Berita Terkini
Trending Tags

Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan tengah mengalami transformasi signifikan. Tak hanya fokus pada pelajaran konvensional, para guru kini sedang dibekali keterampilan masa depan pemrograman (koding) dan kecerdasan artifisial (AI).

Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuannya adalah menyiapkan para pendidik agar mampu mengajarkan literasi digital dan teknologi canggih kepada siswa sejak dini.

“Setiap jenjang punya pendekatan yang berbeda. Di SD, SMP, SMA, dan SMK, kurikulum serta materi pelatihan telah dirancang sesuai tingkat kesiapan peserta didik,” jelas Heru Iriawan, fasilitator pelatihan, saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Pelatihan guru dibagi dalam fase-fase pembelajaran. Fase C ditujukan untuk guru SD, fase D untuk SMP, fase E untuk SMA, dan fase F untuk SMK. Setiap peserta mengikuti pelatihan tatap muka selama lima hari, dilanjutkan dengan on-the-job training (OJT) selama kurang lebih dua setengah bulan.

Selama OJT, para guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga melakukan praktik langsung mengajar di kelas serta menjalani evaluasi berbasis video. Program ini ditutup dengan pelatihan in-service selama dua hari untuk memperkuat pengalaman praktik.

Seiring antusiasme yang tinggi, pelatihan ini juga dihadapkan pada kendala nyata di lapangan. Perbedaan kesiapan infrastruktur sekolah, terutama ketersediaan laboratorium komputer dan akses internet, menjadi tantangan tersendiri. Namun, para fasilitator menyiasatinya dengan pendekatan yang lebih fleksibel.

“Kami menggunakan aplikasi ringan dan metode offline, agar tetap bisa diterapkan meski tanpa fasilitas lengkap,” ujar Heru.

Rizki Dwi P., guru informatika dari SMP Negeri Nguntoronadi, mengakui bahwa memperkenalkan AI kepada siswa yang belum terbiasa menggunakan komputer merupakan tantangan besar.

“Banyak anak didik yang masih gagap teknologi. Tugas kita sebagai guru adalah menyederhanakan materi dan membuatnya relevan dengan kehidupan mereka,” tuturnya.

Melalui program ini, Kemendikbudristek ingin memperkuat literasi digital sejak jenjang pendidikan dasar. Diharapkan, siswa mampu memahami dan memanfaatkan teknologi secara kritis dan kreatif di masa depan.

“Magetan menjadi bagian dari langkah awal transformasi pendidikan nasional. Ini bukan sekadar proyek pelatihan, tapi pondasi bagi generasi yang siap menghadapi dunia digital,” pungkas Heru.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pencari ikan, Tatag Sugiarto (30), warga Desa Nunut, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditemukan tewas tersengat listrik di Sungai Sekayu, Desa Kranggan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, pada Minggu (27/04) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi masih memegang alat penyetrum ikan berupa aki yang dilengkapi dengan dua kabel. Diduga, korban tewas akibat […]

    Bagikan
  • Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Madiun tidak membuahkan hasil. Selain posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, kondisi cuaca mendung tebal turut menghambat proses rukyatul hilal yang digelar pada Selasa (17/2/2026) sore. Pemantauan dilakukan oleh Kementerian Agama bersama Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LFPCNU) […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

    Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Setelah satu bulan vakum, aktivitas tambang PT Putera Anugerah di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menggeliat. Suara alat berat kembali terdengar. Debu dan truk lalu lalang menghiasi jalan desa. Namun, kembalinya tambang itu justru menyisakan pertanyaan besar, apakah sudah berizin resmi? Di balik geliat aktivitas tambang, tidak sedikit […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 262 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mengikuti bimbingan manasik haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun yang berlangsung sejak Rabu (16/4/2025) hingga Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan pemberangkatan ke Tanah Suci yang dijadwalkan dimulai pada Mei mendatang. Bupati Madiun, Hari […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Rombongan pengantar jenazah terpaksa menyeberangi sungai berbatu karena dilarang melintasi jalan dan jembatan di depan rumah salah satu warga. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, saat jenazah Mulyadi (38), warga Desa Wates, hendak dimakamkan di […]

    Bagikan
expand_less