Berita Terkini
Trending Tags

Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu belum kembali seperti sebelum wabah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan, Nur Haryani, menjelaskan bahwa sebelum PMK menyebar pada 2022, populasi sapi perah mencapai lebih dari seribu ekor dan tersebar di sejumlah kecamatan. Namun kini angkanya tinggal sekitar 700 ekor.

“Sejak wabah PMK merebak pada 2022, jumlah sapi perah kami terus menurun. Dari yang sebelumnya lebih dari seribu ekor, kini yang tersisa hanya sekitar tujuh ratus,” terangnya.

Menurutnya, PMK memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya menyebabkan kematian dan pemotongan paksa, tetapi juga memengaruhi kemampuan produksi dan reproduksi sapi. Ia menegaskan bahwa ternak yang pernah terinfeksi umumnya tidak bisa kembali mencapai performa seperti sebelum sakit.

“Pemulihan produksi susu belum optimal. Ketika PMK menyerang, produksi bahkan bisa turun sampai berhenti total,” jelasnya.

Image Not Found
Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Situasi tersebut semakin berat karena selama proses pengobatan, sapi harus diberi antibiotik. Dalam masa itu, susu tidak boleh dikonsumsi sehingga produksi terhenti sementara.

Memasuki 2026, Disnakkan Magetan mencatat setidaknya 30 sapi kembali terpapar PMK. Untuk menekan penyebaran, pemerintah daerah mengutamakan langkah vaksinasi. Tahun ini, Magetan mendapat pasokan vaksin PMK tahap awal sebanyak 15.000 dosis yang akan segera disebarkan ke lapangan.

Selain vaksinasi, upaya edukasi terus dilakukan. Petugas medis dan paramedis Disnakkan disebut telah menjangkau sekitar 220 desa untuk memberikan pemahaman kepada peternak mengenai ancaman PMK dan langkah pencegahannya.

“Penyuluhan ini penting agar peternak memiliki pengetahuan yang memadai tentang PMK dan upaya pengendaliannya,” tutup Nur Haryani.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusias Membludak, 600 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis, 10 Bus Berangkat dari Terminal Purboyo

    Antusias Membludak, 600 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis, 10 Bus Berangkat dari Terminal Purboyo

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali digelar untuk arus balik Lebaran 2026. Dari wilayah Madiun dan sekitarnya, sebanyak 10 bus diberangkatkan menuju Jakarta dengan total sekitar 600 penumpang, termasuk tim pendamping. Febriyanti, Tim Leader Mudik Gratis Pemprov DKI untuk rute Madiun–Jakarta, mengatakan jumlah armada tahun ini […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

    Pemkab Magetan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (B3) pada Selasa siang (08/07/2025). Kegiatan launching digelar di Balai Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang hewan ternak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sedikitnya 30 ekor sapi dilaporkan terjangkit PMK, dengan rincian 20 ekor di Kecamatan Saradan dan Gemarang sedangkan 10 ekor di Kecamatan Dolopo. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Aksi Curanmor di Kota Madiun Terekam CCTV, 4 Orang Pelaku Terekam

    Aksi Curanmor di Kota Madiun Terekam CCTV, 4 Orang Pelaku Terekam

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi curanmor yang terjadi di Kota Madiun pada Minggu dini hari, tepatnya pukul 00:18 WIB (26/1/2025) tersebar luas di media sosial. Kejadian ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu rumah warga. Nampak dalam rekaman terdapat 4 orang pelaku yang melancarkan aksinya. Pemilik Motor, Reny Andikasari […]

    Bagikan
  • Unik dan Ramah Lingkungan, Hampers Goni Charu Dhatri Madiun Banjir Pesanan

    Unik dan Ramah Lingkungan, Hampers Goni Charu Dhatri Madiun Banjir Pesanan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramadan dan menjelang lebaran membawa berkah bagi pelaku UMKM kerajinan di Kota Madiun. Salah satunya dirasakan Fatmalia Yulinda (42), pemilik Charu Dhatri Kerajinan Karung Goni yang beralamat di Jalan Semangka 36, Kelurahan Taman. Memasuki bulan puasa, permintaan hampers berbahan dasar goni miliknya meningkat signifikan. Bahkan, kenaikan omzet bisa mencapai 30 […]

    Bagikan
  • Kasus Kekerasan SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, 10 Siswa Terlibat Pemukulan, Kepala Sekolah Minta Maaf

    Kasus Kekerasan SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, 10 Siswa Terlibat Pemukulan, Kepala Sekolah Minta Maaf

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pihak SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun buka suara terkait dugaan kekerasan yang menimpa salah satu siswanya. Kepala SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun, Agus Supriyono, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan terjadinya insiden yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Dari pemeriksaan internal, terdapat 10 siswa […]

    Bagikan
expand_less