Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
- visibility 24
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Ngawi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan tidak biasa pada Selasa (13/05/2025). Seorang pria lanjut usia asal Kecamatan Jogorogo datang ke Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi untuk meminta bantuan melepaskan pipa paralon yang terjebak di alat kelaminnya.
Petugas penyelamatan segera melakukan evakuasi menggunakan alat pemotong mini (mini grinder), dengan pendampingan tim medis dari RS Widodo Ngawi. Proses pelepasan berlangsung lancar dan berhasil dilakukan sekitar pukul 05.30 WIB.
Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Kabupaten Ngawi, Purwanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pria berinisial S (65) datang sendiri ke kantor Damkar sekitar pukul 04.35 WIB dalam kondisi kesakitan setelah dua hari memasang pipa paralon di organ vitalnya.
“Yang bersangkutan mengaku melakukan tindakan tersebut sebagai upaya mengendalikan hasratnya. Namun setelah dua hari, ia mengalami pembengkakan hebat dan tidak bisa buang air kecil,” jelas Purwanto.
Karena kondisi sudah cukup parah dan memerlukan tindakan medis lebih lanjut, petugas Damkar memutuskan membawa pria tersebut ke RS Widodo untuk proses pelepasan dengan bantuan tenaga medis profesional.
“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar, dan pasien menyampaikan terima kasih serta berjanji tidak akan mengulangi tindakan yang membahayakan dirinya,” tambahnya.
Purwanto juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menghadapi dorongan emosional atau psikologis yang ekstrem.
“Jika mengalami kondisi serupa atau dorongan yang sulit dikendalikan, sebaiknya dikendalikan dengan pendekatan spiritual, istighfar, atau konsultasi ke pihak berkompeten, bukan dengan tindakan yang berisiko seperti ini,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak melakukan eksperimen yang membahayakan kesehatan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mencari bantuan profesional saat menghadapi situasi darurat.
Kusnanto – Sinergia
- Penulis: Kusnanto


