Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Jalan Mlarak–Kaponan Rusak, DPUPKP Janji Usulkan Perbaikan di P-APBD

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 12
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kepala bidang bina marga DPUPKP Ponorogo, shintawati, Foto : Ega -Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo memastikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, yang sempat ditanami pohon pisang dan pepaya oleh warga, akan diusulkan untuk diperbaiki. Namun, perbaikan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Ponorogo, Shintawati, mengatakan perbaikan jalan itu akan dimasukkan dalam usulan Perubahan APBD (P-APBD).

“Kami coba usulkan di P-APBD. Semoga bisa terealisasi,” ujar Shintawati, Rabu (14/1/2026).

Dalam waktu dekat, tim Bina Marga akan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan survei. Hasil survei tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan jangka pendek.

“Kami akan cek langsung ke lapangan. Nanti dilihat penanganan seperti apa yang bisa dilakukan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Shintawati juga menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kaponan. Saat ini, Pemdes berencana menutup lubang jalan secara sementara menggunakan tanah urug.

“Kalau Pemdes membutuhkan bantuan alat berat atau dukungan lain, tentu akan kami bantu,” jelasnya.

Menurut Shintawati, pada APBD induk tahun ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk perbaikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan. Karena itu, perbaikan baru bisa diupayakan melalui P-APBD.

“Nanti di P-APBD kami cek ulang jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan penanganan. Yang paling urgent akan diprioritaskan. Sepertinya Kaponan ini masuk kategori itu,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan kondisi sekitar, besar kemungkinan metode perbaikan yang digunakan adalah pengecoran beton, menyesuaikan dengan ruas jalan di sekitarnya yang lebih dulu diperbaiki.

“Melihat jalur sebelahnya yang sudah dibeton, kemungkinan penanganannya juga sama,” ujarnya.

Shintawati mengakui ruas jalan di Desa Kaponan tersebut sudah cukup lama tidak tersentuh perbaikan. “Sudah lama belum tertangani. Mudah-mudahan bisa terealisasi di P-APBD 2025,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga menanam pohon pisang dan pepaya di sepanjang jalan rusak sebagai bentuk protes. Aksi itu dilakukan karena kondisi jalan antar Desa Mlarak–Kaponan dinilai rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan di lapangan, terdapat enam pohon yang ditanam, lima di antaranya pohon pisang dan satu pohon pepaya. Pohon-pohon tersebut berada di sepanjang ruas jalan rusak sekitar 125 meter.

Keberadaan tanaman itu sebagai penanda  pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terlebih setelah hujan karena permukaan jalan menjadi licin. Belakangan, pohon-pohon tersebut dicabut kembali oleh warga setelah Kepala Desa Kaponan, Marwandi, berjanji menyediakan tanah urug untuk menutup lubang-lubang jalan secara sementara sambil menunggu penanganan dari pemerintah daerah.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

    Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi. Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan […]

    Bagikan
  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jawa Timur telah menyelesaikan rangkaian Medical Check-Up (MCU) pada Selasa (08/04/2025). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Kantor Sindo Wisata di Jalan Cokrobasonto Kota Madiun dengan melibatkan tim leader serta tim kesehatan yang telah ditunjuk. Kegiatan ini menjadi salah […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sesosok mayat yang menggegerkan Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan alat pengenal sidik jari, korban diketahui berinisial SR (45), warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan jaket hitam, kaos putih abu-abu, celana jeans hitam dan bersepatu. “Dari saku baju korban […]

    Bagikan
expand_less