Berita Terkini
Trending Tags

Sparta Pena FC Tundukkan Bank Jatim 3-2, Tim Media Melaju ke Perempat Final 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sparta Pena FC pastikan tiket perempat final turnamen. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Sparta Pena FC memastikan satu tempat di babak perempat final Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun Cup 2026 setelah menaklukkan Bank Jatim dengan skor 3-2. Kemenangan dramatis itu diraih dalam laga Grup D yang berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (6/6/2026).

Hasil tersebut membuat tim yang diperkuat para jurnalis itu mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan tak lagi terkejar oleh para pesaingnya di fase grup. Sebelumnya, Sparta Pena juga sukses meraih kemenangan pada laga pembuka saat menghadapi PKDI.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Bank Jatim beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat yang memaksa lini belakang Sparta Pena bekerja keras menjaga keunggulan.

Meski mendapat tekanan, Sparta Pena tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Gatot Setiaki menjadi aktor utama kemenangan setelah mencetak dua gol. Satu gol lainnya disumbangkan Erik Tanjung. Sementara Bank Jatim hanya mampu membalas lewat dua gol yang gagal menghindarkan mereka dari kekalahan.

Manajer Sparta Pena FC, Wiwiet Eko Prasetyo, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu menjaga fokus hingga pertandingan berakhir.

“Hari ini pertandingannya sudah selesai. Terima kasih kepada teman-teman Sparta Pena FC yang luar biasa. Kita bisa menang 3-2 melawan Bank Jatim. Teman-teman bermain bagus dan suporter juga memberikan dukungan yang luar biasa,” ujar Wiwiet.

Menurut dia, kemenangan tersebut diraih dengan kerja keras karena Bank Jatim memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.

“Walaupun tadi ada kartu merah, teman-teman tetap bisa menjaga permainan dengan baik. Emosi tetap stabil dan semuanya bermain maksimal,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Cabang Bank Jatim Caruban, Wiediawan Fendianto, menilai pertandingan berjalan kompetitif dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap turnamen yang digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu dapat mempererat hubungan antarlembaga.

Image Not Found
Duel sengit Sparta Pena FC versus Bank Jatim berakhir 3-2. Foto : Istimewa

“Terima kasih atas pertandingan pagi hari ini dalam Turnamen Piala Kapolres Madiun Cup untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Semoga kerja sama dan hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Meski sudah mengamankan tiket ke fase gugur, Sparta Pena belum ingin menurunkan intensitas permainan. Pada laga terakhir Grup D, mereka dijadwalkan menghadapi Polres Madiun B pada Rabu (10/6/2026) mendatang.

Wiwiet memastikan tim tetap memburu kemenangan sembari memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bertanding.

“Kami tetap bermain maksimal dan menargetkan kemenangan. Akan ada rotasi pemain. Teman-teman yang belum bermain akan kami beri kesempatan, sementara beberapa pemain kunci akan kami siapkan untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Kapten Sparta Pena FC, Boermanto, juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan hasil positif yang telah diraih.

“Kami tentu bersyukur bisa meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Namun perjalanan masih panjang. Kami harus tetap fokus, rendah hati, dan menjaga konsistensi permainan karena masih ada laga melawan Polres Madiun B yang memiliki banyak pemain berkualitas,” kata Boermanto.

Saat ini Sparta Pena FC memimpin klasemen sementara Grup D dengan koleksi enam poin. Posisi kedua ditempati Bank Jatim dengan tiga poin, sementara Polres Madiun B dan PKDI masih belum meraih angka.

Dengan status sebagai pemuncak klasemen dan tiket perempat final yang sudah di tangan, Sparta Pena kini berada di jalur ideal untuk menuntaskan fase grup dengan hasil sempurna sebelum menghadapi persaingan yang lebih ketat di babak gugur. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa 53 Saksi Terkait OTT Bupati Nonaktif Ponorogo, Merembet ke Mega Proyek Monumen Reog

    KPK Periksa 53 Saksi Terkait OTT Bupati Nonaktif Ponorogo, Merembet ke Mega Proyek Monumen Reog

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa rangkaian pemeriksaan saksi yang berlangsung pekan ini merupakan tindak lanjut setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sugiri dan tiga tersangka lainnya. Menurut Budi, setelah melakukan OTT, tim penyidik […]

    Bagikan
  • Ketahuan Kembali Mencuri, Residivis di Ponorogo Ketagihan Karaoke Bareng LC

    Ketahuan Kembali Mencuri, Residivis di Ponorogo Ketagihan Karaoke Bareng LC

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang residivis kasus pencurian di Ponorogo kembali berulah. Tommy Edy Saputro (28), warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditangkap polisi usai membobol rumah tetangganya sendiri, Novia Martin. Dalam aksinya, Tommy berhasil menggasak sepeda motor, telepon genggam, dan uang tunai Rp. 600.000. Tommy melancarkan aksinya saat malam hari, ketika penghuni rumah […]

    Bagikan
  • Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KAB.MADIUN – Pembangunan Masjid Quba milik Pemerintah Kabupaten Madiun masih menyisakan polemik tukar guling aset. Hingga Kini belum ada kejelasan atas tanah pengganti aset milik Desa yang sah tersebut. “Ini dimulai surat dari Kabupaten Madiun Tahun 2016. Jadi waktu itu ada tim dari Kabupaten datang untuk memproses mulai pemakaian tanah bengkok untuk dijadikan lahan Masjid […]

    Bagikan
  • 14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun. Pengumuman hasil seleksi terbuka dan kompetitif itu tercantum dalam surat Panitia Seleksi Nomor 09/402.201/PANSEL/2025 yang diunggah di laman resmi BKPSDM Kabupaten Madiun, Jumat (05/09/2025). Formasi jabatan yang diperebutkan meliputi […]

    Bagikan
  • Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah menyentuh 27.295 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Magetan. Bantuan sosial ini langsung dikirimkan oleh Kementerian Sosial ke rekening masing-masing penerima sesuai dengan kategori yang ditetapkan. Kabid Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Magetan, Dwi Cahyo Ariwibowo, menerangkan bahwa nilai […]

    Bagikan
  • Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, […]

    Bagikan
expand_less