Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar.

Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 (Kecamatan Kawedanan), dan SDN Jomblang (Kecamatan Takeran). Dari ketiganya, SDN Jomblang menjadi perhatian serius karena sudah beberapa tahun tidak mendapat murid baru.

“SDN Jomblang itu hanya punya satu murid dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang murid tersebut pun sudah mengajukan pindah ke sekolah lain,” terang Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikpora Magetan, Irawan, saat ditemui Rabu (16/07/2025) siang.

Kondisi itu menyebabkan SDN Jomblang tidak menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini, lantaran dua tingkat kelas yang biasa mengikuti kegiatan tersebut – kelas 1 dan 2 – sudah tidak memiliki siswa aktif. Berbeda dengan SDN Jomblang, dua sekolah lain yakni SDN Mojorejo 2 dan SDN Bangsri 1 masih memiliki siswa kelas 2, sehingga MPLS tetap dijalankan meski tanpa siswa baru.

Di sisi lain, pelaksanaan SPMB 2025 di tingkat SD secara keseluruhan mencatatkan 4.353 siswa baru tersebar di 385 satuan pendidikan dengan 395 Rombongan Belajar (Rombel). Sementara, di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 5.286 siswa yang diterima di 39 satuan pendidikan dengan total 165 Rombel.

Meski angka penerimaan terlihat tinggi secara agregat, nyatanya banyak sekolah tidak memenuhi pagu Rombel. Hanya sekitar 25 SD dan 8 SMP negeri yang berhasil mengisi rombongan belajar sesuai kapasitas maksimal.

“Jumlah Rombel itu bervariasi, tergantung masing-masing sekolah. Tidak semua bisa memenuhi target karena sebaran murid tidak merata,” tambah Irawan.

Fenomena sepinya peminat ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Disdikpora Magetan. Irawan menyatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah dari sejumlah lembaga terdampak dan mengajak diskusi bersama warga dan pemangku kepentingan setempat.

“Kami terus mencari jalan keluar. Kami dorong sekolah-sekolah negeri, terutama di tingkat SD, agar lebih terbuka terhadap keinginan masyarakat. Misalnya, memperkuat kegiatan ekstrakurikuler agar bisa menarik minat,” tegasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri, sekaligus menyelamatkan sekolah-sekolah yang kini berada di ambang penutupan akibat minimnya jumlah siswa.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Adha, DKPP Madiun Gencar Pemeriksaan Kesehatan

    Jelang Idul Adha, DKPP Madiun Gencar Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun meningkatkan upaya pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan. Salah satu kegiatan dilakukan di Pasar Hewan Bajulan, Kecamatan Saradan, Selasa pagi (03/06/2025). Tim dokter hewan memeriksa dengan teliti kondisi fisik sapi dan kambing, mulai […]

    Bagikan
  • BKD Magetan Tunggu Pemeriksaan Dikpora Terkait Laporan PMI Terhadap Guru PPPK

    BKD Magetan Tunggu Pemeriksaan Dikpora Terkait Laporan PMI Terhadap Guru PPPK

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten (BKPSDM) Magetan belum mengambil tindakan terhadap NS, guru PPPK di salah satu SMP Negeri di Magetan yang dilaporkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi berinisial RW. Kepala BKPSDM Magetan Masruri mengatakan, laporan RW masih berada pada tahap awal. Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan […]

    Bagikan
  • KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | KPU Kota Madiun akan segera melakukan Rapat Pleno Terbuka terkait penetapan Walikota dan Wakil Walikota Madiun Pemilihan tahun 2024. Itu menyusul terbitnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK). KPU Kota Madiun telah menjadwalkan penetapan calon terpilih pada Kamis 9 Januari 2025. ‘’Kami sudah menerima BRPK pada 6 […]

    Bagikan
  • Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa remaja berinisial SD (14) di Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan resmi menetapkan BA (41), warga Kecamatan Bendo, sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik memastikan adanya bukti awal yang kuat terkait dugaan […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
expand_less