Berita Terkini
Trending Tags

Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah balon udara tanpa awak jatuh di pemukiman warga, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara jatuh di pemukiman warga di Kelurahan Tonatan Kecamatan Kota, Ponorogo Jawa Timur pada Sabtu (07/06/2025) sekitar pukul 6.00 WIB. Jatuhnya balon udara itu terekam kamera warga dan viral di media sosial. Balon dengan tinggi sekitar 7 meter dan diameter 3 meter tersebut jatuh menimpa rumah milik Parni (40).

“Tadi saya lagi bersihkan sayur. Terdengar suara teriak-teriak saya lihat ada balon jatuh di atas rumah. Apinya masih nyala sempat saya siram air juga,” ungkap Parni.

Meski api tidak terlalu besar, namun sejumlah petasan ditemukan belum meledak. Hal itu dinilai membahayakan jika meledak di rumah warga ataupun banyak anak-anak yang mengejar saat balon itu hendak jatuh.

“Tadi masih ada petasan tapi belum meletus ada 10 biji ada yang besar. Kemungkinan balon baru di terbangkan. Tau tau jatuh di atap rumah. Ada anak kecil juga kalau meletus kan kasian,” imbunya.

Sementara itu, pihak kepolisian yang datang di lokasi kejadian langsung mengamankan balon udara tersebut. Hal itu agar tidak ada lagi yang akan menerbanhkan balon tersebut.

“Tadi ada laporan dari masyarakat sekitar jam 6 pagi di temukan balon udara jatuh yang menimpa rumah pak parni di area pekarangan. Balon ini sudah di padamkan oleh pak parni menggunakan air. Selanjutnya barang bukti kita amankan ke polsek kota,” terang Aiptu Hartono, KASPKT Polsek Kota Ponorogo

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melepaskan balon udara secara ilegal. Terutama yang dilengkapi petasan karena membahayakan keselamatan dan melanggar hukum.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan pencarian terhadap A, terduga pelaku pembunuhan Nur Aini (55) yang ditemukan tewas berlumuran darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Pencarian bahkan meluas hingga ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selama sepekan penyisiran di kawasan Tebing Watusigar, Kapanewon Girisubo, petugas menemukan […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Inspiratif! Seorang Guru Sulap Dak Lantai Tiga Jadi Kebun Ketahanan Pangan, Tanam Karakter Siswa Lewat Praktik Nyata

    Inspiratif! Seorang Guru Sulap Dak Lantai Tiga Jadi Kebun Ketahanan Pangan, Tanam Karakter Siswa Lewat Praktik Nyata

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik. Pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, hingga jiwa kewirausahaan membutuhkan pengalaman langsung yang dapat dirasakan peserta didik. Semangat tersebut sejalan dengan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Program ini mendorong sekolah menghadirkan […]

    Bagikan
  • Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah personil BPBD Kota Madiun bersama PLN UP3 Madiun ramai-ramai mendatangi Embung Pilangbango Kota Madiun pada Selasa (04/02/2025). Dengan cepat dan tanggap, mereka melakukan evakuasi kebencanaan. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dapat dilaksanakan dengan aman. Ya, itu tadi merupakan kegiatan simulasi tanggap darurat banjir di Embung Pilangbango. Kegiatan ini […]

    Bagikan
  • Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat, hingga akhir Januari 2026, jumlah pemesanan tiket telah menembus 19.110 pelanggan. Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan penumpang untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni mulai 11 Maret […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian yang dilakukan sekelompok emak-emak di sebuah minimarket wilayah Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera pengawas atau CCTV. Para pelaku yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki itu menjalankan aksinya dengan modus terstruktur dan rapi. Mereka menyasar susu kemasan dan menyembunyikannya di balik rok pelaku perempuan. Kejadian […]

    Bagikan
expand_less