Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mis Miasih, warga Jalan Jambu Kota Madiun, tercatat CJH Kota Madiun tertua. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka.

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Itulah ungkapan dan seruan umat muslim untuk memenuhi panggilan Allah SWT, dalam keadaan ihram haji ataupun umrah. Tak terkecuali bagi 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun yang akan berangkat tahun ini. Berbagai kesiapan baik manasik haji maupun fisik telah dijalani sebelum keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Perasaan haru dan bahagia pun dirasakan oleh Mis Miasih, warga Jalan Jambu Kelurahan Kejuron Kecamatan Taman Kota Madiun yang tercatat CJH Kota Madiun tertua. Bagi nenek 76 tahun ini, panggilan ke Tanah Suci merupakan hal yang didambakan sejak kecil.

“Alhamdullilah senang banget. Wong sudah antri lama. Sejak tahun 2012. Nanti berangkat sama adik sekalian, sama keponakan. Jadi berempat nanti,” jelas Mis Miasih ditemui di rumahnya.

Mak Sih, sapaan akrabnya, mengaku sejak masih kecil sudah mengumpulkan tabungan. Selain itu, juga jualan bahan-bahan es dawet di Pasar Besar Madiun. Hasil penjualan pun dikumpulkan sedikit demi sedikit.

“Tabungannya ya mulai sekolah, sedikit demi sedikit, ya sama dibantu saudara-saudara. Kalau nabung tidak pasti. Kalau dulu agak lancar seumpama Rp5.000 atau Rp10.000. Kalau yang terakhir ini karena pasarnya sepi ya agak tersendat-sendat,” kisahnya.

Baginya, perjalanan ibadah di Mekkah dan Madinah nantinya merupakan momen berarti lantaran menjadi pertama kalinya menginjakan kaki di Tanah Suci. Untuk kesiapan fisik dirinya pun rutin jalan kaki pagi hari. 

“Berarti baru pertama kali nanti. Semoga diberikan kelancaran. Jalan-jalan sebentar. Ikut manasik haji juga,” imbuh Mis Miasih.

Untuk riwayat kesehatan, Mis Miasih memiliki tensi tinggi. Meski begitu, dirinya rutin kontrol ke dokter serta telah mendapatkan izin untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya.

“Ada tensi (darah tinggi). Kemarin saya ke Puskesmas, terus ke rumah sakit minta obat, ya mengecek semua tensinya. Saya juga minta izin ke dokternya, bagaimana dokter, saya sehat? Alhamdulillah sehat, begitu saja,” ujarnya.

Dirinya berharap perjalanan spiritual haji nantinya dapat khusyuk dan berjalan lancar. Berbagai perlengkapan pribadi maupun obat-obatan telah dipersiapkan selama di Tanah Suci nantinya.

“Harapannya ya semoga diberi kesehatan semua, barokah anak cucu besok lusa. Sukses semua anak cucu saya,” pungkas Mis Miasih.

Persiapan ibadah haji juga dilakukan oleh Abdullah Ghazi Faizul Haq yang merupakan CJH Kota Madiun termuda. Dari rumahnya di Jalan Taman Praja No. 3 Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman, pemuda 16 tahun ini tengah mempersiapkan kebutuhan baik kain ihram maupun baju untuk keberangkatan nantinya. Bagi pelajar kelas 10 tersebut, menunaikan ibadah haji tahun ini menjadi hal yang tak disangkanya.

Image Not Found
Abdullah Ghazi Faizul Haq, CJH Kota Madiun termuda. Foto : Kris-Sinergia

“Ya Alhamdulillah bersyukur bisa berangkat haji mendampingi ibu saya. Sudah persiapan juga ikut manasik kalau pas pulang ke rumah. Sama belajar mandiri juga,” jelas Ghazi.

Saat ini, Ghazi tengah menempuh pendidikan di SMA Science Plus Baitul Qur’an Boarding School di Sragen, Jawa Tengah. Meski jarang pulang, namun dirinya tetap berusaha menyiapkan baik fisik maupun mental untuk keberangkatan haji tahun ini.

“Ya latihan fisik. Biasanya jogging, kalau Sabtu-Minggu itu nge-Gym di fasilitas sekolahan. Kalau rohani membiasakan sholat-sholat Sunnah, juga banyakin tilawah,” imbuhnya.

Ghazi telah memproses peralihan sekitar tahun 2022 menggantikan almarhum ayahnya Nanang Triyo Subagyo. Bersama ibunya Triswati, semestinya berangkat tahun 2024, namun harus tertunda lantaran belum cukup umur. Dan di tahun 2026 inilah, kesempatan ke Tanah Suci itupun akhirnya datang.

“Ya Alhamdulillah bisa mendampingi ibu saya. Untuk dari pihak sekolah juga mendapatkan izin untuk berangkat haji tahun ini,” jelas Ghazi.

Besar harapan pelaksanaan ibadah di Mekkah dan Madinah nantinya dapat berjalan dengan lancar. Apalagi ini juga merupakan pertama kalinya nanti beribahdan di Tanah Suci Mekkah dan Madiun.

“Semoga diberikan kelancaran dan kesehatan selama disana. Bisa khusyuk selama beribadah dan banyak-banyak berdoa,” tandasnya.

Diketahui, 227 CJH Kota Madiun telah mendapatkan manasik haji baik dari KBIHU maupun Kemenhaj Kota Madiun. CJH Kota Madiun akan mengumpulkan koper pada Minggu (26/4/2026) pagi, sedangkan keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari. CJH Kota Madiun tergabung dalam kloter 22 bersama CJH Surabaya dan Ngawi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Tatapnya tajam bukan untuk menakutkan, melainkan pelita yang selalu menuntun anak buahnya. Tak ada jarak yang membentang, hanya emosional yang teramat kuat. Setiap derap langkah menggambarkan bulatnya tekad untuk sama-sama melangkah dan bergerak maju. Bukan sekedar kedekatan Sang Komandan dan anak buah. Momen ini terlihat jelas saat Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm […]

    Bagikan
  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
  • 18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional. Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, […]

    Bagikan
  • Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Jembatan Perintis Garuda terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut. Program ini dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga, sekaligus memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Di wilayah Mataraman, Jawa Timur, jajaran Korem 081/DSJ kembali melanjutkan […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Magetan Baru 20,78 Persen, Ratusan Ribu Pekerja Masih Belum Terlindungi

    Coverage Jamsostek Magetan Baru 20,78 Persen, Ratusan Ribu Pekerja Masih Belum Terlindungi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Magetan baru mencapai 20,78 persen atau menjadi yang terendah dibandingkan Kota Madiun dan Kabupaten Madiun. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari total 328.422 pekerja yang masuk […]

    Bagikan
  • Purnomo Hadi Resmi Pimpin PKB Madiun, Muhtarom Akhiri 22 Tahun Kepemimpinan dengan Warisan Aset dan Prestasi

    Purnomo Hadi Resmi Pimpin PKB Madiun, Muhtarom Akhiri 22 Tahun Kepemimpinan dengan Warisan Aset dan Prestasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tongkat estafet kepemimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Madiun resmi berganti. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031, menggantikan H. Muhtarom yang mengakhiri pengabdiannya setelah memimpin partai berlambang bola dunia itu selama 22 tahun sejak 2004. Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan agenda […]

    Bagikan
expand_less