Berita Terkini
Trending Tags

Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu Program Koperasi Merah Putih di Desa Magental, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah.

Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui koperasi, Desa Mategal di Kecamatan Parang justru diam-diam bergerak. Satu koperasi di sana telah beroperasi secara mandiri, hanya bermodal semangat dan iuran dari masyarakat. Bukan karena program berjalan sempurna, tapi karena mereka tak mau terus menunggu yang belum pasti.

“Sekarang masih pakai dana dari anggota. Tapi dukungan masyarakat cukup bagus,” kata Pj. Sekda Magetan, Muchtar Wahid, Selasa (05/08/2025).

Dari ratusan koperasi yang terdaftar, sebagian besar masih ‘mati suri’. Penyebabnya bukan kurangnya minat atau kemampuan, tetapi ketiadaan regulasi yang membuat perangkat desa enggan bergerak. “Yang sudah ngurus izin baru sekitar 60-an koperasi. Tapi yang benar-benar berani jalan baru satu. Sisanya menunggu juklak dan juknis dari pusat,” ungkap Muchtar.

Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk permodalan koperasi menjadi isu sensitif. Tanpa dasar hukum yang jelas, kepala desa takut disalahkan jika terjadi kesalahan administrasi. “Mereka takut pakai dana desa. Kalau belum ada juknis, nanti malah jadi temuan,” tambahnya.

Desa Mategal menunjukkan bahwa program bisa dijalankan tanpa harus menunggu. Tapi di sisi lain, ketidakpastian dari pemerintah pusat justru berpotensi mematikan semangat desa-desa lain yang masih menanti kepastian hukum. Padahal, semangat dan harapan masyarakat sudah mulai tumbuh. Jika terus dibiarkan menggantung, bukan tidak mungkin program ini akan dilabeli sebagai proyek gagal.

“Kalau masyarakat sudah semangat tapi pusatnya lambat, ya percuma. Harusnya ada sinergi,” pungkas Muchtar.

Kini, nasib Program Koperasi Merah Putih di Magetan berada di persimpangan. Di satu sisi, desa-desa penuh harap akan hadirnya solusi ekonomi berbasis koperasi. Di sisi lain, regulasi yang tak kunjung turun membuat semua itu sekadar wacana.

Jika pemerintah pusat tak segera menuntaskan aturan mainnya, KMP hanya akan menjadi mimpi kolektif yang perlahan dilupakan. Sementara itu, Desa Mategal tetap berjalan—pelan, mandiri, dan penuh tekad.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPJ Tahun Anggaran 2025, Pemkab Madiun Genjot Ijin Sektor Perumahan dan Industri

    LKPJ Tahun Anggaran 2025, Pemkab Madiun Genjot Ijin Sektor Perumahan dan Industri

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun, DPRD Kabupaten Madiun kembali menggelar agenda sidang paripurna. Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertangung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 memaparkan, pada pendapatan daerah tahun anggaran 2025 dapat direalisasikan sebesar Rp2,17 triliun, atau tercapai 102,87 persen dari target Rp2,11 triliun. Kemudian belanja daerah di tahun yang sama terealisasi 93,34 […]

    Bagikan
  • Terjebak Di Dalam Sumur Sawah Sedalam 5 Meter, Kakek 66 Tahun Di Ngawi Ditemukan Selamat

    Terjebak Di Dalam Sumur Sawah Sedalam 5 Meter, Kakek 66 Tahun Di Ngawi Ditemukan Selamat

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Peristiwa penuh haru sekaligus menegangkan terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seorang kakek berusia 66 tahun yang sempat dinyatakan hilang sejak Kamis (15/1/2026) sore, ditemukan selamat pada Jum’at (16/1/2026) pagi. Harjo Suwito terjebak semalaman di dasar sumur sawah sedalam sekitar lima meter. Warga yang menyaksikan evakuasi dibuat terkejut karena sebelumnya mengira […]

    Bagikan
  • 1 KK Warga Kabupaten Madiun Ikuti Program Transmigrasi ke Kabupaten Sidrap

    1 KK Warga Kabupaten Madiun Ikuti Program Transmigrasi ke Kabupaten Sidrap

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun memfasilitasi warga Kabupaten Madiun mengikuti program transmigrasi dari Kementerian Transmigrasi RI. Seperti dalam pemberangkatan keluarga Anton Wibowo (35) warga Desa Tanjungrejo Kecamatan Kebonsari di Ruang Graha Praja Mukti Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun pada Senin (15/12/2025). Yang bersangkutan menjadi transmigran dengan tujuan UPT. […]

    Bagikan
  • Dianggap Meresahkan, Truk Tambang Pasir Dihentikan Warga Tiga Desa Di Jenangan

    Dianggap Meresahkan, Truk Tambang Pasir Dihentikan Warga Tiga Desa Di Jenangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga dari tiga desa, yakni Jenangan, Plalangan, dan Jimbe, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, menghentikan paksa ratusan truk tambang pasir yang melintas di Jalan Raya Jenangan, Selasa (29/07/2025) pagi. Aksi ini dipicu keresahan warga atas dampak lalu lintas dump truk yang dinilai merugikan masyarakat, mulai dari jalan yang rusak, kemacetan, hingga potensi […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut. Wakil Gubernur Jawa […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun mulai mempersiapkan calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan 1448 H/2027 M. Sebanyak sekitar 385 calon jemaah mengikuti sosialisasi di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan pada persiapan sejak dini, terutama menyangkut […]

    Bagikan
expand_less