Berita Terkini
Trending Tags

Dapur Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Elpiji 3 Kg

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memeriksa lokasi kebakaran usai api dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dapur rumah milik Sarmi, 50, warga RT 006/RW 002 Dusun Panger, Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terbakar pada Kamis (3/9/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram saat digunakan untuk memasak.

Kapolsek Panekan AKP Mahfud Sidiq mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur rumah korban dan dengan cepat membakar sejumlah bagian bangunan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Upaya cepat itu berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke bagian utama rumah maupun bangunan milik warga di sekitar lokasi.

“Dugaan sementara, api berasal dari kebocoran tabung gas elpiji 3 kg,” ujar Mahfud saat dikonfirmasi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan pendataan terhadap bagian bangunan serta barang-barang yang terdampak kebakaran.

Mahfud memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

“Api sudah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka,” jelasnya.

Image Not Found
Dapur rumah warga Rejomulyo terbakar diduga akibat tabung gas bocor. Foto : Kus-Sinergia

Berdasarkan pemeriksaan awal, sumber api sementara diduga berasal dari kebocoran tabung elpiji 3 kilogram yang tengah digunakan untuk aktivitas memasak. Namun, penyebab pasti kebocoran serta besaran kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Kebakaran ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi peralatan memasak berbahan bakar elpiji. Pemeriksaan secara berkala terhadap tabung, regulator, selang, dan kompor dinilai penting untuk mencegah kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran.

Mahfud mengimbau warga segera mengambil langkah pengamanan apabila mencium bau gas yang menyengat. Warga diminta tidak menyalakan api atau mengoperasikan perangkat listrik yang berpotensi menimbulkan percikan di sekitar lokasi.

“Segera menghindar apabila mencium bau gas, serta sebisa mungkin jauhkan dari percikan api,” imbaunya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Magetan Tersandung Kasus Korupsi, Suyatno Ditunjuk Jadi Plt untuk Jaga Stabilitas Lembaga

    Ketua DPRD Magetan Tersandung Kasus Korupsi, Suyatno Ditunjuk Jadi Plt untuk Jaga Stabilitas Lembaga

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penetapan Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) memicu langkah cepat di internal lembaga legislatif. Untuk menjaga keberlangsungan fungsi kelembagaan, unsur pimpinan DPRD langsung menggelar musyawarah dan menunjuk pelaksana tugas (Plt) ketua. Wakil Ketua I DPRD Magetan dari PDI Perjuangan, Suyatno, resmi […]

    Bagikan
  • Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis menimpa kakak beradik asal Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Keduanya tewas tertimbun material longsor saat menambang batu di bantaran Sungai Dung Gamping, Jumat (05/09/2025). Kedua korban diketahui bernama Tukimun (44) dan Sarno (50). Selain mereka, terdapat satu korban selamat, Leri Windaryanto (36), yang mengalami luka di bagian kaki […]

    Bagikan
  • Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu siang (18/2/2026), memicu tumbangnya dua pohon sengon laut berukuran besar di dua titik berbeda. Kedua pohon roboh melintang di badan jalan hingga menutup akses warga dan menyebabkan lalu lintas lumpuh total untuk sementara waktu. Insiden pertama terjadi di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Tradisi Methik Pari Desa Glinggang, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jelang Panen

    Tradisi Methik Pari Desa Glinggang, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jelang Panen

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Masyarakat adat Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, menggelar tradisi methik padi menjelang panen raya, Kamis (30/4/2026). Tradisi turun-temurun ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur. Prosesi methik digelar di area persawahan desa setempat. Sejumlah sesepuh dan perangkat desa memimpin ritual, yang juga diiringi penampilan […]

    Bagikan
  • Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, melakukan kunjungan dalam agenda “Petik Hasil Kampung Aku Hatinya PKK” di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menyampaikan pesan penting terkait ketahanan pangan keluarga dan keberhasilan Magetan dalam menekan angka stunting. Arumi menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

    BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Agustus mendatang. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah anomali atmosfer, termasuk aktivitas gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), Rossby ekuator, gelombang Kelvin, hingga sistem konvergensi angin di kawasan tersebut. “Fenomena […]

    Bagikan
expand_less