Berita Terkini
Trending Tags

Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain itu, pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai mitra pengelola sampah disebut telah merata hampir di seluruh desa.

Namun, kondisi di lapangan jauh dari harapan. Banyak fasilitas yang tidak difungsikan secara optimal. Sejumlah bangunan TPS 3R justru tampak mangkrak atau tidak aktif, dengan operasional yang lemah dan minim dampak nyata terhadap pengelolaan sampah.

Pemerhati lingkungan, Agus Pujiono, mengkritik keras pendekatan DLHKP yang dinilai hanya berorientasi pada proyek fisik. Menurutnya, program TPS 3R tampak seperti sekadar pemenuhan target proyek tanpa mempertimbangkan keberlanjutan.

“Ibarat orang lapar beli banyak makanan, tapi tidak dimakan karena sudah kenyang minum air putih. Banyak TPS 3R dibangun, tapi tidak dioperasikan optimal,” sindir Agus.

Ia menambahkan bahwa pembangunan KSM dan TPS 3R seringkali hanya menjadi ajang bagi-bagi proyek. Padahal, anggaran yang digunakan tidak sedikit. DLHKP dinilai juga belum mengimplementasikan secara optimal Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2019. Instruksi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis desa, termasuk pembentukan KSM, operasional TPS 3R, pengembangan bank sampah, serta pengolahan sampah organik oleh masyarakat.

Hingga pertengahan 2025, hanya sedikit contoh implementasi yang dianggap cukup berjalan, salah satunya TPS 3R Sarangan Asri di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Fasilitas ini selesai dibangun pada 2022, namun pemanfaatannya belum maksimal akibat kurangnya sosialisasi dan dukungan operasional.

Di tengah stagnasi pengelolaan TPS 3R, DLHKP justru lebih memprioritaskan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di Desa Botok. Padahal, TPA eksisting di Milangasri telah mengalami kelebihan kapasitas sejak 2019.

“Ngapain terus bahas lahan TPA, padahal pengelolaan sampah di tingkat desa juga belum dimaksimalkan. Harusnya dikuatkan dulu yang sudah ada,” tegas Agus.

Jika tidak segera dibenahi, program TPS 3R dikhawatirkan hanya akan menjadi proyek tanpa jejak manfaat nyata, meninggalkan beban baru dalam pengelolaan sampah di tingkat daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu pagi (23/11/2025). Berdasarkan keterangan saksi mata, Darwanto, kedua kendaraan melaju dalam arah yang sama. Truk box dengan nomor polisi F 8550 HU yang dikemudikan Isep (36), warga Cianjur, berada di depan. Di belakangnya, Innova B 1377 RKA […]

    Bagikan
  • Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan. Penyerahan yang dilakukan di Pendopo Surya Graha ini sebagai bagian dari program intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Timur. Salah satu penerima manfaat, Haning Susanti, […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Melonjak, Proyek Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda

    Harga Aspal Melonjak, Proyek Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah proyek perbaikan jalan di Kota Madiun terpaksa ditunda akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak langsung pada kenaikan harga aspal. Pemerintah daerah kini masih melakukan penyesuaian anggaran dan menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat terkait Standar Harga Satuan (SHS). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa robohnya bangunan gudang di SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, pada Minggu (12/4/2026) menjadi pengingat serius akan kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan yang masih memprihatinkan. Gudang sekolah yang sudah tua itu ambruk usai diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) […]

    Bagikan
  • Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengambil sikap pasca insiden puluhan anak keracunan usai menyantap nasi goreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025) lalu. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak Klecorejo yang mendistribusikan makanan tersebut sementara waktu ditutup. Penutupan diberlakukan mulai Jumat (28/11/2025) hingga batas waktu yang belum […]

    Bagikan
  • Tega! Bayi Ditemukan Terlantar di Sawah Hanya Berbalut Jaket dan Kardus

    Tega! Bayi Ditemukan Terlantar di Sawah Hanya Berbalut Jaket dan Kardus

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru berusia sekitar 40 hari. Saat ditemukan kondisinya terlantar di tengah pematang sawah. Bayi malang tersebut ditemukan pada Selasa pagi, 15 April 2025, sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi itu ditemukan oleh seorang warga yang tengah […]

    Bagikan
expand_less