Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Fraksi DPRD Madiun Soroti Dana Cadangan Pilkada 2029, Wanti-wanti Jadwal Bisa Berubah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 112
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Madiun membahas fleksibilitas Dana Cadangan Pilkada 2029. (21/9/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Rencana penganggaran Dana Cadangan Pilkada 2029 menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Sejumlah fraksi meminta Pemkab Madiun menyiapkan skema anggaran yang fleksibel menyusul adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang berpotensi memengaruhi jadwal pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

Sorotan tersebut disampaikan tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun saat menyampaikan pandangan umum terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Non-APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Senin (21/9/2026).

Lima Raperda yang dibahas yakni Raperda tentang Desa, Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Dana Cadangan Pilkada 2029, Penataan Perangkat Daerah atau SOTK, serta Penyertaan Modal BPR.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan penganggaran dana Pilkada tetap perlu disiapkan sejak awal. Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa menunggu hingga mendekati pelaksanaan pemilihan karena penganggaran harus mengikuti mekanisme fiskal daerah.

“Kami tetap harus menyesuaikan kebijakan dari pusat. Penganggaran harus disiapkan dari sekarang karena tidak bisa mendadak. Namun, jika ada kebijakan baru atau penundaan jadwal dari pusat, tentu skema anggarannya akan kita sesuaikan kembali,” kata Hari Wuryanto usai rapat paripurna.

Salah satu usulan datang dari Fraksi PDI Perjuangan yang meminta adanya klausul fleksibilitas dalam Raperda Dana Cadangan Pilkada. Fraksi ini mengingatkan agar dana yang telah disiapkan tidak menjadi dana mengendap atau idle money apabila terjadi perubahan jadwal pemilihan.

Sementara Fraksi PKB mengusulkan alokasi awal dana cadangan dibatasi maksimal 20 persen. Usulan tersebut ditujukan agar penyisihan anggaran Pilkada tidak mengurangi kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pelayanan dasar.

Berbeda dengan itu, Fraksi NasDem mendukung skema dana cadangan Pilkada sebesar Rp60 miliar yang disiapkan secara bertahap, yakni Rp20 miliar per tahun pada periode 2027-2029.

Selain dana Pilkada, perubahan struktur organisasi perangkat daerah atau SOTK juga menjadi perhatian dalam pembahasan lima Raperda tersebut.

Salah satu perubahan yang direncanakan Pemkab Madiun adalah penggabungan Dinas Ketahanan Pangan dengan Dinas Pertanian. Hari mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk merampingkan struktur pimpinan sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi.

Menurutnya, penggabungan dua OPD itu tidak berarti menghilangkan fungsi masing-masing sektor. Struktur baru tetap akan mengakomodasi enam bidang yang mencakup pertanian, perkebunan, hortikultura, ketahanan pangan, peternakan, dan perikanan.

“Secara pimpinan kita pangkas satu, dari dua OPD menjadi satu. Namun bidang-bidangnya tetap dipertahankan dan digabung menjadi enam bidang,” ujarnya.

Hari menyebut terdapat sekitar 93 pegawai dari dua dinas tersebut. Sebanyak 11 pegawai di antaranya akan memasuki masa pensiun.

“Kekurangan akan kita optimalkan melalui efisiensi digitalisasi,” katanya.

Pemkab Madiun menargetkan pembahasan Raperda SOTK dapat diselesaikan sebelum akhir 2026 sehingga struktur organisasi baru dapat mulai diberlakukan pada Januari 2027.

Fraksi Golkar-Nurani Rakyat menyetujui penetapan 87 persen lahan baku sawah sebagai LP2B. Fraksi ini meminta sisa 13 persen dapat dialokasikan secara proporsional untuk pengembangan kawasan industri dan UMKM.

Fraksi PDI Perjuangan menyoroti penyesuaian regulasi desa dengan UU Nomor 3 Tahun 2024, khususnya terkait masa jabatan kepala desa selama delapan tahun. Fraksi tersebut juga meminta fleksibilitas dalam pengelolaan Dana Cadangan Pilkada.

Fraksi PKB mengusulkan pembatasan alokasi awal Dana Cadangan Pilkada maksimal 20 persen agar tidak mengganggu pembiayaan pelayanan dasar. Fraksi ini juga mendorong integrasi pembayaran gaji atau penghasilan tetap perangkat desa melalui BPR.

Fraksi Demokrat mempertanyakan transparansi business plan rencana penyertaan modal pemerintah daerah kepada BPR sebesar Rp22,7 miliar. Fraksi tersebut juga menyoroti rasionalisasi belanja pegawai agar sesuai ketentuan maksimal 30 persen.

Fraksi Gerindra meminta perlindungan terhadap petani dalam Raperda LP2B tidak berhenti pada perlindungan lahan. Pemerintah juga diminta memperkuat akses modal, teknologi, hingga hilirisasi hasil pertanian. Di sisi birokrasi, Fraksi Gerindra mendorong penerapan sistem merit.

Fraksi NasDem mendukung penyediaan Dana Cadangan Pilkada sebesar Rp60 miliar secara bertahap, masing-masing Rp20 miliar per tahun pada 2027-2029. Fraksi ini juga meminta penyertaan modal BPR diarahkan untuk memperluas kredit lunak bagi UMKM sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan pelaku usaha terhadap rentenir.

Fraksi PKS meminta peningkatan status BPBD menjadi Tipe A dibarengi peningkatan kualitas mitigasi dan kecepatan respons terhadap bencana. Fraksi ini juga meminta investasi pemerintah daerah pada BPR dievaluasi secara berkala.

Dalam rapat tersebut, wacana penerapan e-voting pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) juga mendapat ruang pembahasan.

Hari Wuryanto mengatakan Pemkab Madiun terbuka terhadap masukan masyarakat maupun fraksi DPRD terkait penggunaan sistem pemungutan suara elektronik.

Namun, keputusan mengenai penerapan sistem tersebut masih akan dimatangkan melalui pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Madiun.

Dengan lima Raperda tersebut, Pemkab dan DPRD Madiun kini akan melanjutkan pembahasan substansi regulasi sebelum ditetapkan menjadi perda. Pembahasan akan menentukan sejumlah kebijakan strategis daerah, mulai dari tata kelola desa, perlindungan lahan pertanian, pembiayaan Pilkada, restrukturisasi birokrasi hingga penguatan permodalan BPR. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Sepakati Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    DPRD dan Bupati Sepakati Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Bupati Ponorogo menyetujui perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kesepakatan itu dicapai dalam rapat paripurna yang berlangsung Rabu (11/06/2025). Juru bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Pamuji, menyampaikan bahwa revisi perda dilakukan setelah menerima hasil evaluasi dari Kementerian […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan survei dan monitoring kesehatan hewan kurban di seluruh lapak penjualan. Kegiatan ini berlangsung mulai 26 Mei hingga 5 Juni 2025. Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) siang. Api membakar vegetasi hutan hingga mencapai sekitar satu hektare. Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB setelah petugas Perhutani yang sedang melakukan patroli melihat kepulan asap dari kawasan hutan di […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Serag Gelar Aksi Damai, Desak Transparansi Pembangunan Kantor Desa

    Puluhan Warga Desa Serag Gelar Aksi Damai, Desak Transparansi Pembangunan Kantor Desa

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar aksi damai di area bekas Balai Desa Serag, Sabtu malam (26/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga menggelar tikar dan duduk bersama di lokasi bekas kantor desa yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Aksi berlangsung dalam suasana gelap tanpa penerangan, menjadi […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan, Plt Walikota Madiun Ingatkan Taat Membayar Pajak

    Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan, Plt Walikota Madiun Ingatkan Taat Membayar Pajak

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi gabungan skala besar penertiban kendaraan bermotor digelar di Jalan Jawa, Kota Madiun. Operasi ini melibatkan puluhan petugas dari Polres Madiun Kota, Dinas Perhubungan, Dispenda Provinsi Jatim, dan Bapenda Kota Madiun, Selasa (13/10/2026). Sejak pagi, petugas sudah berjaga di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas. Hasilnya, ratusan […]

    Bagikan
expand_less