Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi berhasih mengamankan pembuangan bayi, Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah melahirkan dirinya tak kuat menahan malu dan takut jika mengecewakan kedua orang tuanya lantaran telah melahirkan di luar nikah.

“Menyesal pasti ada, bayi rencana akan dirawat oleh keluarga sendiri di Cilacap karena keluarga  juga sudah mengetahui dan menerima” ucap EV saat press release di Mapolres Madiun Kamis (17/4/2025). 

Image Not Found
Polisi berhasih mengamankan pembuangan bayi, Tova Pradana – Sinergia

Puncak kebingungan EV terjadi saat hendak pulang kampung pasca lebaran dirinya kebingungan dan takut karena orang tuanya memintanya pulang, karena sudah lama tidak pulang kampung ke Cilacap. Sementara itu ayah biologis bayi Yuliyanto mengaku saat dirinya menaruh bayi di sawah agar ditemukan oleh seseorang karena dirinya dalam keadaan bingung dan gelap.

” Membuang bayi itu karena kesepakatan berdua, sempat ragu membuang tapi tetap dibuang karena pikiran saya sudah gelap dan bingung serta yang pasti menanggung malu” ucap Yuliyanto saat ditanya oleh awak media. 

Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik menegaskan keduanya saling menjalin asmara sejak 3 tahun terakhir dan tinggal dalam satu kamar kos di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun.

“Beberapa bulan lalu tepatnya bulan maret saudari EV dibawa ke oleh saudara Y dibawa ke sebuah bidan karena merasakan kontraksi dan akhirnya lahir bayi laki laki” ucap AKBP M Zainur Rofik. 

Atas Perbuatanya kedua tersangka dijerat pasal 305 KUHP yang berbunyi: Barang siapa menaruhkan anak yang dibawah umur tujuh tahun disuatu tempat supaya dipungut oleh orang lain, atau dengan maksud akan terbebas dari pada pemeliharaan anak itu, meninggalkannya dihukum penjara sebanyak-banyaknya lima tahun enam bulan. 

Meski demikian usai menjalani proses hukum ini sejoli yang masih berpacaran tersebut bakal menikah dan melanjutkan merawat sang buah hati. Sementara ini sang buah hati yang berusia 40 hari tersebut bakal dirawat oleh orang tua EV di Cilacap. 

“Setelah menjalani sanksi rencana mau menikah sama Yuliyanto dan melanjutkan merawat bayi nya” pungkas EV

Kini bayi malang tersebut telah dirawat tim medis  RSUD Caruban dan dalam kondisi sehat. Sementara itu selama dua hari terakhir telah ada 45 orang tua yang mengajukan diri siap mengadopsi bayi tersebut, baik mengajukan ke pemerintah Desa Sumbergandu maupun Dinas Sosial Kabupaten Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus melakukan berbagai langkah perbaikan infrastruktur. Salah satunya dengan menaikkan batas kecepatan maksimal kereta api dari sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam di sejumlah lintasan wilayah kerjanya. Agar peningkatan kecepatan ini berjalan aman, […]

    Bagikan
  • 6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemerintah Kota Madiun dalam meminimalkan risiko banjir kembali dilakukan melalui program normalisasi sungai. Langkah tersebut digencarkan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam waktu dekat. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerjaan utama pada program ini adalah pengerukan […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Warga Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, dilanda keresahan akibat kematian misterius puluhan kambing dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Pertanian, sebanyak 40 ekor kambing mati secara mendadak tanpa gejala. (01/01/2025) Herniatun, salah satu peternak setempat, mengungkapkan bahwa ia kehilangan 16 ekor kambing hanya dalam satu hari […]

    Bagikan
  • Pasien RSUD Kota Madiun Terus Melonjak, Siapkan Bangun Gedung Rawat Inap Baru Rp13 Miliar

    Pasien RSUD Kota Madiun Terus Melonjak, Siapkan Bangun Gedung Rawat Inap Baru Rp13 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lonjakan jumlah pasien mendorong RSUD Kota Madiun menambah kapasitas layanan kesehatan dengan membangun gedung rawat inap baru senilai Rp13 miliar. Proyek pembangunan tersebut kini kembali memasuki tahap tender setelah sempat gagal lelang pada tahun lalu. Direktur RSUD Kota Madiun dr. Muhammad Nur mengatakan, gedung baru akan dibangun di area sekitar […]

    Bagikan
  • PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan melalui Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun menjadi tuan rumah Simposium Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT) ke-28 yang digelar Sabtu (30/08/2025). Simposium tahun ini mengusung tema “Railways as the Backbone of Indonesia’s Future Transport”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi […]

    Bagikan
expand_less