Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Barang bukti obat keras berbagai jenis yang berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi

Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi kembali mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (1/8/2026), polisi menangkap dua orang pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dan menyita ratusan butir pil yang diduga akan dipasarkan secara ilegal.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial SAFP (20) dan RR (21). Dari hasil penangkapan tersebut, petugas menyita sebanyak 905 butir obat keras berbagai jenis, terdiri atas Trihexyphenidyl, pil tanpa merek, pil berlogo Y, serta pil berlogo LL. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp970 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan obat-obatan tersebut, serta dua unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 435 atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Keduanya kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasatresnarkoba AKP M. Luthfi menegaskan bahwa pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin menjadi salah satu prioritas kepolisian karena dampaknya yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat, terutama kalangan remaja.

“Peredaran obat keras tanpa izin merupakan tindak pidana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, khususnya kalangan remaja. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas terhadap pelaku maupun jaringan yang terlibat serta mengembangkan penyelidikan hingga ke pemasoknya. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat-obatan ilegal di lingkungannya,” tegas AKP M. Luthfi.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satresnarkoba Polres Ngawi dalam menekan peredaran obat keras berbahaya yang berpotensi disalahgunakan. Polisi memastikan penyelidikan tidak berhenti pada pelaku yang telah ditangkap, tetapi juga akan menelusuri jaringan distribusi dan pihak yang memasok obat-obatan tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli maupun mengedarkan obat keras tanpa resep dan izin resmi. Partisipasi masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan dinilai penting untuk memutus mata rantai peredaran obat ilegal sekaligus melindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat-obatan berbahaya,” pungkas Kapolres Ngawi.(kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di wilayah Madiun dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar. Sejumlah SPBU di Kabupaten maupun Kota Madiun diketahui mengalami kekosongan stok, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Pantauan di lapangan SPBU Jiwan misalnya memasang pemberitahuan pada pukul 10.00 WIB “Sedang menunggu kiriman”.Sementara di […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tawarkan Potongan Harga 30% untuk Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi, Dukung Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

    KAI Daop 7 Madiun Tawarkan Potongan Harga 30% untuk Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi, Dukung Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna mendorong masyarakat untuk lebih memilih kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali meluncurkan program promo menarik. Mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025, KAI memberikan diskon sebesar 30% untuk tiket kereta api kelas ekonomi non-subsidi. “Promo ini menjadi salah satu […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Jalan di Tempat, Ini Alasannya

    Sekolah Rakyat Jalan di Tempat, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang tahun ajaran baru, progres rehabilitasi gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, yang rencananya digunakan sebagai Sekolah Rakyat (SR) sementara, belum menunjukkan kemajuan berarti. Sejumlah fasilitas penting seperti kamar mandi, asrama siswa, hingga plafon atap masih belum tersentuh perbaikan. Padahal, waktu terus berjalan dan kebutuhan tempat […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
expand_less