Berita Terkini
Trending Tags

Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
3 Pelaku pembobolan ATM diamankan polres magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus pencurian dengan pemberatan menggemparkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu berhasil diungkap Polres Magetan. Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam gerai Indomaret Barat, Desa Karangsono, Kecamatan Barat dibobol kawanan pelaku pada Senin (02/06/2025) lalu. Aksi kriminal itu mengakibatkan kerugian fantastis senilai Rp. 649.100.000.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat modus operandi pelaku tergolong terencana dan rapi. Hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan jaringan pelaku dari luar daerah, yang diketahui telah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan melalui metode scientific crime investigation. 

“Jadi terungkapnya kasus pembobolan ATM ini tentu saja berdasarkan scientific crime investigation. Kami menggunakan inafis, analisis TKP berulang, dan rekaman CCTV. Kami juga melibatkan kerja sama antarwilayah, termasuk Polrestabes Semarang, Polres Salatiga, hingga Polresta Jambi. Akhirnya pelaku berhasil diamankan di Jambi, berkat koordinasi dengan rekan-rekan dari Polres setempat,” terang AKBP Erik.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dua dari pelaku telah berulang kali melakukan aksi pencurian ATM di berbagai daerah, termasuk yang terakhir di wilayah Jawa Barat sebelum akhirnya beraksi di Magetan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi ini telah dirancang sejak 22 Mei 2025. Para pelaku, yang terdiri dari lima orang, merencanakan operasi pencurian ini dari Palembang, Sumatera Selatan. Mereka membentuk tim dengan pembagian peran masing-masing. Empat pelaku berangkat dari Palembang melalui jalur darat, sementara satu lainnya menyusul menggunakan pesawat ke Surabaya.

Selanjutnya, mereka berkumpul dan menyisir sejumlah wilayah di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Gresik, Lamongan, hingga akhirnya menetapkan Indomaret di Karangsono, Magetan, sebagai target utama karena minim pengawasan.

Pada malam sebelum aksi, para pelaku menginap di kawasan Maospati dan Sarangan. Pada Senin dini hari 2 Juni 2025, mereka menjalankan eksekusi. Modus yang digunakan cukup canggih. Pelaku masuk ke dalam gerai minimarket melalui bagian belakang bangunan, memanjat tembok menggunakan tangga bambu, lalu menjebol plafon untuk mengakses mesin ATM.

“Mereka membawa alat las, tabung gas, dan oksigen untuk membuka brankas mesin ATM. Bahkan, mereka menyiramkan air ke mesin agar uang tidak terbakar saat dilas.

Setelah berhasil membongkar ATM dan mengambil seluruh isi uang tunai, para pelaku melarikan diri,” imbuh AKBP Erik.

Namun pelacakan cepat oleh polisi membuat mereka tak bisa bergerak jauh. Masing-masing ditangkap saat sedang dalam perjalanan, termasuk di dalam kendaraan yang digunakan untuk operasional mereka. Satu di antaranya menggunakan mobil Toyota Kijang Innova warna silver yang juga disita sebagai barang bukti.

Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai alat bukti seperti mesin ATM yang sudah rusak, alat las lengkap, tabung gas, gembok, potongan plafon, hingga rekaman CCTV. Selain itu, uang tunai puluhan juta rupiah, handphone, emas, jam tangan mewah, hingga dokumen kendaraan turut diamankan.

“Tiga pelaku yaitu Dedi Irawan (44), buruh harian lepas asal Palembang, sebagai eksekutor yang masuk ke dalam minimarket, membobol plafon, dan merusak brankas mesin ATM menggunakan las. Yan Parta Wijaya (37), petani asal Lahat, Sumatera Selatan, membawa peralatan las dan menyiram air ke mesin agar uang tidak terbakar saat dipotong. Riyan Aditya (24), warga Semarang, bertugas membeli perlengkapan las, melakukan pencarian target, serta menjadi sopir dan pengawas situasi sekitar”, jelas AKBP Erik.

Ketiga pelaku yang telah ditangkap kini telah mendekam di Rutan Polres Magetan sejak 18 Juni 2025. Mereka dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara itu, dua pelaku lainnya, yakni Andi Lala (48) dan Aldi Wiranata (24), masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam aksi tersebut mereka berperan sebagai pembantu agar dapat berjalan lancar. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi keberadaan dua tersangka tersebut untuk segera melapor.

Kapolres Magetan menegaskan, pihaknya akan terus memperluas koordinasi lintas daerah guna menuntaskan jaringan pencurian ATM ini. “Kami menyarankan pelaku yang masih kabur untuk menyerah saja lalu datang ke Polres Magetan, Karena kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku tertangkap. Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga rasa aman masyarakat dan mengungkap kejahatan secara tuntas,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
  • BNPB Catat 18 Desa di Kabupaten Madiun Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    BNPB Catat 18 Desa di Kabupaten Madiun Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor pada Sabtu (15/3/2025). Selain itu, tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras. Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir melanda enam […]

    Bagikan
  • 25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aparat kepolisian melakukan pengecekan terhadap kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung di dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. ODGJ tersebut diketahui bernama Suhananto, 45 tahun, yang telah mengalami gangguan jiwa selama lebih dari 25 tahun. Suhananto dikurung sejak 2014 karena kerap mengamuk dan […]

    Bagikan
  • Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Ngawi mencatat hingga akhir Desember 2024 terdapat 277 ternak sapi yang terjangkit PMK. Bahkan 13 diantaranya mati. Merebaknya kasus PMK berdampak pada harga ternak sapi. Hal itu sangat dikeluhkan para peternak lantaran harga sapi anjlok hingga […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
  • Tantangan Revolusi Industri, Ini Pesan Danrem 081/DSJ Kepada Civitas Akademika Unmer Madiun 

    Tantangan Revolusi Industri, Ini Pesan Danrem 081/DSJ Kepada Civitas Akademika Unmer Madiun 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto bertatap muka dengan civitas akademika Universitas Merdeka (Unmer) Madiun, bertempat di Gedung Seminar Bhirawa Anoraga Unmer Madiun, Jumat (21/3/2025). Kepada mereka, Untoro mengajak untuk saling bekerja sama dan bahu-membahu dalam membesarkan Unmer Madiun. “Mulai saat ini, mari kita samakan visi kita, bagaimana membuat Unmer […]

    Bagikan
expand_less