pemakaman umum, Rabu (20/5/2026) siang. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tergeletak kaku di antara rimbunnya semak yang hampir menyamarkan keberadaan tubuh korban. Penemuan mayat misterius tersebut langsung menjadi perhatian warga […]

    Bagikan
  • Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan. Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    Kebakaran Lereng Lawu Ancam Satwa Liar, Anak Rusa Ditemukan Mati Terjebak Api

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut. Dalam penanganan kebakaran selama dua hari terakhir, petugas menemukan seekor anak rusa mati setelah diduga terjebak kobaran api. Kebakaran terjadi di sekitar Petak 50+A1 RPH […]

    Bagikan
  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
  • Sabet Penghargaan Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Pemkot Madiun Terus Tingkatkan Inovasi

    Sabet Penghargaan Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Pemkot Madiun Terus Tingkatkan Inovasi

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pendidikan merupakan fondasi untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, terampil dan berdaya saing. Karenanya, Pemerintah Daerah memiliki kewenangan dan tanggung jawab penting dalam merencanakan, mengatur dan mengelola layanan pendidikan di wilayahnya. Hal itu bertujuan dalam mengembangkan kapasitas satuan pendidikan, literasi, numerasi, serta karakter peserta didik melalui sinergi program […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan […]

    Bagikan
expand_less