Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Banyak yang Ingin Adopsi, Bayi yang Dibuang di Sawah Bakal Dirawat Pihak Keluarga

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bayi yang beberapa waktu lalu di buang di sawah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Harapan puluhan calon orang tua angkat untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki yang sempat ditemukan di areal persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya kandas. Bayi tersebut telah resmi dipulangkan kepada pihak keluarga kandung ibunya di Cilacap, Jawa Tengah.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Caruban sejak pertama kali ditemukan warga dalam kondisi lemah pada Selasa 15 April 2025 lalu. Setelah kondisinya dinyatakan stabil, pihak keluarga mendatangi rumah sakit dan menyatakan kesiapan untuk merawat bayi tersebut.

“Jumlah pendaftar yang ingin mengadopsi bayi ini sempat mencapai 50 orang. Namun, karena keluarga kandung menyatakan kesediaan untuk merawat, proses adopsi otomatis tidak dapat dilanjutkan,” ujar Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Retno Hartatik, saat ditemui di RSUD Caruban, Sabtu (19/4/2025).

Retno menambahkan, hak asuh bayi kini telah diserahkan kepada keluarga kandungnya dan proses pemantauan lebih lanjut akan menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Kabupaten Cilacap.

“Perwakilan Dinsos Cilacap juga turut hadir saat serah terima dan akan terus memastikan kesejahteraan bayi di lingkungan keluarganya,” katanya.

Image Not Found
Bayi yang beberapa waktu lalu di buang di sawah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sementara itu, perawat bayi di RSUD Caruban, Hilda Aisyah, menyebutkan bahwa kondisi bayi selama perawatan menunjukkan perkembangan yang positif. Ketika pertama kali dibawa ke rumah sakit, bayi dalam keadaan lemas akibat kedinginan. Namun setelah lima hari menjalani perawatan medis, kondisinya berangsur pulih.

“Setelah mendapatkan asupan nutrisi dan perawatan intensif, kondisinya kini sehat seperti bayi seusianya,” ujar Hilda.

Kini, sang bayi telah kembali ke pangkuan keluarganya, menandai akhir dari penantian panjang para calon orang tua angkat yang sebelumnya berharap bisa memberikan rumah baru bagi si kecil.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga telur ayam terus mengalami kenaikan. Kondisi ini mendorong warga untuk membeli telur langsung dari peternak, seperti yang terjadi di kandang milik Miftakhus Surur di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Miftakhus mengungkapkan, kenaikan harga telur sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Semula, harga telur masih di […]

    Bagikan
  • Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah terbengkalai selama lebih dari lima tahun akibat diterjang banjir, Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, akhirnya mulai diperbaiki. Proyek ini dikerjakan sejak 22 Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada 22 Desember mendatang. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkab Madiun Bahas Ancaman Bencana Hidrometeorologi

    Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkab Madiun Bahas Ancaman Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Kesiapsiagaan ini dibahas dalam rapat koordinasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pada Senin, (1/12/2025). Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menjelaskan bahwa rapat […]

    Bagikan
  • Hilang Kendali, Mobilio Tabrak Dua Lapak Pedagang di Pasar Wisata Plaosan Magetan

    Hilang Kendali, Mobilio Tabrak Dua Lapak Pedagang di Pasar Wisata Plaosan Magetan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana Pasar Wisata Terminal Plaosan, Kabupaten Magetan, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebuah mobil Honda Mobilio yang hendak parkir tiba-tiba melaju tak terkendali hingga menghantam dua lapak pedagang dan satu unit sepeda motor yang terparkir di kawasan pasar. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian pengunjung dan […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah […]

    Bagikan
expand_less