Berita Terkini
Trending Tags

Jalan Mlarak–Kaponan Rusak, DPUPKP Janji Usulkan Perbaikan di P-APBD

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kepala bidang bina marga DPUPKP Ponorogo, shintawati, Foto : Ega -Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo memastikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, yang sempat ditanami pohon pisang dan pepaya oleh warga, akan diusulkan untuk diperbaiki. Namun, perbaikan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Ponorogo, Shintawati, mengatakan perbaikan jalan itu akan dimasukkan dalam usulan Perubahan APBD (P-APBD).

“Kami coba usulkan di P-APBD. Semoga bisa terealisasi,” ujar Shintawati, Rabu (14/1/2026).

Dalam waktu dekat, tim Bina Marga akan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan survei. Hasil survei tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan jangka pendek.

“Kami akan cek langsung ke lapangan. Nanti dilihat penanganan seperti apa yang bisa dilakukan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Shintawati juga menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kaponan. Saat ini, Pemdes berencana menutup lubang jalan secara sementara menggunakan tanah urug.

“Kalau Pemdes membutuhkan bantuan alat berat atau dukungan lain, tentu akan kami bantu,” jelasnya.

Menurut Shintawati, pada APBD induk tahun ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk perbaikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan. Karena itu, perbaikan baru bisa diupayakan melalui P-APBD.

“Nanti di P-APBD kami cek ulang jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan penanganan. Yang paling urgent akan diprioritaskan. Sepertinya Kaponan ini masuk kategori itu,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan kondisi sekitar, besar kemungkinan metode perbaikan yang digunakan adalah pengecoran beton, menyesuaikan dengan ruas jalan di sekitarnya yang lebih dulu diperbaiki.

“Melihat jalur sebelahnya yang sudah dibeton, kemungkinan penanganannya juga sama,” ujarnya.

Shintawati mengakui ruas jalan di Desa Kaponan tersebut sudah cukup lama tidak tersentuh perbaikan. “Sudah lama belum tertangani. Mudah-mudahan bisa terealisasi di P-APBD 2025,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga menanam pohon pisang dan pepaya di sepanjang jalan rusak sebagai bentuk protes. Aksi itu dilakukan karena kondisi jalan antar Desa Mlarak–Kaponan dinilai rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan di lapangan, terdapat enam pohon yang ditanam, lima di antaranya pohon pisang dan satu pohon pepaya. Pohon-pohon tersebut berada di sepanjang ruas jalan rusak sekitar 125 meter.

Keberadaan tanaman itu sebagai penanda  pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terlebih setelah hujan karena permukaan jalan menjadi licin. Belakangan, pohon-pohon tersebut dicabut kembali oleh warga setelah Kepala Desa Kaponan, Marwandi, berjanji menyediakan tanah urug untuk menutup lubang-lubang jalan secara sementara sambil menunggu penanganan dari pemerintah daerah.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 3.126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan relawan lintas sektor melakukan aksi bersih-bersih di aliran Sungai Brangkal, Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (10/09/2025). Kegiatan difokuskan pada pembersihan bambu dan sampah yang menyangkut di tiang jembatan guna mencegah penyumbatan aliran air saat musim hujan. Aksi gotong royong ini melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras sejak Senin siang (27/1/2025) hingga sore hari menyebabkan banjir di wilayah Dusun Kebonduren Desa Kenongorejo kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Dampaknya, 51 rumah warga tergenang air hingga ketinggian 1 meter. Selain itu, Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir luapan dari sungai desa setempat. […]

    Bagikan
  • Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios yang sebelumnya berada di luar area Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini telah diberi akses masuk ke dalam kawasan terminal. Langkah ini diambil sebagai upaya penataan sekaligus peningkatan kesejahteraan para pedagang. Ali Imron, Wasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun, menjelaskan bahwa pemindahan kios ke dalam terminal dilakukan secara […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meningkatnya aksi perusakan fasilitas publik dan kantor pemerintahan di sejumlah daerah belakangan ini mendorong aparat di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Di Kecamatan Karangrejo, pengamanan Mapolsek tidak hanya dilakukan aparat kepolisian dan TNI. Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut bergabung dalam apel siaga pada Minggu (31/8/2025) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Camat […]

    Bagikan
  • Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan diskriminasi usia dalam rekrutmen tenaga kerja. SE bernomor 560/14861/012/2025 tertanggal 2 Mei 2025 itu ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan di Jawa Timur. Poin penting menekankan dua larangan, yaitu perusahaan dilarang menahan dokumen asli milik pekerja dan dilarang melakukan diskriminasi usia […]

    Bagikan
expand_less