Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Jalan Mlarak–Kaponan Rusak, DPUPKP Janji Usulkan Perbaikan di P-APBD

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kepala bidang bina marga DPUPKP Ponorogo, shintawati, Foto : Ega -Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo memastikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, yang sempat ditanami pohon pisang dan pepaya oleh warga, akan diusulkan untuk diperbaiki. Namun, perbaikan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Ponorogo, Shintawati, mengatakan perbaikan jalan itu akan dimasukkan dalam usulan Perubahan APBD (P-APBD).

“Kami coba usulkan di P-APBD. Semoga bisa terealisasi,” ujar Shintawati, Rabu (14/1/2026).

Dalam waktu dekat, tim Bina Marga akan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan survei. Hasil survei tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan jangka pendek.

“Kami akan cek langsung ke lapangan. Nanti dilihat penanganan seperti apa yang bisa dilakukan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Shintawati juga menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kaponan. Saat ini, Pemdes berencana menutup lubang jalan secara sementara menggunakan tanah urug.

“Kalau Pemdes membutuhkan bantuan alat berat atau dukungan lain, tentu akan kami bantu,” jelasnya.

Menurut Shintawati, pada APBD induk tahun ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk perbaikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan. Karena itu, perbaikan baru bisa diupayakan melalui P-APBD.

“Nanti di P-APBD kami cek ulang jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan penanganan. Yang paling urgent akan diprioritaskan. Sepertinya Kaponan ini masuk kategori itu,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan kondisi sekitar, besar kemungkinan metode perbaikan yang digunakan adalah pengecoran beton, menyesuaikan dengan ruas jalan di sekitarnya yang lebih dulu diperbaiki.

“Melihat jalur sebelahnya yang sudah dibeton, kemungkinan penanganannya juga sama,” ujarnya.

Shintawati mengakui ruas jalan di Desa Kaponan tersebut sudah cukup lama tidak tersentuh perbaikan. “Sudah lama belum tertangani. Mudah-mudahan bisa terealisasi di P-APBD 2025,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga menanam pohon pisang dan pepaya di sepanjang jalan rusak sebagai bentuk protes. Aksi itu dilakukan karena kondisi jalan antar Desa Mlarak–Kaponan dinilai rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan di lapangan, terdapat enam pohon yang ditanam, lima di antaranya pohon pisang dan satu pohon pepaya. Pohon-pohon tersebut berada di sepanjang ruas jalan rusak sekitar 125 meter.

Keberadaan tanaman itu sebagai penanda  pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terlebih setelah hujan karena permukaan jalan menjadi licin. Belakangan, pohon-pohon tersebut dicabut kembali oleh warga setelah Kepala Desa Kaponan, Marwandi, berjanji menyediakan tanah urug untuk menutup lubang-lubang jalan secara sementara sambil menunggu penanganan dari pemerintah daerah.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan tampak lebih lengang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pemerintah daerah kembali menerapkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui kantor kecamatan hingga ke tingkat desa. Kebijakan ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Terungkap, Suami Rekayasa Kematian Istri di Hutan Jati Sampung

    Terungkap, Suami Rekayasa Kematian Istri di Hutan Jati Sampung

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo memberikan penghargaan kepada anggota Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Hutan Jati, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, saat apel pagi, Senin (25/8/2025). Kapolres menyampaikan apresiasi atas kerja cepat anggotanya yang hanya dalam waktu delapan jam mampu menangkap […]

    Bagikan
  • Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pelemparan bom molotov di depan Gedung DPRD Kota Madiun memasuki sidang perdana. Terdakwa Vical putra Ardiyansyah Turner alias Londo menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Rabu (12/11/2025). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti tersebut berlangsung sekitar 30 […]

    Bagikan
  • Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Jumat sore hingga malam (28/2/2025) mengakibatkan puluhan rumah di lima desa, dua kecamatan terendam banjir. Bahkan akses jalan raya dari wilayah Kecamatan Pilangkenceng menuju Kota Caruban tertutup banjir, tepatnya di Desa Kedungmaron Kecamatan Pilangkenceng. Ketinggian air banjir setinggi pinggang orang dewasa atau 1 […]

    Bagikan
  • Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah jembatan penghubung di Desa Ngrambe–Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, putus total setelah diterjang banjir pada Selasa (24/2/2026) pagi. Runtuhnya jembatan ini terekam dalam sebuah video yang beredar di masyarakat, memperlihatkan kepanikan warga saat konstruksi utama jembatan roboh terseret arus. Dalam dua hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras hingga menyebabkan […]

    Bagikan
  • Salurkan Hibah Ternak dan Rumah Kompos, DKPP Dorong KWT dan Peternak Maju Berkembang 

    Salurkan Hibah Ternak dan Rumah Kompos, DKPP Dorong KWT dan Peternak Maju Berkembang 

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menyalurkan bantuan hibah kepada kelompok wanita tani dan kelompok ternak di dua desa, yakni Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, dan Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang. Bantuan tersebut diberikan dalam Program Pengendalian dan Pengawasan Penyediaan serta Peredaran Benih atau Bibit Ternak dan Hijauan Pakan […]

    Bagikan
expand_less