Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polsek Magetan bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun.

Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati seseorang telah masuk ke dalam rumah. Pelaku mengenakan helm, masker, serta sarung tangan hitam, sehingga wajahnya tidak dikenali. Saat korban menanyakan identitasnya, pelaku justru langsung mendekat, mencekik korban, lalu menarik paksa kalung emas seberat 8 gram yang ia kenakan.

Korban, Sukini, mengaku terkejut sekaligus takut saat mendapati pelaku masuk rumah tanpa izin. “Saya curiga karena dia pakai helm dan masker. Begitu saya tanya siapa, dia langsung menarik kalung saya sampai putus. Saya teriak minta tolong, lalu warga datang menangkapnya. Setelah dibuka penutup wajahnya, ternyata dia orang yang pernah saya pekerjakan,” kata Sukini.

Usai merampas perhiasan senilai sekitar Rp9 juta itu, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Raya Mayjen Sungkono. Korban berteriak meminta pertolongan, sehingga warga sekitar bergegas melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi. Ketika penutup wajah dilepas, warga terkejut karena mengenali pelaku sebagai mantan pekerja korban yang dulu membantu berjualan nasi.

Image Not Found
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi, Foto : Kusnanto

Dalam upaya kabur, pelaku sempat membuang kalung emas ke sebuah taman di tengah jalan. Barang bukti itu berhasil ditemukan warga sebelum pelaku diserahkan kepada polisi.

Cucu korban, Febri Susila Aji, mengatakan dirinya ikut mengejar pelaku saat mendengar teriakan neneknya. “Saya ikut mengejar, tapi pelakunya sempat lari ke jalan raya. Syukurlah warga bisa menangkapnya dan menemukan kalung nenek,” ujar Febri.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban.

“Begitu ada laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dalam waktu singkat pelaku berhasil kami identifikasi dan amankan beserta barang bukti,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan petugas meliputi kalung emas 8 gram dan liontin, helm hitam, sarung tangan hitam, serta masker hitam.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Lebaran saat kasus kriminalitas cenderung meningkat. Hindari memakai perhiasan yang mencolok di tempat umum, dan segera laporkan jika melihat hal mencurigakan,” imbuhnya.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Magetan untuk pendalaman motif, yang diduga kuat berkaitan dengan himpitan ekonomi dan utang pribadi. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
  • 79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

    79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jam istirahat. Data yang dihimpun menunjukkan sedikitnya 79 murid dirawat. Mereka berasal dari beberapa […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
expand_less