Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Harga Minyak Goreng dan Plastik Melonjak, Produsen Kerupuk di Madiun Putar Otak demi Bertahan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 319
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen kerupuk terpaksa menurunkan ukuran akibat dampak kenaikan harga minyak goreng dan plastik, (24/4/2026), Foto : Tova -Sinergia

Sinergia | Madiun – Kenaikan harga minyak goreng dan plastik kemasan di pasaran mulai memukul pelaku usaha kecil, termasuk produsen kerupuk di Kabupaten Madiun. Lonjakan biaya produksi ini memaksa pengusaha mencari cara agar tetap bertahan di tengah persaingan yang ketat.

Salah satu produsen kerupuk di Jalan Flamboyan, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Linawati, mengaku kenaikan paling signifikan terjadi pada minyak goreng dan plastik kemasan sejak setelah Ramadan hingga usai Lebaran 2026.

“Harga minyak goreng sebelum puasa masih sekitar Rp17 ribu per kilogram, sekarang sudah lebih dari Rp21 ribu,” ujar Linawati, Jumat (24/4/2026).

Dalam sekali produksi, usaha miliknya membutuhkan sekitar 1,8 ton minyak goreng setiap 10 hari atau setara 10 tong. Kenaikan ini otomatis mendongkrak biaya operasional secara signifikan. Tak hanya minyak goreng curah, harga plastik kemasan juga melonjak tajam.

Jika sebelum Idul Fitri harga minyak goreng curah masih di angka Rp30 ribu per kilogram, kini menembus Rp52 ribu. Bahkan di tingkat agen atau toko besar, harga bisa mencapai Rp55 ribu hingga Rp58 ribu per kilogram.

Selain itu, bahan baku lain seperti tepung kanji juga mengalami kenaikan, dari Rp79 ribu menjadi Rp89 ribu per sak.

Meski biaya produksi terus meningkat, Linawati mengaku belum berani menaikkan harga jual. Ia khawatir langkah tersebut justru membuat produknya kalah bersaing di pasaran.

Image Not Found
Linawati berharap harga bahan baku, terutama minyak goreng dan plastik bisa kembali stabil. (24/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

“Kalau kita naikkan harga, pasar belum ikut naik. Takutnya malah merusak harga dan ditinggal pembeli, karena pesaing juga banyak,” katanya.

Sebagai strategi bertahan, ia menyiasati ukuran produk kerupuk. Ketebalan yang sebelumnya 2 milimeter kini dikurangi menjadi 1,5 milimeter, tanpa mengurangi jumlah isi secara signifikan.

“Kita kecilkan ukuran supaya produksi tetap jalan. Kalau mengurangi isi, kasihan pembeli,” jelasnya.

Saat ini, usaha Linawati memproduksi kerupuk Bandung sekitar dua kuintal per hari, serta kerupuk rambak berbahan tepung kurang dari satu kuintal per hari. Produk tersebut dipasarkan di wilayah Kabupaten hingga Kota Madiun.

Ia berharap harga bahan baku, terutama minyak goreng dan plastik, bisa kembali stabil agar usaha kecil seperti miliknya tetap bertahan.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ruas jalan penghubung Ponorogo-Trenggalek di Dukuh Puru, RT 01 RW 01, Desa Mojo, Kecamatan Sooko, mengalami longsor pada Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor menyebabkan sebagian pondasi bawah jalan cor sepanjang kurang lebih 100 meter amblas. Kondisi jalan menggantung dan membahayakan kendaraan, khususnya roda empat. Kapolsek Sooko, AKP Moh. […]

    Bagikan
  • Sumur Surut Dan PDAM Mati, Warga Dusun Dungus Ponorogo Kesulitan Air Bersih

    Sumur Surut Dan PDAM Mati, Warga Dusun Dungus Ponorogo Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Dusun Dungus, Desa Karang Patihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut telah dirasakan warga sekitar satu bulan terakhir. Selain sejumlah sumur mulai surut bahkan mengering, aliran PDAM yang selama ini menjadi salah satu sumber air warga juga semakin kecil […]

    Bagikan
  • Long Weekend, 33.994 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    Long Weekend, 33.994 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih terpantau tinggi selama libur panjang pekan ini. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun hingga Jumat (15/5/2026) pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 15.613 penumpang naik dan turun di sejumlah stasiun wilayah Daop […]

    Bagikan
  • KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, dan Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto kembali mengungkap sejumlah fakta baru di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (6/8/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 11 saksi dalam persidangan. […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Identitas jenazah korban dalam koper yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu telah terungkap. Korban adalah Uswatun Khasanah, Blitar 25 April 1995 Jenis kelamin perempuan pekerjaan karyawati swasta. Identitas korban diketahui dari pengenalan sidik jari dan juga dengan bantuan alat rekognisi serta telah dipastikan […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten Ponorogo mempercepat langkah penanganan jembatan penghubung Kecamatan Ngrayun dengan wilayah Panggul, Trenggalek, melalui rapat koordinasi khusus dan pengajuan program Jembatan Garuda. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan percepatan dilakukan menyusul masih terputusnya akses warga akibat rusaknya jembatan di Dusun Purworejo, Desa Gedangan. “Kita fokuskan dulu rapat percepatan. Ini […]

    Bagikan
expand_less