Berita Terkini
Trending Tags

Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ribuan pendekar perguruan silat, anggota Banser, hingga kader PP Muhammadiyah di Kabupaten Magetan menggelar deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah. Deklarasi ini berlangsung bersamaan dengan Apel Siaga Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara” yang digelar PC PMII Magetan di sekitar Gedung DPRD dan Polres Magetan, Senin (01/09/2025).

Apel tersebut dihadiri berbagai organisasi kepemudaan serta tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Magetan, Kapolres, Dandim 0804, dan jajaran Forkopimda. Kehadiran ribuan massa menunjukkan solidaritas dan kepedulian bersama agar situasi Magetan tetap kondusif.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus berlangsung damai.

“Saya berharap semua pihak bisa mengawal aspirasi adik-adik mahasiswa dengan pendekatan yang humanis, tanpa ada aksi anarkis. Aspirasi yang disampaikan dengan tertib akan lebih mudah diteruskan ke tingkat pusat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang hadir. “Terima kasih atas kebersamaan dari seluruh elemen. Dengan sinergi ini, kita bisa menjaga Magetan tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0804/Magetan mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan. “Mari kita satukan langkah untuk membangun Magetan yang damai, tenteram, dan rukun,” pesannya di hadapan peserta apel.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan perguruan pencak silat menyampaikan deklarasi bersama. Pokok isi deklarasi meliputi:

● Menolak segala bentuk demonstrasi anarkis yang merusak fasilitas umum.

● Mendukung penyampaian aspirasi secara tertib sesuai aturan hukum.

● Mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan.

● Mendorong aparat serta pemerintah daerah bertindak tegas namun tetap humanis.

● Berkomitmen menciptakan situasi Magetan yang aman, damai, dan mendukung pembangunan daerah.

Image Not Found
Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara”, Foto : Kusnanto – Sinergia

Deklarasi ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan. Para peserta menegaskan kesiapan mereka untuk menjaga persaudaraan, menolak kekerasan, serta mendukung setiap upaya pengamanan agenda penting di Magetan.

Apel siaga tersebut sekaligus menjadi bukti kesiapan semua pihak dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi APBD Ponorogo Capai Rp. 21 Miliar, DAK dan DAU Dihapus?

    Efisiensi APBD Ponorogo Capai Rp. 21 Miliar, DAK dan DAU Dihapus?

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat penghematan anggaran daerah mencapai Rp. 21 miliar, seiring Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi APBN dan APBD tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, mengatakan efisiensi ini berdampak pada beberapa pos anggaran, terutama perjalanan dinas yang dipotong hingga 50 persen. “Rinciannya, seperti […]

    Bagikan
  • Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa dari lingkungan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Senin (28/07/2025). Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari pihak KPU terkait keberadaan tawon berukuran besar yang membahayakan lingkungan sekitar, termasuk sekolah-sekolah di dekatnya. Menurut Bambang Hariwahyudi, Penata Layanan Operasional Damkar […]

    Bagikan
  • 5.000 Warga Madiun Terima Tambahan BLT, Dinsos Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

    5.000 Warga Madiun Terima Tambahan BLT, Dinsos Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan dari pemerintah pusat berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Bantuan ini merupakan program sementara di luar bantuan reguler yang sudah rutin disalurkan kepada masyarakat. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPPA) Kota Madiun, Heri […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • Direktur PT Argo Cemerlang Makmur Dituntut 2,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Pajak

    Direktur PT Argo Cemerlang Makmur Dituntut 2,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Pajak

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM), Hendri Irwanto (46), menghadapi tuntutan dua tahun enam bulan penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun atas dugaan tindak pidana perpajakan yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 255 juta. Tuntutan dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun pada […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan. “Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih […]

    Bagikan
expand_less