Berita Terkini
Trending Tags

Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa.

Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang agama dan pendidikan. Mereka diajak mendalami kembali peran Pancasila di tengah dinamika sosial dan politik Indonesia saat ini. Agnes Adhana, perwakilan panitia, menyebut bahwa sarasehan ini bertujuan untuk menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dan nyata, bukan sekadar simbol atau jargon.

“Harapannya, nilai-nilai Pancasila tidak sekadar dikenang, tapi benar-benar dirasakan dan dihidupi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Agnes.

Salah satu narasumber, Antonius V. Eresto Gaudiawan, dosen STKIP Widya Yuwana Madiun, menekankan pentingnya harapan sebagai kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi tantangan bangsa.

“Kondisi negara kita mungkin tidak sedang baik-baik saja. Tapi sebagai orang beriman, kita tidak boleh kehilangan harapan. Harapan itu muncul dari diri kita sendiri. Dan tugas generasi muda adalah menghidupi nilai-nilai Pancasila setiap hari, bukan hanya saat upacara,” paparnya.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga berani mengkritisi kebijakan yang menyimpang dari nilai keadilan, kemanusiaan, dan persatuan. Senada dengan itu, Hayyik Ali Muntaha Mansur, dosen IAIN Ponorogo, mengajak peserta merefleksikan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan paling dekat: keluarga dan lingkungan sekitar.

“Apakah keadilan, persatuan, dan ketuhanan sudah hadir di rumah kita? Kalau tidak, berarti kita belum benar-benar menjalankan Pancasila. Bahkan Bung Karno pernah mengatakan, kalau lima sila terlalu banyak, ambil tiga: sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, dan ketuhanan. Kalau masih berat juga, ambil satu: gotong royong,” jelas Hayyik.

Gotong royong, menurutnya, bukan sekadar kerja bersama, tetapi semangat saling menopang dalam suka dan duka demi kebaikan semua, bukan hanya golongan tertentu.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang perayaan Natal, aparat gabungan melakukan sterilisasi di seluruh gereja yang ada di Kabupaten Ponorogo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal. Proses sterilisasi dilakukan oleh petugas Samapta Polres Ponorogo dengan menyisir setiap sudut gereja secara menyeluruh. Petugas menggunakan metal detector serta kaca inspeksi […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Ngawi, Sugiharto Isman Satromiharjo (59), meninggal dunia saat akan menjalani ibadah wukuf di Arafah, Kamis (05/06/2025). Almarhum diduga mengalami sesak napas parah disertai lonjakan kadar gula darah. Sugiharto merupakan warga Perumahan Griya Rahayu, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, dan tergabung dalam […]

    Bagikan
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Bojonegoro – Pencarian terhadap RA (14) asal Ngawi yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun berujug duka. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (14/4/2025) sore. Seorang pekerja proyek bendungan melihat benda mencurigakan mengambang di permukaan air. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad manusia. Tim SAR gabungan […]

    Bagikan
  • Menapaki Kesabaran Ziarah Tahunan ke Gunung Nglarangan Ponorogo

    Menapaki Kesabaran Ziarah Tahunan ke Gunung Nglarangan Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan umat Muslim dari berbagai daerah di wilayah Mataraman, Jawa Timur, memadati jalur pendakian Gunung Nglarangan atau dikenal pula sebagai Gunung Gombak, di Desa Nglarangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Minggu (13/07/2025). Mereka adalah jemaah zikir Sewulan yang dirintis oleh Almarhum K.H. Makruf Nawawi, berkumpul untuk melakukan ziarah ke makam Eyang Tumenggung […]

    Bagikan
  • Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Jumat (17/10/2025) sore. Akibatnya, sebuah rumah milik warga Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, rusak tertimpa pohon berusia ratusan tahun yang tumbang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih 30 menit. Pohon besar yang […]

    Bagikan
  • Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less