Berita Terkini
Trending Tags

Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah ikut serta dalam panen raya, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, produksi padi pada 2024 sebanyak 9,27 juta ton GKG (Gabah Kering Giling-red) dan produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 5,35 juta ton. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim Jawa Timur sudah mengarah pada kedaulatan pangan.

“5 tahun terakhir produksi padi dan beras di Jawa Timur itu tertinggi secara nasional. Jikalau secara nasional sedang membangun ketahanan pangan, maka sesungguhnya Jawa Timur sudah mengarah pada kedaulatan panga. Nah Ngawi produktifitas padi sesuai data BPS itu tertinggi,” terang Khofifah usai menghadiri Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden Prabowo Subianto, yang digelar di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Senin (07/04/2025).

Menurutnya, lanjut Khofifah, banyak inovasi yang dilakukan oleh petani maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) untuk peningkatan produksi padi. Bahkan, campur tangan pemerintah daerah maupun pusat juga menjadi faktor pendukung produktifitas padi di Jawa Timur meningkat. Selain itu, juga mengapresiasi petani muda atau milenial baik di Ngawi maupun Jawa Timur yang terus bergerak memanfaatkan teknologi pertanian.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah ikut serta dalam panen raya, Foto : Kriswanto – Sinergia

“Yang luar biasa adalah Jawa Timur ini petani milenialnya terbanyak se-Indonesia dan di antara petani milenial yang terbanyak se-Indonesia di Jawa Timur ini ternyata yang sangat kreatif, inovatif dan punya basic science yang bagus adalah petani milenial Ngawi. Itu punya laboraturium juga,” jelasnya.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, bahwa petani di Jawa Timur juga bisa panen padi 7 kali dalam 2 tahun. Petani di Jawa Timur juga bisa memproduksi alat dan mesin pertanian seperti transplanter hingga bed dryer. Termasuk penggunaan pupuk organic untuk menjaga kesuburan tanah persawahan.

“Pupuk organik ini masih ada kesulitan untuk mendapatkan izin edar. Perlunya dukungan regulasi agar petani lebih mudah memperoleh izin edar. Selama ini penggunaan pupuk organik masih dikalangan kecil,” pungkas Gubernur Jatim 2 periode itu.

Apalagi, pemanfaatan pupuk organik dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional dan memperbaiki kualitas tanah. Pemprov Jatim terus berupaya untuk menggenjot produktifitas padi maupun beras ditengah tantangan perkurangnya lahan pertanian.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun tengah menangani tujuh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Polres Madiun Kota terkait perkara demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Dari tujuh SPDP tersebut, dua di antaranya telah naik menjadi berkas perkara. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Madiun, Ruly Haryandra, […]

    Bagikan
  • Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon 01 Nanik Endang Rusminiarti-Suyatni Priasmoro Didik Haryono angkat bicara perihal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pihaknya menerima putusan MK dan siap melaksanakan tahapan PSU.  “Tetapi yang menjadi catatan bahwa terjadinya PSU di 4 TPS ini murni kesalahan dari penyelenggara. Seharusnya persoalan di TPS itu diselesaikan di […]

    Bagikan
  • 49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Jawa Timur, Satgas Pangan Kota Madiun, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kota Madiun, serta Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Madiun, melakukan monitoring pengendalian harga beras di Kota Madiun, Jumat (24/10/2025). Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko […]

    Bagikan
  • Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun tak perlu lagi bingung jika ingin cek kesehatan. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, warga bisa langsung periksa kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. 6 Puskesmas di Kota Madiun kini sudah bisa melayani cek kesehatan gratis tersebut. Seperti yang terpantau […]

    Bagikan
expand_less