Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029, Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan, yang wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah terpilih. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan RPJMD 2025-2029 Kota Madiun pada Selasa (23/04/2025).

Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan pentingnya RPJMD sebagai pedoman pembangunan agar tetap linier, tidak hanya dengan kebijakan pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tetapi juga dengan kebutuhan dan harapan masyarakat Kota Madiun.

“RPJMD ini untuk memedomani kita semua. Arah pembangunan lima tahun ke depan harus jelas. Kota Madiun sudah saya susun, dan RPJMD-nya sudah linier antara pusat, provinsi, dan daerah,” jelas Wali Kota Madiun, Maidi.

Image Not Found
Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029, Surya – Sinergia

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu tujuan utama dari RPJMD adalah menjaga dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, Kota Madiun berada di papan tiga teratas di tingkat Jawa Timur. Maidi berharap pencapaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui prioritas pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Dengan simbolisasi ini, kita tinggal gas. Tujuan akhir kita adalah mempertahankan dan meningkatkan IPM. Itu sudah menjadi skala prioritas nasional,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, turut memberikan pandangannya terkait proses penyusunan dokumen ini. Menurutnya, RPJMD merupakan blueprint yang menggambarkan program-program kepala daerah selama lima tahun ke depan.

“Saat ini masih tahap rancangan awal (ranwal), selanjutnya masuk ke tahap kedua yaitu rancangan akhir (rankir). Harapan kami, dokumen ini nanti jadi acuan utama kepala daerah. Jangan sampai ada program yang muncul tiba-tiba, tidak tertuang dalam RPJMD,” ujar Armaya.

DPRD sendiri menilai isi RPJMD sudah mengakomodasi kebutuhan dan visi kepala daerah. Ke depan, pengawasan akan terus dilakukan agar pelaksanaan program benar-benar sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah disepakati.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pelarian Daniel Sakti Kusuma Wijaya alias Lete akhirnya terhenti. Tersangka dugaan perbuatan melawan hukum dalam pemberian kredit di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Pasar Pon Ponorogo itu berhasil diringkus tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Penangkapan tersebut mengakhiri status Daftar Pencarian Orang (DPO) […]

    Bagikan
  • Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polres Magetan menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang digelar serentak di dua titik pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan berlangsung di PG Poerwodadi Glodok, Kecamatan Karangrejo, serta di PT. Admira (Alam Damai Mitra Raya), Kecamatan Sukomoro. Ratusan buruh dari masing-masing perusahaan mengikuti apel […]

    Bagikan
  • AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan berdirinya Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (22/08/2025). Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan berbagai stan yang memamerkan beras, gula, minyak goreng, bawang, serta produk […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur. Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan […]

    Bagikan
expand_less