Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua pelaku orderan fiktif di gelandang ke Polsek Taman, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun.

Koordinator Gojek Kota Madiun, Loid Darmanto (44) menyebutkan bahwa korban sementara berjumlah 8 orang. Ia juga menegaskan bahwa para driver mengalami kerugian sebesar Rp. 250 ribu per orang.

“Order fiktif ini sudah terjadi di Solo, Semarang, dan terakhir di Madiun. Ini sudah kami laporkan dan kami koordinasikan. Pelaku ini order dagangannya sendiri. Kemudian barang dikirim ke alamat yang tidak jelas,” terang Loid.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Kamis (15/05/2025) pukul 11.30 WIB ketika driver ojol yang mendapatkan orderan fiktif tersebut di salah satu penginapan yang ada di Kota Madiun. Para ojol yang geram pun mendatangi para pelaku dan meminta pertanggungjawaban. Karena tidak dapat memberikan tuntutan para ojol, keduanya pun dibawa ke Polsek Taman.

“Nanti untuk riwayat-riwayat ordernya akan kami mintakan ke kantor pusat. Itu nanti sebagai bukti untuk kami serahkan kepada kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Taman, AKP Jumianto Nugroho menjelaskan bahwa pelaku menggunakan aplikasi Gojek untuk membuat order fiktif layanan GoShop, dengan memesan barang dari toko online miliknya sendiri. Barang kemudian dikirim ke alamat yang tidak jelas, namun pelaku tetap mendapatkan uang penjualan dari sistem aplikasi, sementara para driver tidak menerima pembayaran dari pelanggan.

“Dia jual barang sendiri, lalu order sendiri lewat aplikasi. Tujuannya agar dagangannya terlihat laku. Tapi tempat pengiriman tidak jelas, dan akhirnya yang dirugikan adalah teman-teman driver,” ujar AKP Jumianto.

Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polres Madiun untuk penanganan lebih lanjut. Karena masih di bawah umur, kasus ini kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Prestasi ini menjadi raihan WTP ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2014. Meski kembali memperoleh opini tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah, BPK masih menemukan sejumlah catatan yang […]

    Bagikan
  • DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Luky Noviana Yuliasari. Ia dinyatakan melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena terbukti masih aktif sebagai pengurus partai politik saat mendaftar sebagai calon komisioner. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menekan rasio belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Hingga saat ini, porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen, melampaui batas maksimal 30 persen yang mulai diberlakukan pada 2027. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Serahkan SK Pengangkatan 37 PPPK,  Ingatkan Soal Disiplin dan Evaluasi Kinerja

    Wali Kota Maidi Serahkan SK Pengangkatan 37 PPPK,  Ingatkan Soal Disiplin dan Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 37 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Kamis (19/09/2025). Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi di Gedung GCIO. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, menjelaskan bahwa total formasi PPPK 2024 mencapai 276. Penyerahan kali ini merupakan lanjutan dari formasi […]

    Bagikan
  • Upaya Penyelundupan Narkotika Terungkap di Lapas Kelas IIB Ngawi

    Upaya Penyelundupan Narkotika Terungkap di Lapas Kelas IIB Ngawi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penyelundupan barang terlarang menghantui Lapas Kelas IIB Ngawi. Sejumlah paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika ditemukan petugas di beberapa titik area lapas pada Selasa (23/12/2025) lalu. Temuan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya upaya pelemparan barang terlarang oleh pihak luar yang hingga kini belum teridentifikasi. Kasus ini terungkap saat regu pengamanan melaksanakan […]

    Bagikan
  • Forkopimda Tinjau Pos Nataru dan Gereja, Bupati Madiun Tekankan Sinergi dan Kondusifitas

    Forkopimda Tinjau Pos Nataru dan Gereja, Bupati Madiun Tekankan Sinergi dan Kondusifitas

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun meninjau sejumlah pos pengamanan dan gereja menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Rabu (24/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah. Peninjauan yang dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto memulai dari […]

    Bagikan
expand_less