Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Peringati Bulan Suro, Prosesi Jamasan Burung Perkutut Penuh Makna Filosofi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses jamasan perkutut katuranggan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah atau bagi orang Jawa dikenal bulan Suro, komunitas Pecinta Burung Perkutut (Pecintut) Kota Madiun menggelar serangkaian acara budaya yang sarat makna. Kegiatan utama berupa jamasan atau ritual memandikan burung perkutut katuranggan, serta pameran dan pelepasan burung, dilaksanakan pada Jumat (27/06/2025) di Jalan Makam Tentara, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam prosesi jamasan tersebut, sekitar 15 burung perkutut katuranggan dimandikan secara khusus dengan tata cara mirip penjamasan pusaka, untuk membersihkan energi negatif dan menumbuhkan energi positif yang selaras dengan pemiliknya.

Wali Kota Madiun, Maidi, turut hadir dan secara simbolis membuka kegiatan dengan membunyikan gong. Ia menyampaikan apresiasi atas pelestarian budaya lokal yang semakin menggeliat di tengah masyarakat.

“Karena salah satu visi-misi saya adalah menjadikan Madiun sebagai kota berbudaya, maka semua budaya yang ada kita giatkan. Budaya jamasan perkutut ini bagus, apalagi dilaksanakan tepat di momen Satu Suro. Kegiatan seperti ini harus kita besarkan agar menjadi agenda tahunan,” ungkap Maidi.

Sementara itu panitia acara, Ki Wisnu Sejati, menjelaskan bahwa jamasan burung perkutut bukan sekadar tradisi, melainkan juga bentuk pelestarian nilai-nilai filosofis Jawa. Menurutnya, burung perkutut memiliki beragam jenis katuranggan seperti Songgo Ratu, Sriwiti, hingga Wisnu Murti, yang masing-masing mencerminkan karakter dan perjalanan hidup manusia.

“Jamasan ini rutin kita adakan setiap Satu Suro, dan tahun ini adalah yang kedua kalinya. Tema yang kita usung adalah ‘Madiun Berbudaya’ dengan nuansa Mataraman. Burung perkutut bukan hanya hewan peliharaan biasa, tetapi dipercaya membawa filosofi dan keberuntungan, terutama bagi masyarakat Jawa,” jelasnya.

Selain jamasan, rangkaian kegiatan juga mencakup pelepasan burung perkutut ke alam bebas sebagai upaya pelestarian, pameran burung katuranggan, serta ritual selamatan sebagai bentuk syukur dan pelestarian budaya.

Acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dan mendapat sambutan antusias dari warga. Diharapkan, kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya dan menjadi salah satu ikon budaya Kota Madiun.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengadilan Agama Kabupaten Madiun mengeksekusi sebuah bangunan rumah di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Senin (28/04/2025). Tindakan eksekusi ini merupakan buntut dari perceraian antara Edi Prastyo dan Tutik Rofiati. Eksekusi berdasarkan permohonan yang diajukan Edi Prastyo melalui perkara Nomor: 2/Pdt.Eks/2025/PA.Kab.Mn. Bangunan yang dibongkar merupakan rumah permanen satu lantai […]

    Bagikan
  • Kaca Bus Restu Panda Pecah Dipukul Sopir Truk di Madiun, Polisi  Mediasi Dua Pihak

    Kaca Bus Restu Panda Pecah Dipukul Sopir Truk di Madiun, Polisi  Mediasi Dua Pihak

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Warga Kabupaten Madiun dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan aksi seorang pria memecahkan kaca Bus Restu Panda. Pria tersebut diduga merupakan sopir truk yang terlibat perselisihan dengan bus. Peristiwa itu terjadi di wilayah Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (15/8/2026). Bus Restu Panda diketahui melayani rute Surabaya-Magetan. Dalam video yang […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas. Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga […]

    Bagikan
  • Tabebuya Kian Mempercantik Kota Madiun, Pemkot Perbanyak Penanaman Baru

    Tabebuya Kian Mempercantik Kota Madiun, Pemkot Perbanyak Penanaman Baru

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus memperluas program penghijauan dengan menambah penanaman pohon tabebuya di sejumlah ruas jalan dan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penanaman berikutnya adalah Jalan Ahmad Yani. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum, RTH, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan […]

    Bagikan
expand_less