Bangun Asa Anak Yatim, Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
- visibility 73
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo — Bangunan Panti Asuhan Kanzul Huda di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, selama ini berdiri dalam keterbatasan. Dinding yang mulai lapuk dan fasilitas yang jauh dari memadai menjadi saksi keseharian anak-anak yatim piatu dan dhuafa yang tinggal di dalamnya.
Di tengah kondisi itu, anak-anak tetap menjalani hari-hari mereka dengan sederhana. Mereka belajar, bermain, dan tumbuh dengan apa adanya, sambil menyimpan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Harapan itu kini mulai menemukan jalannya. Korem 081/DSJ melalui program Karya Bakti TNI melakukan renovasi panti asuhan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, mengatakan bahwa renovasi ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan TNI Angkatan Darat sekaligus upaya nyata membantu meningkatkan kesejahteraan sosial.
“Renovasi ini adalah wujud kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi permasalahan sosial di masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa,” ujarnya saat menghadiri peletakan batu pertama, Jumat (17/4/2026).

Tak hanya memperbaiki bangunan, program ini juga mencakup pengurusan akta kelahiran bagi anak-anak yang belum memilikinya, sebagai langkah mendukung hak sipil mereka.
Renovasi akan difokuskan pada sejumlah fasilitas utama, seperti kamar tidur, dapur, teras, hingga kamar mandi. Perbaikan ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi anak-anak dalam menjalani keseharian mereka.
Kolonel Untoro juga mengajak berbagai pihak untuk turut berperan dalam menyukseskan program tersebut.
“Keberhasilan kegiatan ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah daerah, Polri, maupun masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Kanzul Huda, Ahmad Faruq, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia meyakini renovasi ini akan membawa dampak besar bagi anak-anak asuhnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini bukan hanya perbaikan bangunan, tetapi juga memberi semangat baru bagi anak-anak,” ungkapnya.
Dengan kondisi panti yang lebih baik nantinya, ia berharap anak-anak dapat tumbuh dengan lebih optimal dan memiliki kesempatan lebih luas untuk meraih cita-cita.
Di tempat sederhana itu, yang dulu penuh keterbatasan, kini perlahan tumbuh harapan baru—tentang masa depan yang lebih layak bagi mereka yang sejak kecil telah belajar bertahan dalam diam. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





