Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua pelaku orderan fiktif di gelandang ke Polsek Taman, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun.

Koordinator Gojek Kota Madiun, Loid Darmanto (44) menyebutkan bahwa korban sementara berjumlah 8 orang. Ia juga menegaskan bahwa para driver mengalami kerugian sebesar Rp. 250 ribu per orang.

“Order fiktif ini sudah terjadi di Solo, Semarang, dan terakhir di Madiun. Ini sudah kami laporkan dan kami koordinasikan. Pelaku ini order dagangannya sendiri. Kemudian barang dikirim ke alamat yang tidak jelas,” terang Loid.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Kamis (15/05/2025) pukul 11.30 WIB ketika driver ojol yang mendapatkan orderan fiktif tersebut di salah satu penginapan yang ada di Kota Madiun. Para ojol yang geram pun mendatangi para pelaku dan meminta pertanggungjawaban. Karena tidak dapat memberikan tuntutan para ojol, keduanya pun dibawa ke Polsek Taman.

“Nanti untuk riwayat-riwayat ordernya akan kami mintakan ke kantor pusat. Itu nanti sebagai bukti untuk kami serahkan kepada kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Taman, AKP Jumianto Nugroho menjelaskan bahwa pelaku menggunakan aplikasi Gojek untuk membuat order fiktif layanan GoShop, dengan memesan barang dari toko online miliknya sendiri. Barang kemudian dikirim ke alamat yang tidak jelas, namun pelaku tetap mendapatkan uang penjualan dari sistem aplikasi, sementara para driver tidak menerima pembayaran dari pelanggan.

“Dia jual barang sendiri, lalu order sendiri lewat aplikasi. Tujuannya agar dagangannya terlihat laku. Tapi tempat pengiriman tidak jelas, dan akhirnya yang dirugikan adalah teman-teman driver,” ujar AKP Jumianto.

Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polres Madiun untuk penanganan lebih lanjut. Karena masih di bawah umur, kasus ini kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokok Ilegal Masih Marak, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Perkuat Penindakan

    Rokok Ilegal Masih Marak, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Perkuat Penindakan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai terus memperkuat langkah pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat menyoroti masih maraknya rokok tanpa pita cukai yang beredar di masyarakat. “Di lapangan semuanya tahu lah, masih banyak rokok tanpa pita cukai. Ini harus […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk bertolak menuju Arab Saudi pada Jumat (30/05/2025). Para jemaah terlebih dahulu menikmati sarapan yang telah disediakan Wyndham Hotel. Usai sarapan, seluruh jemaah berkumpul untuk berkoordinasi terkait keberangkatan menuju Makkah. Pimpinan Sindo Wisata Jawa Timur, H. Ulul Azmi memberikan beberapa arahan terkait perjalanan menju ke […]

    Bagikan
  • Belasan Chromebook Raib, Begini Tanggapan Dikbud Kab Madiun

    Belasan Chromebook Raib, Begini Tanggapan Dikbud Kab Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun, menyesalkan terjadinya pencurian disertai pembobolan, di SDN Tiron 02 Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026). Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun,Suparnoto, mengaku sudah sering menyampaikan imbauan kepada pihak sekolah. “Kami dari Dinas sudah sering mengingatkan agar tempat penyimpanan barang- […]

    Bagikan
  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi unjuk rasa digelar sejumlah elemen masyarakat baik mahasiswa, ojol hingga organisasi masyarakat lainnya di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Dalam aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan pelemparan batu hingga botol air ke arah polisi yang berjaga. Situasi kembali kondusif saat Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hingga memasuki pertengahan Agustus 2025, seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan belum diminati. Padahal, proses pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan berakhir pada 17 Agustus mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, mengungkapkan sampai 10 Agustus belum ada satu […]

    Bagikan
expand_less