Berita Terkini
Trending Tags

Insiden Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 Justru Singgung Disiplin Berlalu Lintas

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pihak Polisi melakukan olah tkp, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Insiden berdarah di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/04/2025) kini ditangani pihak Polres Magetan. Penjaga perlintasan yang saat itu bertugas turut diamankan untuk dimintai keterangan. Pasalnya, saat insiden terjadi, palang pintu terbuka namun masih ada KA Malioboro ekspres yang melintas hingga berujung 7 sepeda motor tertabrak.

Dalam siaran pers terbaru yang dikeluarkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun malah menyinggung soal disiplin berlalu lintas. Selain itu, pihak KAI juga menekankan pentingnya memahami karakteristik perjalanan kereta api yang tidak memungkinkan untuk berhenti secara mendadak. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memprioritaskan laju kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintasi perlintasan sebidang, untuk selalu patuh pada rambu-rambu dan aturan lalu lintas. Kedisiplinan ini sangat penting demi keselamatan bersama,” ujar Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun dalam siaran persnya.

Terkait, dugaan kelalaian petugas jaga JPL 08 Stasiun Magetan pun tidak ada keterangan dalam siaran pers tersebut. Daop 7 malah menyampaikan kerusakan dan keterlambatan kedatangan KA Malioboro Ekspres usai menabrak 7 kendaraan roda dua.

“Kami tegaskan kembali, palang pintu dan petugas penjaga hanya berfungsi sebagai alat bantu. Sumber keselamatan utama di perlintasan tetap terletak pada kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas, termasuk rambu berhenti (STOP),” tambah Zainul.

KAI Daop 7 Madiun saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menangani dampak dari insiden tersebut. Korban kecelakaan telah mendapat penanganan di beberapa fasilitas kesehatan diantaranya : 5 orang dirawat di RSUD dr. Sayidiman Magetan, 2 orang di RSAU dr. Efram Harsana, 1 orang di RSUD dr. Soedono, dan 1 orang lainnya di Puskesmas Karangrejo.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • 462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 462 atlet bulu tangkis dari berbagai kelompok usia meramaikan Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I yang digelar di GOR Bulu Tangkis Wilis, Kota Madiun Senin (2/2/2026). Ajang ini tercatat sebagai salah satu turnamen bulu tangkis terbesar di Kota Madiun dan menjadi wadah pembinaan serta kompetisi bagi atlet muda hingga […]

    Bagikan
  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Pasar Janti Dibongkar, DPRD Ponorogo: Jangan Lagi Ada Warung Remang-Remang

    Pasar Janti Dibongkar, DPRD Ponorogo: Jangan Lagi Ada Warung Remang-Remang

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasar Janti di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi dibongkar oleh Pemerintah Desa pada Selasa (26/08/2025). Pembongkaran ini dilakukan setelah muncul dugaan kuat bahwa pasar desa tersebut beralih fungsi menjadi tempat praktik prostitusi berkedok warung kopi. Pantauan di lokasi, satu unit alat berat diturunkan untuk merobohkan bangunan yang berdiri di […]

    Bagikan
  • DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026). Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan […]

    Bagikan
  • Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 […]

    Bagikan
expand_less