Ini Dugaan Penyebab Truk Boks Tabrak Bus Sumber Selamat Yang Mogok di Madiun
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 106
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) siang. Sebuah truk boks menabrak bus AKAP yang tengah mogok di bahu jalan. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia di lokasi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat truk melaju dari arah timur menuju barat dan menghantam bagian belakang bus yang sedang terparkir.
Salah seorang saksi menduga sang sopir truk boks Kendista Nur Yusuf Putra (21), warga Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan mengantuk saat mengemudi.
“Melihat kencangnya benturan sepertinya sopir mengantuk, tadi juga ada yang melihat truk itu oleng kekiri jadi dia nabraknya tanpa ngerem” ujar Yoga Fransisko Sopir Bus Sumber Selamat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengatakan kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah timur ke barat dan menghantam bagian belakang bus yang sedang terparkir.
“Truk melaju dari arah timur ke barat, kemudian menabrak bus yang parkir di bahu jalan karena mengalami gangguan mesin. Sopir truk meninggal dunia di tempat,” kata IPDA Andika.
Bus yang terlibat merupakan Sumber Selamat bernopol W 7202 UP. Sementara truk boks bernopol AE 9588 NK dikemudikan oleh Kendista Nur Yusuf Putra (21), warga Magetan.
Sebelum kejadian, bus diketahui sudah mogok sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Sopir bus, Yoga Fransisko, menyebut kendaraan sudah dalam posisi aman di tepi jalan dan telah menyalakan lampu hazard.
“Bus sudah mogok sejak pagi dan penumpang sudah dipindahkan ke bus lain,” ujarnya.
Saat tabrakan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB, kondisi bus dalam keadaan kosong. Namun benturan keras membuat bus terdorong hingga sekitar 50 meter, lalu menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU), naik ke trotoar, hingga menghantam bangunan rumah warga.
Warga dan petugas sempat mengevakuasi sopir truk yang terjepit di dalam kabin. Namun korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Caruban.
Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti diamankan.
“Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujar IPDA Andika. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez






