Berita Terkini
Trending Tags

Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Pekerja memanen hasil tebu, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah.

“Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu kami tidak terima uang,” kata Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Madiun, Mujiono, Selasa (26/8/2025).

Menurut Mujiono, kelebihan pasokan gula lokal dipicu masuknya gula rafinasi impor lewat skema dropping pemerintah. Janji penyerapan gula petani melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang digagas DPR RI dan Kementerian Pertanian, juga tak kunjung terealisasi.

“Sudah hampir dua bulan Danantara belum jalan. Menteri Pertanian juga janji siap menyerap, tapi sampai sekarang tidak ada aksi. Petani butuh tindakan, bukan janji,” tegas Mujiono.

Ia mendesak pemerintah meniru langkah Bulog dalam menyerap beras. “Kalau padi tidak laku, Bulog beli. Kalau gula, dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pemerintah berencana menggandeng pihak ketiga untuk membeli gula petani lewat Danantara. Namun kebijakan itu belum dirasakan di tingkat lapangan. Di Pabrik Gula (PG) Pagotan, sekitar 7.200 ton gula petani masih tertahan di gudang tanpa kejelasan distribusi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PG Pagotan belum memberikan penjelasan terkait penyebab gula rakyat tak terjual. Sejumlah pejabat setempat yang dikonfirmasi media juga memilih bungkam.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian nota penjelasan Bupati Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Rapat berlangsung pada Rabu (18/06/2025) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Rapat ini dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Forum Mahasiswa Madiun Raya Resmi Ajukan Tuntutan ke DPRD Kota

    Forum Mahasiswa Madiun Raya Resmi Ajukan Tuntutan ke DPRD Kota

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Forum Mahasiswa Madiun Raya akhirnya menyerahkan berita acara hasil aksi unjuk rasa yang digelar Sabtu (30/08/2025) lalu kepada DPRD Kota Madiun, Selasa (02/09/2025). Koordinator aksi, Haidar Fillah Muhyidin, menegaskan bahwa ada dua isu pokok yang diusung, yakni reformasi DPR dan reformasi Polri. “Kami berharap Ketua DPRD bisa meneruskan dokumen ini […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang secara misterius di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sejak Senin (13/4/2026) sore. Hingga Selasa (14/4/2026) pagi, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama tim gabungan. Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan, putra pasangan Slamet dan Suwarni. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 […]

    Bagikan
  • Sepasma 2025 Usai, Bupati Madiun Harap Jadi Simbol Persatuan Warga

    Sepasma 2025 Usai, Bupati Madiun Harap Jadi Simbol Persatuan Warga

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian kegiatan Sepasar Ing Madiun (Sepasma) resmi ditutup pada Minggu (27/07/2025) oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Kegiatan yang berlangsung selama hampir sebulan ini menyuguhkan berbagai pertunjukan budaya rakyat dan festival seni yang tersebar di tiga titik wilayah Kabupaten Madiun. Dimulai sejak 2 Juli 2025, Sepasma digelar secara maraton di tiga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kota Madiun mengumpulkan puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pembangunan tahun 2025 sekaligus penjaringan aspirasi untuk perencanaan tahun 2026. Wali Kota Madiun Maidi menegaskan Pemkot Madiun terbuka dalam menampung kritik saran dari masyarakat. Termasuk […]

    Bagikan
  • Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi razia rutin petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos) Magetan dan Satpol PP membongkar fakta mengejutkan. Seorang pria lansia berusia 79 tahun yang biasa mengemis di depan minimarket kawasan Selosari, ternyata menyimpan uang tunai lebih dari Rp. 10 juta di balik bajunya. Pria tersebut diketahui bernama Wagimun, warga Desa Sumberagung, […]

    Bagikan
expand_less