Berita Terkini
Trending Tags

Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Khofifah hadiri sertijab bupati magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025).

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang tersedia sangat terbatas dan dibutuhkan koordinasi cepat lintas sektor.

“Sertijab paling lambat 14 hari setelah pelantikan. Karena pelantikan dilaksanakan Jumat lalu, maka Senin ini sudah kita lakukan sertijab agar masih bisa digunakan untuk koordinasi teknis terkait RPJMD,” kata Khofifah.

Menurutnya, RPJMD harus merujuk pada dokumen perencanaan nasional dan provinsi, yakni RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur, serta selaras dengan visi-misi presiden (Asta Cita) dan program prioritas provinsi (Nawa Bhakti Satya). Sinkronisasi ini penting karena RPJMD akan menjadi dasar penyusunan RKPD hingga RAPBD kabupaten.

“RPJMD ini waktunya sangat mepet, meskipun secara aturan diberikan enam bulan. Tapi kalau ditunda sampai enam bulan, RAPBD tidak akan terkejar. Jadi harus gerak cepat,” jelasnya.

Gubernur Khofifah juga menyinggung soal pentingnya mengintegrasikan program-program prioritas nasional dan provinsi dalam dokumen perencanaan daerah, termasuk program MBG (Makan Bergizi Gratis), KMP (Koperasi Merah Putih), dan Sekolah Rakyat yang dinilai strategis untuk percepatan pembangunan SDM dan pengentasan kemiskinan.

Di akhir sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa meskipun isu retreat kepala daerah sempat disinggung Presiden RI sebagai forum tahunan untuk memperkuat sinergi pusat-daerah, namun hal tersebut masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Yang paling penting sekarang adalah menyelaraskan semua dokumen perencanaan, agar Magetan bisa segera berlari mengejar ketertinggalan,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Sebanyak 12.236 batang rokok ilegal tanpa pita cukai diamankan Petugas gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun. Puluhan ribu barang siap jual tersebut ditemukan saat pemeriksaan sebuah toko plastik di Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa tertempernya seseorang oleh KA 251B Jayakarta di perlintasan sebidang JPL 121 Km 151+1/9 petak jalan Caruban–Babadan, Kamis (12/2/2026) lalu. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa seluruh petugas saat kejadian tersebut […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketenangan lokasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, terusik dengan insiden mengejutkan pada Minggu (9/11/2025) siang. Seorang wisatawan asal Ponorogo, Wahyu Eko Apriliyono (34), ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan kawasan tikungan selatan Hotel Kintamani. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Plaosan, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa itu bermula saat Wahyu datang […]

    Bagikan
  • Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas pemerintahan di Gedung DPRD Kota Madiun dipastikan segera berjalan kembali usai kericuhan yang menimbulkan kerusakan. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa ruang paripurna yang terdampak kini sudah siap difungsikan kembali. “Besok, fasilitas dapat digunakan untuk rapat Badan Musyawarah yang sebelumnya sempat tertunda,” ungkapnya, Senin (01/09/2025). Rehabilitasi fasilitas negara […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
expand_less