Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 342
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mis Miasih, warga Jalan Jambu Kota Madiun, tercatat CJH Kota Madiun tertua. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka.

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Itulah ungkapan dan seruan umat muslim untuk memenuhi panggilan Allah SWT, dalam keadaan ihram haji ataupun umrah. Tak terkecuali bagi 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun yang akan berangkat tahun ini. Berbagai kesiapan baik manasik haji maupun fisik telah dijalani sebelum keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Perasaan haru dan bahagia pun dirasakan oleh Mis Miasih, warga Jalan Jambu Kelurahan Kejuron Kecamatan Taman Kota Madiun yang tercatat CJH Kota Madiun tertua. Bagi nenek 76 tahun ini, panggilan ke Tanah Suci merupakan hal yang didambakan sejak kecil.

“Alhamdullilah senang banget. Wong sudah antri lama. Sejak tahun 2012. Nanti berangkat sama adik sekalian, sama keponakan. Jadi berempat nanti,” jelas Mis Miasih ditemui di rumahnya.

Mak Sih, sapaan akrabnya, mengaku sejak masih kecil sudah mengumpulkan tabungan. Selain itu, juga jualan bahan-bahan es dawet di Pasar Besar Madiun. Hasil penjualan pun dikumpulkan sedikit demi sedikit.

“Tabungannya ya mulai sekolah, sedikit demi sedikit, ya sama dibantu saudara-saudara. Kalau nabung tidak pasti. Kalau dulu agak lancar seumpama Rp5.000 atau Rp10.000. Kalau yang terakhir ini karena pasarnya sepi ya agak tersendat-sendat,” kisahnya.

Baginya, perjalanan ibadah di Mekkah dan Madinah nantinya merupakan momen berarti lantaran menjadi pertama kalinya menginjakan kaki di Tanah Suci. Untuk kesiapan fisik dirinya pun rutin jalan kaki pagi hari. 

“Berarti baru pertama kali nanti. Semoga diberikan kelancaran. Jalan-jalan sebentar. Ikut manasik haji juga,” imbuh Mis Miasih.

Untuk riwayat kesehatan, Mis Miasih memiliki tensi tinggi. Meski begitu, dirinya rutin kontrol ke dokter serta telah mendapatkan izin untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya.

“Ada tensi (darah tinggi). Kemarin saya ke Puskesmas, terus ke rumah sakit minta obat, ya mengecek semua tensinya. Saya juga minta izin ke dokternya, bagaimana dokter, saya sehat? Alhamdulillah sehat, begitu saja,” ujarnya.

Dirinya berharap perjalanan spiritual haji nantinya dapat khusyuk dan berjalan lancar. Berbagai perlengkapan pribadi maupun obat-obatan telah dipersiapkan selama di Tanah Suci nantinya.

“Harapannya ya semoga diberi kesehatan semua, barokah anak cucu besok lusa. Sukses semua anak cucu saya,” pungkas Mis Miasih.

Persiapan ibadah haji juga dilakukan oleh Abdullah Ghazi Faizul Haq yang merupakan CJH Kota Madiun termuda. Dari rumahnya di Jalan Taman Praja No. 3 Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman, pemuda 16 tahun ini tengah mempersiapkan kebutuhan baik kain ihram maupun baju untuk keberangkatan nantinya. Bagi pelajar kelas 10 tersebut, menunaikan ibadah haji tahun ini menjadi hal yang tak disangkanya.

Image Not Found
Abdullah Ghazi Faizul Haq, CJH Kota Madiun termuda. Foto : Kris-Sinergia

“Ya Alhamdulillah bersyukur bisa berangkat haji mendampingi ibu saya. Sudah persiapan juga ikut manasik kalau pas pulang ke rumah. Sama belajar mandiri juga,” jelas Ghazi.

Saat ini, Ghazi tengah menempuh pendidikan di SMA Science Plus Baitul Qur’an Boarding School di Sragen, Jawa Tengah. Meski jarang pulang, namun dirinya tetap berusaha menyiapkan baik fisik maupun mental untuk keberangkatan haji tahun ini.

“Ya latihan fisik. Biasanya jogging, kalau Sabtu-Minggu itu nge-Gym di fasilitas sekolahan. Kalau rohani membiasakan sholat-sholat Sunnah, juga banyakin tilawah,” imbuhnya.

Ghazi telah memproses peralihan sekitar tahun 2022 menggantikan almarhum ayahnya Nanang Triyo Subagyo. Bersama ibunya Triswati, semestinya berangkat tahun 2024, namun harus tertunda lantaran belum cukup umur. Dan di tahun 2026 inilah, kesempatan ke Tanah Suci itupun akhirnya datang.

“Ya Alhamdulillah bisa mendampingi ibu saya. Untuk dari pihak sekolah juga mendapatkan izin untuk berangkat haji tahun ini,” jelas Ghazi.

Besar harapan pelaksanaan ibadah di Mekkah dan Madinah nantinya dapat berjalan dengan lancar. Apalagi ini juga merupakan pertama kalinya nanti beribahdan di Tanah Suci Mekkah dan Madiun.

“Semoga diberikan kelancaran dan kesehatan selama disana. Bisa khusyuk selama beribadah dan banyak-banyak berdoa,” tandasnya.

Diketahui, 227 CJH Kota Madiun telah mendapatkan manasik haji baik dari KBIHU maupun Kemenhaj Kota Madiun. CJH Kota Madiun akan mengumpulkan koper pada Minggu (26/4/2026) pagi, sedangkan keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari. CJH Kota Madiun tergabung dalam kloter 22 bersama CJH Surabaya dan Ngawi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 20/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di kamar kos lantai dua, Minggu (07/12/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai kamar. Pria tersebut diketahui bernama Saparin Budi Suwarno (64), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sehari-hari ia bekerja sebagai […]

    Bagikan
  • KPK Periksa 53 Saksi Terkait OTT Bupati Nonaktif Ponorogo, Merembet ke Mega Proyek Monumen Reog

    KPK Periksa 53 Saksi Terkait OTT Bupati Nonaktif Ponorogo, Merembet ke Mega Proyek Monumen Reog

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa rangkaian pemeriksaan saksi yang berlangsung pekan ini merupakan tindak lanjut setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sugiri dan tiga tersangka lainnya. Menurut Budi, setelah melakukan OTT, tim penyidik […]

    Bagikan
  • Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menetapkan target produksi padi di tahun 2025 sebanyak 400 ribu ton. Target ini lebih banyak dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar 379.245 ton. Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto optimis target itu akan dapat terpenuhi. Mengingat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Ponorogo terus digenjot. “Dari awal […]

    Bagikan
  • Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mister x di aliran Bengawan Madiun, Kamis (14/08/2025) petang. Korban berjenis kelamin laki laki dan sampai saat ini masih belum diketahui identitasnya. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas Polsek Sawahan bersama Unit Reskrim […]

    Bagikan
  • Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan. Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari […]

    Bagikan
  • Pertina Kota Madiun Targetkan Medali Emas pada Porprov 2025

    Pertina Kota Madiun Targetkan Medali Emas pada Porprov 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Madiun terus menggenjot persiapan atlet-atletnya menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2025 di Kota Batu, Malang. Pelatih PERTINA Kota Madiun, Ido Sahputra mengatakan bahwa latihan intensif telah dimulai sejak awal bulan Ramadhan lalu. […]

    Bagikan
expand_less