Berita Terkini
Trending Tags

Tangis Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tangis haru warnai pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Suasana haru mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ponorogo, Jumat (01/08/2025). Tangis pecah saat para peserta didik harus berpisah dengan keluarga demi menempuh pendidikan berasrama di sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Sejak pagi, ratusan wali murid mengantar anak-anak mereka yang akan menempuh pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas (SMA). Momen mengharukan terjadi ketika siswa-siswi berpamitan dan memohon doa restu kepada orang tua mereka sebelum memasuki lingkungan asrama.

Meski terasa berat, banyak wali murid yang bersyukur anak-anak mereka mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan secara gratis di Sekolah Rakyat. Program ini dinilai sangat membantu terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Ya, sedikit terharu. Adik saya belum bisa mandiri. Tapi harapannya, dia di sini bisa lebih dewasa, mandiri, dan jadi pribadi yang lebih baik,” ujar Elis Setyawati, warga Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, yang mengantar adiknya masuk kelas 1 SMA program SR.

Elis menambahkan, adiknya sempat tidak sekolah karena keterbatasan biaya. Namun, berkat adanya Sekolah Rakyat, adiknya kini bisa kembali menempuh pendidikan formal.

Kepala Sekolah SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi rasa rindu mendalam atau homesick pada siswa, terutama yang masih di jenjang sekolah dasar. Salah satunya adalah melalui pendekatan personal dari 43 tenaga pendidik dan kependidikan yang bertugas.

“Mereka belum sepenuh hati melepaskan orang tuanya. Maka kami akan mengambil hati mereka terlebih dahulu, memahami keinginan mereka, baru secara bertahap kami kenalkan aturan sekolah,” ujar Devit.

Di awal masa pendidikan, para siswa akan menjalani MPLS selama dua pekan, termasuk tes kebugaran yang melibatkan petugas Dinas Kesehatan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan sistem asrama dan pembiasaan hidup mandiri sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Di Ponorogo, sekolah ini menjadi harapan baru bagi banyak keluarga untuk menggapai masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 Kota Madiun akhirnya disepakati bersama. Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (11/08/2025), delapan fraksi menyatakan persetujuan terhadap rancangan tersebut. Persetujuan itu didahulu dengan pendapat akhir fraksi DPRD terhadap P-APBD 2025. Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun Play Button

    Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Paguyuban Pencak Silat Madiun menggelar koordinasi di Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Senin (02/02/2026) sore. Pertemuan para tokoh dari 15 perguruan pencak silat di Kota/Kabupaten Madiun ini membahas terkait kesiapan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Pusat Madiun. Sesuai rencana Parluh akan dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. […]

    Bagikan
  • Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat, hingga akhir Januari 2026, jumlah pemesanan tiket telah menembus 19.110 pelanggan. Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan penumpang untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni mulai 11 Maret […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Panggil Pelaku Usaha Usai Wisata Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    Disbudpar Magetan Panggil Pelaku Usaha Usai Wisata Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Untuk mencegah reputasi Telaga Sarangan kembali tercoreng, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pertemuan dengan para ketua paguyuban pelaku usaha. Agenda tersebut juga melibatkan sejumlah OPD terkait dan berlangsung selama dua jam di Restoran Klothok Lawu Sarangan, Jumat (9/1/2026) pagi. Dalam forum tersebut, Kepala Disbudpar Magetan, Joko […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
expand_less