Berita Terkini
Trending Tags

Peringati Bulan Suro, Prosesi Jamasan Burung Perkutut Penuh Makna Filosofi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses jamasan perkutut katuranggan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah atau bagi orang Jawa dikenal bulan Suro, komunitas Pecinta Burung Perkutut (Pecintut) Kota Madiun menggelar serangkaian acara budaya yang sarat makna. Kegiatan utama berupa jamasan atau ritual memandikan burung perkutut katuranggan, serta pameran dan pelepasan burung, dilaksanakan pada Jumat (27/06/2025) di Jalan Makam Tentara, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam prosesi jamasan tersebut, sekitar 15 burung perkutut katuranggan dimandikan secara khusus dengan tata cara mirip penjamasan pusaka, untuk membersihkan energi negatif dan menumbuhkan energi positif yang selaras dengan pemiliknya.

Wali Kota Madiun, Maidi, turut hadir dan secara simbolis membuka kegiatan dengan membunyikan gong. Ia menyampaikan apresiasi atas pelestarian budaya lokal yang semakin menggeliat di tengah masyarakat.

“Karena salah satu visi-misi saya adalah menjadikan Madiun sebagai kota berbudaya, maka semua budaya yang ada kita giatkan. Budaya jamasan perkutut ini bagus, apalagi dilaksanakan tepat di momen Satu Suro. Kegiatan seperti ini harus kita besarkan agar menjadi agenda tahunan,” ungkap Maidi.

Sementara itu panitia acara, Ki Wisnu Sejati, menjelaskan bahwa jamasan burung perkutut bukan sekadar tradisi, melainkan juga bentuk pelestarian nilai-nilai filosofis Jawa. Menurutnya, burung perkutut memiliki beragam jenis katuranggan seperti Songgo Ratu, Sriwiti, hingga Wisnu Murti, yang masing-masing mencerminkan karakter dan perjalanan hidup manusia.

“Jamasan ini rutin kita adakan setiap Satu Suro, dan tahun ini adalah yang kedua kalinya. Tema yang kita usung adalah ‘Madiun Berbudaya’ dengan nuansa Mataraman. Burung perkutut bukan hanya hewan peliharaan biasa, tetapi dipercaya membawa filosofi dan keberuntungan, terutama bagi masyarakat Jawa,” jelasnya.

Selain jamasan, rangkaian kegiatan juga mencakup pelepasan burung perkutut ke alam bebas sebagai upaya pelestarian, pameran burung katuranggan, serta ritual selamatan sebagai bentuk syukur dan pelestarian budaya.

Acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dan mendapat sambutan antusias dari warga. Diharapkan, kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya dan menjadi salah satu ikon budaya Kota Madiun.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan […]

    Bagikan
  • Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi Labuhan Sarangan kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Magetan pada Jumat (16/08/2026). Bukan sekadar ritual tahunan, kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas karunia alam sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa Labuhan Sarangan memiliki makna […]

    Bagikan
  • Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi […]

    Bagikan
  • Harga Ayam Potong di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kilogram, Pedagang Kuliner Tertekan

    Harga Ayam Potong di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kilogram, Pedagang Kuliner Tertekan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Pada Selasa (18/8/2026), harga ayam potong di Pasar Besar Ngawi mencapai Rp43 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut jauh di atas kondisi normal yang biasanya berada di […]

    Bagikan
  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Pemerintah Kecamatan Kare tengah memfokuskan perhatian pada dua hal utama dalam pembangunan daerah, yakni infrastruktur pertanian dan program sosial untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kedua program ini menjadi prioritas dalam rangka mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan […]

    Bagikan
expand_less