Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan, Jenangan dan Bungkal Mulai Terdampak

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ponorogo siaga hadapi ancaman kemarau panjang. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan mulai 1 Juli 2026 selama 90 hari. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan berdasarkan buletin Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterbitkan pada Februari lalu, Ponorogo diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April dasarian ketiga atau sekitar Mei. Sementara puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September.

“Sebetulnya bulan Mei itu sudah masuk musim kemarau untuk Ponorogo. Namun puncaknya memang diperkirakan pada Agustus sampai September. Kemudian ada prediksi panjang musim kemarau tahun ini lebih lama dibandingkan tahun-tahun normal,” ujar Masun.

Ia menjelaskan, musim kemarau tahun ini diperkirakan baru akan berakhir pada akhir Oktober atau bahkan awal November. Meski hujan kemungkinan mulai turun, intensitasnya diperkirakan masih rendah sehingga belum cukup mengakhiri musim kemarau.

Menurut Masun, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan sejak akhir Mei. Sementara BPBD Ponorogo baru menetapkan status siaga mulai 1 Juli setelah melihat kondisi riil di lapangan.

“Sepanjang Mei dan Juni masih ada hujan meskipun intensitasnya rendah. Memasuki Juli kami lebih yakin bahwa kemarau sudah terasa, dibuktikan dengan suhu udara yang mulai rendah pada malam dan pagi hari atau yang biasa disebut bediding,” katanya.

Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Ponorogo berlaku selama 90 hari hingga akhir September 2026. Evaluasi akan dilakukan sesuai perkembangan cuaca karena puncak musim kemarau diperkirakan masih terjadi pada Agustus hingga September.

Hingga 20 Juli 2026, BPBD Ponorogo menerima dua laporan wilayah yang mulai terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Jenangan dan Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal. Di Dukuh Bungur, sebanyak 153 jiwa yang tersebar di dua RT mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Saat ini BPBD tengah melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kesiapan tandon dan jeriken milik warga sebelum bantuan disalurkan.

“Hari ini kami melakukan assessment sekaligus persiapan dropping air. Kami melihat apakah tandon sudah siap dan warga masih memiliki jeriken untuk penyaluran air. Insyaallah minggu ini bantuan air bersih sudah kami salurkan,” jelas Masun.

Masun mengatakan Dukuh Bungur merupakan daerah yang hampir setiap tahun mengalami kekeringan karena kondisi geografisnya menyulitkan pembangunan sumber air tanah.

“Dukuh Bungur memang langganan setiap tahun. Kami masih kesulitan membangun sumber air di sana karena diprediksi sumber airnya memang sulit ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah wilayah yang sebelumnya menjadi langganan kekeringan, seperti Duri, Wates, serta beberapa desa di Kecamatan Slahung, hingga pertengahan Juli belum mengajukan permohonan bantuan air bersih. Kondisi tersebut dipengaruhi keberadaan sumur bor yang telah dibangun di sejumlah titik.

“Sampai hari ini wilayah Duri, Wates, maupun beberapa daerah di Slahung belum ada tanda-tanda harus dilakukan dropping air. Tetapi tetap kami pantau karena puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September,” pungkas Masun.

BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih dan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat sebelum dampak kekeringan meluas. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

    Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mendadak menegangkan di area Rusunawa Hayam Wuruk, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (28/4/2026). Petugas Damkar Kota Madiun bergerak cepat melakukan pemadaman kobaran api dari gedung 4 lantai tersebut. Seseorang terlihat berada di ketinggian gedung, sementara petugas bersiaga dengan tali dan perlengkapan khusus. Dalam hitungan menit, proses evakuasi berlangsung cepat, […]

    Bagikan
  • Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana tak biasa terjadi di sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Senin (01/09/2025). Seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, mendatangi showroom tersebut dengan membawa empat karung dan satu kardus berisi uang koin. Uang receh pecahan Rp500 dan Rp1.000 itu dipakai untuk membeli sepeda motor baru seharga Rp20,4 juta. Adalah Sunarta, […]

    Bagikan
  • Jembatan Ponorogo–Trenggalek Putus, Warga Bertaruh Nyawa di Atas Kereta Gantung Darurat photo_camera 3

    Jembatan Ponorogo–Trenggalek Putus, Warga Bertaruh Nyawa di Atas Kereta Gantung Darurat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Deru arus Sungai Jabak yang mengganas usai hujan lebat pada awal Januari 2026 menjadi saksi runtuhnya harapan warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. Jembatan penghubung utama antara Ponorogo dan Trenggalek yang selama puluhan tahun menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, ambruk diterjang banjir pada 2 Januari 2026 lalu. Jembatan sepanjang […]

    Bagikan
  • Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto mulai direalisasikan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dua dapur MBG di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, siap beroperasi dan mulai memproduksi makanan pada Mei ini. Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun terus mewujudkan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat. Salah satunya, layanan kesehatan jiwa. Per Januari 2026 ini, RSUD Kota Madiun sudah dilengkapi dengan dokter spesialis jiwa. “Jadi ragam pelayanan kesehatan terus kita lengkapi untuk masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Poli Kejiwaan yang sudah […]

    Bagikan
  • Reses DPRD Ponorogo Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Jadi Keluhan Terbanyak

    Reses DPRD Ponorogo Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Jadi Keluhan Terbanyak

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aspirasi warga dari enam daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Ponorogo menjadi perhatian DPRD setelah seluruh anggota dewan melaksanakan kegiatan reses. Beragam masukan yang disampaikan masyarakat tersebut akan dihimpun sebagai bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD serta menjadi pertimbangan dalam pembahasan program dan anggaran pemerintah daerah. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan […]

    Bagikan
expand_less