Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Musyawarah Desa untuk koperasi merah putih, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM).

Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, mengatakan bahwa hingga akhir Mei 2025, proses musyawarah desa khusus (musdesus) sebagai tahap awal pembentukan koperasi telah mencapai hampir 50 persen.

“Musdesus sudah berjalan di hampir separuh dari 206 desa dan kelurahan. Kami targetkan seluruhnya rampung sebelum 31 Mei. Tim kami diterjunkan maksimal untuk mendampingi proses tersebut,” ujar Agus, Kamis (29/05/2025).

Dalam setiap musdessus, pihaknya juga menghadirkan notaris agar pembentukan koperasi bisa langsung ditindaklanjuti dengan pembuatan akta pendirian.

“Kalau musdesus sudah selesai dan ada berita acaranya, akta koperasi bisa langsung diproses oleh notaris,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan keleluasaan kepada desa untuk memilih notaris, selama notaris tersebut memiliki kewenangan menerbitkan akta koperasi.

“Tidak semua notaris punya sertifikat penerbitan akta koperasi. Tapi kami beri kebebasan, yang penting notaris tersebut memang berwenang,” tambahnya.

Terkait pembiayaan, Agus memastikan seluruh biaya pembuatan akta notaris akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun untuk seluruh desa dan kelurahan di 15 kecamatan.

“Kemarin memang ada beberapa desa yang sempat mau dibiayai provinsi, tapi agar tidak menimbulkan kesenjangan, akhirnya semua ditanggung Pemda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa peran Disperdagkop UM akan menjadi lebih intens setelah koperasi terbentuk.

“Setelah akta jadi dan koperasi berdiri, kami yang akan melakukan pembinaan dan pendampingan. Termasuk pelatihan SDM dan penguatan kelembagaan koperasi,” terangnya.

Ia juga menekankan bahwa koperasi Merah Putih berbeda dari koperasi pada umumnya. Jika biasanya keanggotaan koperasi bersifat terbuka lintas wilayah, koperasi Merah Putih hanya diperuntukkan bagi warga desa setempat.

“Anggotanya harus warga desa itu sendiri. Tidak boleh dari desa lain. Ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa,” tegas Agus.

Disperdagkop UM menargetkan seluruh koperasi Merah Putih telah memiliki badan hukum pada akhir Juni 2025. Setelah itu, kewajiban-kewajiban koperasi seperti Rapat Anggota Tahunan (RAT) akan menjadi perhatian utama dalam pembinaan lanjutan.

“Kalau nanti koperasi tidak berjalan, tugas kami mencarikan solusi. Karena pengembangannya adalah tanggung jawab kami,” tutup Agus.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terminal Seloaji Ponorogo Alami Lonjakan Penumpang Selama Libur Panjang

    Terminal Seloaji Ponorogo Alami Lonjakan Penumpang Selama Libur Panjang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo mencatat lonjakan jumlah penumpang selama libur panjang memperingati Isra’ Mi’raj yang berlanjut dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2025. Kenaikan penumpang bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Seloaji, Purwanto, menyampaikan bahwa libur panjang ini berdampak signifikan terhadap jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • Kasus Warga Madiun Hilang di Korea Belum Terungkap, Disnaker Jatim: Belum Bisa Disimpulkan Ingin Jadi Pekerja Ilegal

    Kasus Warga Madiun Hilang di Korea Belum Terungkap, Disnaker Jatim: Belum Bisa Disimpulkan Ingin Jadi Pekerja Ilegal

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Misteri hilangnya Femas Yani Arianto (22), warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan masih belum menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum menyimpulkan motif di balik hilangnya pemuda tersebut, termasuk dugaan bahwa ia sengaja menghilang untuk bekerja secara ilegal. Kepala Bidang Penempatan dan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Bakti Religi Serentak, Bersihkan Masjid dan Mushola Sambut Ramadhan 1447 H

    Polres Magetan Gelar Bakti Religi Serentak, Bersihkan Masjid dan Mushola Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Magetan bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan bakti religi berupa membersihkan masjid dan mushola di berbagai titik wilayah Kabupaten Magetan. Kegiatan serentak ini menjadi bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah selama Ramadhan. Personel Polres dan Polsek tampak kompak melakukan pembersihan […]

    Bagikan
  • Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sudah lebih dari dua pekan, warga kesulitan mendapatkan gas melon tersebut di tingkat pengecer. Hal itu membuat sebagian dari warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Di Desa Wonokerto, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan–Plaosan, tepatnya di jalan lama depan TB Putra Jagoan, Dusun Mandoran, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat (19/6/2026) dini hari. Sebuah mobil Honda Civic terbalik setelah menabrak kendaraan yang sedang terparkir di tepi jalan. Peristiwa tersebut melibatkan Honda Civic bernomor polisi AE 1141 RK yang […]

    Bagikan
expand_less