Berita Terkini
Trending Tags

Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran.

Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menyoroti buruknya sistem pengendalian internal (SPI), terutama dalam pengelolaan retribusi di sektor wisata unggulan seperti Telaga Sarangan yang masih dijalankan secara manual.

“Bayar tiket, langsung masuk. Tidak ada sistem kontrol yang jelas di pintu masuk. Ini rawan sekali kebocoran,” ujar Didik di hadapan forum sidang paripurna.

Dorongan agar digitalisasi sistem retribusi segera diterapkan sudah lama disuarakan DPRD, namun hingga kini belum terealisasi. Didik menilai hal ini menunjukkan kurangnya komitmen dari pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan profesional.

Kritik tak hanya berhenti di sektor pariwisata. Fraksi Golkar juga menyorot buruknya kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Magetan yang dinilai tidak sebanding dengan besarnya penyertaan modal yang telah digelontorkan pemerintah daerah.

“PDAM sudah dua kali menerima penyertaan modal miliaran rupiah, tapi kontribusinya ke PAD nyaris tak terasa. Bupati harus berani melakukan evaluasi total. Jangan sampai hanya jadi penyalur air biasa,” tegas Didik.

Ia mencontohkan bagaimana daerah lain telah memaksimalkan potensi usaha air, seperti pengembangan unit bisnis air minum dalam kemasan (AMDK), air tangki, hingga es kristal. Magetan, kata dia, perlu lebih progresif dan tidak tertinggal dari daerah yang bahkan lebih kecil.

Lebih jauh, Fraksi Golkar menyoroti lemahnya struktur PAD yang hanya menyumbang sekitar 13 persen dari total APBD. Didik memperingatkan bahwa ketergantungan pada transfer dari pemerintah pusat sangat berisiko.

“Kalau dana pusat terpangkas, kita bisa kolaps. Ini situasi serius, bukan sekadar kritik basa-basi,” katanya.

Ia juga menaruh harapan besar pada duet kepemimpinan baru Bupati Suprawoto Mantri dan Wakil Bupati Suyad Waluyo. Menurutnya, sudah waktunya birokrasi Magetan berbenah dan memprioritaskan reformasi manajemen keuangan daerah.

“Bu Mantri dan Kang Suyad harus berani menata ulang. Jangan sampai uang rakyat hanya menjadi beban, bukan menjadi sumber pemasukan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Menanggapi penyebaran penyakit yang menyerang ternak sapi di sejumlah wilayah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menginstruksikan agar vaksinasi terhadap sapi segera dilakukan secara serentak. Instruksi ini muncul setelah adanya laporan kematian sapi di beberapa desa. (03/01/2025) “Saat ini, kami masih mencatat data dari Dinas Pertanian mengenai jumlah sapi yang mati. Di Slahung, baru […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan Suran Agung yang digelar oleh PSHW-Tunas Muda, Polres Madiun Kota akan menutup beberapa ruas jalan strategis pada Minggu, (06/07/2025) mendatang. Salah satu ruas jalan yang akan ditutup total adalah Jalan Ring Road, yang menjadi jalur utama kegiatan Suran Agung di Kota Madiun. Kasatlantas […]

    Bagikan
  • Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen Hari Raya IdulFitri 1446 H dimanfaatkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh pendahulu. Pada Jumat (11/4/2025), Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi memimpin rombongan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Kunjungan […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
  • Pendaftaran Jalur Offline PPDB Kota Madiun Ditutup, Pendaftar SMP Lebihi Pagu, SD Masih Tersisa Kuota

    Pendaftaran Jalur Offline PPDB Kota Madiun Ditutup, Pendaftar SMP Lebihi Pagu, SD Masih Tersisa Kuota

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Pendidikan Kota Madiun resmi menutup pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur offline pada Selasa (17/06/2025). Jalur ini telah dibuka sejak 16 Juni 2025, khusus untuk siswa dari wilayah perbatasan yang memiliki prestasi di bidang akademik, seni, maupun olahraga dan prestasi lainnya. Kepala Bidang Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra […]

    Bagikan
  • Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Madiun dipastikan tetap berjalan normal meski Kecamatan Kartoharjo hanya memiliki satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, yakni SMP Negeri 8 Madiun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menegaskan kondisi tersebut selama ini tidak menimbulkan persoalan serius karena akses antarwilayah […]

    Bagikan
expand_less