HUT ke-81 RRI, LPP RRI Madiun Tegaskan Komitmen Bertransformasi ke Era Multiplatform
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Jumat (11/9/2029). Peringatan tersebut turut digelar di Aula RRI Madiun dengan mengikuti prosesi Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI sebagai puncak rangkaian peringatan HUT ke-81 RRI.
Peringatan HUT ke-81 RRI tahun ini mengusung tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi pengingat bagi RRI untuk terus menjalankan fungsi dan perannya sebagai media publik yang berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.
Kepala Stasiun LPP RRI Madiun, Kukuh Setyo Budi Akhrianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendengar, pemerhati, serta masyarakat yang selama ini mendukung keberadaan RRI.
Menurutnya, masukan, kritik, dan saran dari masyarakat menjadi bagian penting bagi RRI Madiun untuk melakukan evaluasi dan pembenahan.
“Dalam ke-81 tahun ulang tahun RRI ini, kami terus introspeksi diri, kami akan selalu berbenah. Satu yang paling penting bagi kami adalah bagaimana apa yang kami perbuat itu bisa bermanfaat, betul-betul berdampak kepada masyarakat,” ujar Kukuh.
Kukuh juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memanfaatkan berbagai layanan dan informasi yang disediakan RRI, sekaligus memberikan kritik maupun masukan untuk perbaikan.
Prosesi penyulutan Obor Tri Prasetya RRI menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan HUT ke-81 RRI. Kukuh menjelaskan, obor tersebut memiliki makna simbolis sebagai representasi semangat perjuangan RRI yang terus menyala sejak awal berdirinya.
“Obor itu sebetulnya simbol. Simbol dari semangat kita mulai dari awal RRI berdiri 81 tahun yang lalu. Semangat api itu tidak pernah padam,” katanya.
Makna tersebut menjadi penegasan bahwa perjalanan panjang RRI selama 81 tahun harus terus dilanjutkan dengan semangat memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Memasuki usia ke-81 tahun, RRI juga menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital.
Kukuh mengatakan, perkembangan teknologi dan hadirnya era multiplatform membuat RRI harus terus beradaptasi agar pelayanan informasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas.
“Karena sekarang ini sudah eranya multiplatform, maka RRI juga mau tidak mau, suka tidak suka, senang tidak senang, harus mengikuti itu,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi multiplatform menjadi bagian dari upaya RRI untuk menjangkau masyarakat yang semakin beragam, baik dari sisi kebutuhan informasi maupun kebiasaan mengakses media.
RRI, lanjut Kukuh, dituntut mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat sejauh dan seluas mungkin melalui berbagai kanal digital yang tersedia.
“Kita bisa melayani masyarakat sejauh mungkin, seluas mungkin, seberagam apa pun masyarakat kita, kita akan melayani melalui media digital kita di multiplatform,” katanya.
Peringatan HUT ke-81 RRI dengan tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” sekaligus menjadi momentum bagi RRI Madiun untuk memperkuat komitmen sebagai media publik. Evaluasi, pembenahan, serta transformasi digital menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi RRI di tengah perubahan lanskap media dan kebutuhan informasi masyarakat. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Sat/Frl





